Xiaomi Masuk Pasar NAS, Bawa Penyimpanan 60 TB dan AI

Xiaomi Smart Storage menjadi NAS pertamanya dengan kapasitas hingga 60 TB, koneksi 2.5GbE, pemutaran 4K HDR10, dan fitur AI.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 04.00
Xiaomi Smart Storage NAS dua bay dengan fitur AI dan penyimpanan hingga 60 TB
Xiaomi Smart Storage adalah NAS pertama Xiaomi dengan dua bay, dukungan 2.5GbE, dan pemutaran video 4K HDR10.
Xiaomi

Xiaomi resmi menjual Smart Storage di China, perangkat network-attached storage atau NAS pertamanya. Produk ini dirancang sebagai pusat penyimpanan pribadi untuk mencadangkan foto, menyimpan koleksi film, hingga merekam video dari kamera pengawas.

Berbeda dari hard disk eksternal biasa, NAS dapat diakses melalui jaringan dan digunakan bersama oleh beberapa perangkat. Xiaomi membekali Smart Storage dengan fitur AI serta integrasi HyperOS, tetapi untuk sementara belum mengonfirmasi ketersediaannya di pasar internasional, termasuk Indonesia.

Dua Bay dan Kapasitas hingga 60 TB

Foto tampak penampang atas Xiaomi Masuk Pasar NAS, Bawa Penyimpanan 60 TB dan AI
Tampilan dari sisi atas Xiaomi Masuk Pasar NAS, Bawa Penyimpanan 60 TB dan AI. (Foto: Xiaomi)

Xiaomi Smart Storage menggunakan desain dua bay yang mendukung hard disk atau SSD SATA berukuran 3,5 inci maupun 2,5 inci. Setiap bay dapat menampung drive berkapasitas hingga 30 TB, sehingga total kapasitas teoritisnya mencapai 60 TB. Varian yang dijual Xiaomi sudah dilengkapi drive, jadi pengguna tidak harus membeli media penyimpanan secara terpisah.

Perangkat ini ditenagai prosesor Realtek RTD1619B, RAM 4 GB, serta penyimpanan internal 32 GB untuk menjalankan sistem. Konektivitasnya mencakup Ethernet 2.5GbE, HDMI 1.4, dan satu port USB-A 3.0. Port HDMI mendukung keluaran hingga resolusi 4K pada 30 Hz, cukup untuk menghubungkan NAS langsung ke televisi, meski belum ideal untuk kebutuhan visual dengan refresh rate tinggi.

Fitur AI dan Backup Jadi Daya Tarik Utama

Ilustrasi csm xiaomi smart storage nas ai features 01eb32f0d8 Xiaomi Masuk Pasar NAS, Bawa Penyimpanan 60 TB dan AI
Detail tampilan dan desain Xiaomi Masuk Pasar NAS, Bawa Penyimpanan 60 TB dan AI. (Foto: Xiaomi)

Fokus Xiaomi bukan hanya menyediakan ruang penyimpanan besar. Smart Storage memiliki fitur AI album yang dapat mengatur foto secara otomatis, sehingga pengguna bisa menemukan gambar berdasarkan kategori atau isi tanpa menyortir semuanya secara manual. NAS ini juga mendukung pencadangan seluruh perangkat Xiaomi yang menjalankan HyperOS 3.0 atau versi lebih baru.

Kamera Xiaomi tertentu dapat merekam langsung ke Smart Storage. Xiaomi mengklaim perangkat ini mampu menyediakan penyimpanan pengawasan hingga 360 hari untuk empat aliran kamera, meski durasi sebenarnya akan bergantung pada resolusi, bitrate, kapasitas drive, dan konfigurasi perekaman. Hingga 16 akun pengguna dapat dibuat, memungkinkan anggota keluarga berbagi perangkat sambil menjaga data masing-masing tetap terpisah.

Media Center 4K, tetapi Masih Terbatas di China

Untuk penggunaan hiburan, Smart Storage mendukung video 4K HDR10, wireless casting, dan pemutaran melalui HDMI. Xiaomi juga menyertakan pencocokan informasi film secara otomatis serta pembuatan poster wall. Fitur ini membuat koleksi film pribadi terlihat lebih rapi dan mudah dijelajahi dibandingkan sekadar membuka folder melalui komputer.

Akses jarak jauh tersedia melalui Android, iOS, Windows, macOS, dan Android TV. Xiaomi mencantumkan bandwidth akses remote gratis hingga 40 Mbps, angka yang cukup untuk banyak kebutuhan streaming, tetapi pengalaman nyata tetap dipengaruhi kecepatan internet di rumah dan lokasi pengguna. Dukungan 2.5GbE juga akan terasa maksimal hanya jika router, kabel, dan perangkat lain di jaringan sudah kompatibel.

Di China, Xiaomi Smart Storage tersedia dalam tiga konfigurasi. Model 4 TB dibanderol sekitar Rp7,15 jutaan (2.699 Yuan), versi 8 TB sekitar Rp9,27 jutaan (3.499 Yuan), sedangkan varian 16 TB mencapai Rp14,57 jutaan (5.499 Yuan). Harga tersebut merupakan konversi langsung dan belum memperhitungkan pajak maupun biaya distribusi jika dipasarkan di Indonesia.

Dengan dua bay dan desain vertikal berukuran 200,5 x 85 x 161 mm serta bobot sekitar 2,3 kg, Smart Storage cukup ringkas untuk kategori NAS. Namun, jumlah bay-nya lebih sedikit dibanding NAS empat bay seperti Ugreen NASync DXP4800 GT, sehingga ruang ekspansi dan fleksibilitas konfigurasi RAID juga lebih terbatas. Xiaomi kini menawarkan solusi praktis untuk pengguna ekosistem HyperOS, tetapi calon pembeli di luar China masih harus menunggu kepastian distribusi dan dukungan regional.

Eksplorasi Seri & Berita Xiaomi Lainnya

Kumpulan ulasan mendalam, bocoran, dan kabar terbaru seputar Xiaomi.

Lihat Semua Xiaomi
TERKAIT

TERKAIT