Memiliki televisi layar lebar yang belum didukung sistem operasi pintar atau memiliki antarmuka bawaan yang lambat kini tidak lagi menjadi kendala besar. Tanpa perlu merogoh kocek dalam untuk membeli unit TV baru, perangkat pemutar media berukuran saku menjadi solusi paling praktis untuk menyulap layar lama menjadi pusat hiburan modern. Xiaomi kembali memperluas wilayah pemasaran untuk gawai pemutar media terbarunya, Xiaomi TV Stick HD Gen 2. Setelah sebelumnya hadir di beberapa kawasan Eropa, perangkat mungil ini kini resmi berekspansi ke Prancis, Jerman, hingga Korea Selatan.
Perangkat streaming ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan akses konten digital serba cepat tanpa membuat area meja TV dipenuhi kabel yang berantakan. Mengusung bentuk fisik dongle yang langsung dicolokkan ke port HDMI TV, gawai ini menawarkan pembaruan signifikan dibandingkan pendahulunya, terutama dari segi performa dan kemudahan sistem operasi.
Antarmuka Google TV dan Performa Sistem Lebih Lincah
Satu perubahan paling terasa pada Xiaomi TV Stick HD Gen 2 terletak pada adopsi antarmuka Google TV yang menggantikan sistem Android TV lama. Sistem baru ini menyajikan navigasi yang jauh lebih personal dengan merekomendasikan tontonan berdasarkan kebiasaan pengguna. Melalui platform ini, pengguna dapat mengakses lebih dari 10.000 aplikasi dan saluran streaming langsung dari Google Play Store, mulai dari platform film hingga aplikasi musik kesayangan.
Untuk menopang kinerjanya, Xiaomi menyematkan prosesor empat inti ARM Cortex-A55 yang dipadukan dengan pengolah grafis Mali-G31 MP2. Kombinasi dapur pacu ini menghadirkan peningkatan kecepatan operasional yang cukup terasa dibanding Mi TV Stick generasi awal yang sering dikeluhkan lambat saat berpindah menu. Didukung RAM DDR4 sebesar 1 GB dan penyimpanan internal 8 GB, proses pemutaran video maupun pembukaan aplikasi berjalan lebih mulus.
Fitur Audio Visual Lengkap untuk Pengalaman Menonton Nyaman
Dari aspek visual, Xiaomi TV Stick HD Gen 2 mampu menyalurkan keluaran gambar hingga resolusi Full HD 1080p pada kecepatan 60 Hz melalui port HDMI bawaan. Meskipun belum mendukung resolusi 4K, gawai ini sudah dilengkapi dukungan HDR10+ yang menyajikan kontras warna lebih hidup pada layar TV kamar atau ruang keluarga.
Sektor audio juga mendapatkan perhatian serius dengan hadirnya sertifikasi Dolby Audio, DTS HD, serta DTS:X. Dukungan tata suara ini memastikan setiap efek suara film maupun dialog terdengar lebih jelas dan berbobot saat disambungkan ke soundbar maupun speaker eksternal.
Urusan konektivitas, dongle ini mengandalkan Wi-Fi dual-band (2,4 GHz dan 5 GHz) untuk menjamin aliran pemutaran video bebas dari lag buffering. Xiaomi juga menyematkan koneksi Bluetooth 5.0 yang memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat tambahan seperti pengontrol game nirkabel, remote control, hingga earphone nirkabel untuk pengalaman menonton pribadi di malam hari.
Remote Pintar dengan Tombol Pintas dan Perintah Suara
Paket penjualan gawai ini sudah dilengkapi dengan remote control Bluetooth berukuran ringkas. Xiaomi menyediakan beberapa tombol pintas khusus untuk membuka aplikasi populer secara instan, seperti Netflix, Amazon Prime Video, dan YouTube.
Selain tombol navigasi fisik, remote ini dilengkapi mikrofon bawaan untuk mengaktifkan Google Assistant. Pengguna cukup menekan tombol perintah suara untuk mencari judul film, memeriksa prakiraan cuaca, atau mengendalikan perangkat rumah pintar lainnya tanpa perlu mengetik teks judul satu per satu.
Harga dan Jadwal Ketersediaan
Xiaomi TV Stick HD Gen 2 dipasarkan sebagai alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan saudaranya, Xiaomi TV Stick 4K Gen 2. Di wilayah Eropa seperti Prancis dan Jerman, gawai ini dibanderol seharga Rp1,1 jutaan (sekitar €54.99 dan €54.90). Sementara di Korea Selatan, harganya berada di kisaran Rp1,3 jutaan (99.000 KRW atau setara $72). Jika dibandingkan dengan pesaingnya seperti Amazon Fire TV Stick HD yang dijual sekitar Rp318 ribuan ($17.99), penawaran Xiaomi tetap menarik berkat ekosistem Google TV yang sangat fleksibel.
Hingga saat ini, Xiaomi belum memberikan kepastian mengenai tanggal rilis resmi untuk wilayah Indonesia. Namun melihat rekam jejak generasi sebelumnya yang cukup populer di Tanah Air, kehadiran gawai ini menjadi salah satu penawaran menarik bagi konsumen yang ingin memperbarui fasilitas hiburan rumah tanpa beban biaya besar.



