Pengguna platform pemutar musik Spotify di berbagai negara sedang dihadapkan pada kendala teknis yang membatasi aktivitas interaksi sosial antar pengguna. Laporan yang marak beredar di media sosial menunjukkan bahwa fungsi mendasar seperti mengikuti (follow) maupun memblokir akun lain mendadak tidak dapat memproses perintah dengan benar.
Saat pengguna menekan tombol untuk ikuti atau berhenti mengikuti profil rekan dan kreator favorit, antarmuka aplikasi memang sempat berubah status menjadi 'Following'. Namun, hal tersebut rupanya hanya perubahan visual sementara. Jumlah pengikut di profil tujuan tidak bertambah, dan saat halaman diperbarui (refresh), tombol interaksi secara otomatis membal kembali ke posisi semula. Indikasi ini memperlihatkan bahwa data interaksi yang dikirimkan tidak tersimpan di server pusat Spotify.
Fitur Pembatasan Akun dan Blokir Ikut Terkena Dampak
Masalah sistem ini rupanya tidak hanya berdampak pada daftar pengikut. Kendala kedua yang tak kalah merepotkan dialami oleh pengguna yang ingin mengatur privasi akun mereka dari interaksi yang tidak diinginkan.
Ketika pengguna berusaha memblokir atau membuka blokir akun tertentu, aplikasi tidak dapat memproses tindakan tersebut dan justru menampilkan pesan kesalahan (error message). Hal ini membuat fleksibilitas pengguna dalam menjaga kenyamanan ruang dengar mereka menjadi terhambat untuk sementara waktu.
Pihak Spotify sendiri sudah mengonfirmasi bahwa mereka telah mengetahui adanya dua gangguan utama yang melanda sistem interaksi ini. Meski demikian, tim teknis Spotify belum memberikan kepastian mengenai jadwal perbaikan atau kapan pembaruan sistem akan digulirkan untuk menuntaskan bug tersebut.
Rilis Fitur Rekomendasi Musik di Tengah Kendala Sistem
Munculnya gangguan ini terasa kurang pas karena terjadi bersamaan dengan langkah Spotify yang sedang menggulirkan fitur pengatur rekomendasi baru. Fitur toggle tersebut memungkinkan pengguna mengatur apakah riwayat putar lagu anak-anak atau keluarga dapat memengaruhi algoritma rekomendasi musik personal mereka.
Kendati belum ada bukti bahwa pembaruan fitur rekomendasi tersebut menjadi penyebab utama munculnya bug pada tombol follow dan blokir, momentum yang bersamaan ini memicu perhatian di kalangan pengguna. Pembaruan fitur baru di saat fungsi mendasar sedang terganggu tentu menjadi catatan tersendiri bagi keandalan sistem.
Bagi pengguna yang mengalami masalah ini di aplikasi seluler maupun versi desktop, langkah terbaik adalah tidak menekan tombol interaksi secara berulang-ulang dan menunggu hingga proses pemeliharaan dari tim teknis Spotify selesai dilakukan secara menyeluruh.