Xiaomi secara resmi mengonfirmasi kehadiran Xiaomi 18 Fold yang akan meluncur minggu depan bersamaan dengan Xiaomi Pad 9 Pro Max. Perangkat ini diposisikan sebagai penantang serius di pasar ponsel lipat premium, membawa peningkatan signifikan pada sisi daya tahan baterai dan performa hardware yang melampaui standar industri saat ini.
Langkah Xiaomi untuk kembali ke segmen foldable layar besar ini tidak main-main. Dengan menyematkan komponen kelas wahid, perusahaan asal Tiongkok ini mencoba mendefinisikan ulang ekspektasi pengguna terhadap ponsel lipat yang biasanya memiliki kompromi pada kapasitas baterai dan efisiensi panas.
Dominasi Performa dengan Chipset Xring O3 dan RAM LPDDR6
Salah satu sorotan utama dari Xiaomi 18 Fold adalah penggunaan chipset in-house terbaru, Xring O3. Berdasarkan pengujian internal yang telah dilakukan dalam beberapa minggu terakhir, chipset ini diklaim mampu mengungguli performa Snapdragon 8 Elite Gen 5, sembari tetap menjaga efisiensi daya yang lebih baik. Ini adalah langkah berani Xiaomi untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok pihak ketiga.
Tidak berhenti di situ, Xiaomi 18 Fold mencatatkan sejarah sebagai smartphone pertama di dunia yang mengadopsi teknologi memori LPDDR6. Implementasi RAM generasi terbaru ini dipastikan akan memberikan kecepatan transfer data yang jauh lebih tinggi dan latensi lebih rendah, yang sangat krusial bagi multitasking berat pada perangkat dengan layar lipat yang luas.
Daya Tahan Baterai dan Ketahanan Bodi
Masalah klasik ponsel lipat, yaitu baterai yang cepat habis, tampaknya akan diatasi melalui baterai berkapasitas 6.000 mAh. Sebagai perbandingan, pendahulunya, Mix Fold 4, hanya dibekali baterai 5.100 mAh, sementara pesaing terdekat seperti Samsung Galaxy Z Fold8 saat ini hanya menawarkan kapasitas 4.800 mAh. Dukungan pengisian daya cepat 67W melalui kabel dan 50W nirkabel melengkapi keunggulan sektor dayanya.
Dari sisi durabilitas, Xiaomi menggunakan desain engsel "dragon-bone" yang dipadukan dengan Xiaomi Dragon Crystal Glass 3.0 dan rangka aluminium seri 7. Kombinasi ini memberikan klaim ketahanan jatuh hingga 1,2 meter, memberikan rasa aman bagi pengguna yang khawatir akan kerapuhan perangkat lipat.
Sistem Kamera Leica Summilux
Fotografi menjadi fokus utama dengan sistem kamera yang menggunakan optik Leica Summilux pada ketiga lensa belakangnya. Sensor utama 200 MP dengan ukuran 1/1.56 inci dipadukan dengan lensa periskop 50 MP (3.5x zoom) dan lensa ultra-wide 50 MP. Dengan konfigurasi ini, Xiaomi 18 Fold tidak hanya sekadar ponsel lipat untuk produktivitas, tetapi juga alat fotografi mobile yang sangat mumpuni di berbagai kondisi pencahayaan.



