Peta persaingan komponen komputer kembali memanas menjelang pameran teknologi tahunan. Nvidia dikabarkan tengah menyiapkan strategi baru untuk lini kartu grafis kelas atas mereka menyusul indikasi penghentian beberapa model sebelumnya.
Di tengah ketatnya pasokan komponen rakitan mandiri, informasi dari pengamat industri memberikan gambaran mengenai arah kebijakan produsen chip terkemuka ini. Kehadiran varian baru diharapkan mampu mengisi kekosongan pasar yang ditinggalkan seri terdahulu.
Kehadiran GeForce RTX 5080 24 GB di Pameran Teknologi
Berdasarkan informasi yang dibagikan oleh kanal pengamat industri Moore’s Law Is Dead (MLID), Nvidia diproyeksikan memperkenalkan GeForce RTX 5080 dengan kapasitas VRAM 24 GB. Pengumuman resmi ini diperkirakan berlangsung pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2027 pada Januari mendatang.
Langkah ini diambil menyusul indikasi penghentian produksi untuk model GeForce RTX 5090 dan RTX 5080 versi standar. Kehadiran varian 24 GB ini diposisikan sebagai pengganti langsung bagi kartu grafis kelas atas tersebut untuk meredam kekecewaan konsumen.
Potensi Kendala Ketersediaan dan Paper Launch
Meskipun jadwal pengumuman sudah mulai berhembus, sejumlah tanda tanya besar masih mengelilingi kesiapan produk di pasar. Laporan dari jalur rantai pasok di kawasan Tiongkok sempat menyebutkan bahwa mitra produsen papan (AIB) belum menerima dokumen desain resmi untuk memproduksi versi 24 GB ini.
Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa peluncuran di pameran nanti berpotensi menjadi peluncuran di atas kertas atau paper launch semata. Artinya, produk diperkenalkan secara resmi kepada publik, namun ketersediaan unit fisik di pasaran akan sangat minim atau bahkan tidak ada dalam waktu dekat.
Estimasi Harga dan Kondisi Pasar DIY PC
Dari sisi harga, banderol yang dipatok diperkirakan akan menyamai kisaran harga jual yang diusung oleh model tertinggi sebelumnya. MLID berspekulasi bahwa kartu grafis ini berpotensi mengusung harga resmi sekitar Rp26,6 jutaan ($1,500).
Namun, mengingat tingkat ketersediaan yang diperkirakan sangat terbatas, lonjakan harga di tingkat retail hampir tidak dapat dihindarkan. Situasi peluncuran ini terjadi di tengah persaingan pasar rakitan PC mandiri yang semakin kompetitif, di mana kompetitor utama seperti AMD bahkan sempat mencatatkan pencapaian penjualan yang signifikan di platform ritel online global.
Hingga pihak produsen memberikan keterangan resmi, seluruh informasi mengenai spesifikasi akhir dan kepastian ketersediaan unit masih bersifat spekulatif. Pengguna dan pelaku industri tentu menantikan kepastian langsung dari panggung utama CES 2027.



