Layanan pesan instan terpopuler, WhatsApp, kembali memperbarui standar persyaratan minimum sistem operasi bagi para penggunanya. Dalam pengumuman resmi terbarunya, platform milik Meta ini menetapkan bahwa gawai berbasis Android 5.0 Lollipop dan Android 5.1 tidak lagi dapat menjalankan aplikasi pesan tersebut mulai September 2026. Penyesuaian standar ini dilakukan demi memastikan tingkat keamanan data serta optimalisasi fitur terbaru pada platform.
Tidak hanya menyasar ekosistem Android, penyesuaian persyaratan juga berlaku untuk platform iOS milik Apple mulai November 2026. WhatsApp menaikkan ambang batas sistem operasi minimum iPhone dari iOS 15.1 menjadi iOS 15.5. Kendati penghentian dukungan ini berdampak pada kedua ekosistem gawai terbesar di dunia, implikasi teknis dan solusi yang perlu diambil oleh masing-masing pengguna sangatlah berbeda.
Penghentian Dukungan Android 5 Lollipop: Pengguna Wajib Ganti Perangkat
Bagi pengguna gawai pintar berbasis Android 5.0 yang meluncur pertama kali pada November 2014, penghentian layanan ini menjadi akhir dari dukungan sistem. Perangkat yang bertahan pada versi Lollipop dan tidak pernah menerima pembaruan tingkat sistem ke Android 6.0 Marshmallow dipastikan tidak dapat lagi membuka maupun mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp. Hal ini disebabkan oleh ketiadaan jalur pembaruan resmi bagi gawai dalam kategori rentang usia tersebut.
Berdasarkan data analisis lalu lintas web dari StatCounter, pangsa pasar perangkat Android 5.0 dan 5.1 secara global tercatat berada di kisaran 0,58 persen. Meskipun angkanya terlihat relatif kecil secara persentase, estimasi tersebut mencakup jutaan unit gawai yang masih aktif digunakan di berbagai belahan dunia. Bagi pemilik perangkat dalam kategori ini, mengganti gawai ke model yang lebih modern menjadi satu-satunya solusi praktis untuk dapat terus menggunakan layanan perpesanan Meta.
Ketentuan Baru untuk iPhone: Cukup Lakukan Pembaruan Perangkat Lunak
Berbeda dengan pengguna Android lawas yang terbentur keterbatasan perangkat keras, pemilik iPhone yang terdampak kebijakan November 2026 menghadapi situasi yang jauh lebih mudah. Ekosistem iOS 15 saat ini masih menopang sejumlah perangkat klasik populer seperti iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone SE generasi pertama, iPhone 7, hingga iPhone 7 Plus.
Menariknya, Apple telah merilis pembaruan keamanan iOS 15.8.8 yang dapat diunduh oleh seluruh deretan ponsel tersebut. Karena versi perangkat lunak ini berada jauh di atas ambang batas minimal iOS 15.5 yang diminta WhatsApp, tidak ada satu pun unit iPhone berbasis iOS 15 yang tereliminasi akibat kendala perangkat keras. Pengguna yang mengalami kendala akses pada November 2026 mendatang umumnya hanya belum melakukan pembaruan sistem. Pengguna cukup membuka menu Pengaturan, memilih opsi Umum, lalu menjalankan Pembaruan Perangkat Lunak untuk menyelesaikan pembaruan dalam hitungan menit.
Langkah Antisipasi: Amankan Riwayat Chat dan Cadangan Data
Sebelum penghentian dukungan resmi bergulir, pengguna yang memanfaatkan ponsel terdampak disarankan untuk segera melakukan langkah mitigasi data. Pengguna Android dapat memanfaatkan fitur pencadangan otomatis ke Google Drive atau membuat salinan pencadangan lokal yang nantinya dapat dipindahkan ke perangkat baru. Langkah ini sangat krusial agar seluruh dokumen, foto, dan riwayat obrolan penting tidak hilang saat akses aplikasi ditutup.
Langkah penyesuaian sistem operasi ini konsisten dengan evaluasi tahunan Meta terhadap jajaran sistem operasi usang yang memiliki basis pengguna paling sedikit serta minim dukungan patch keamanan. Android 5.1 sendiri sudah bertahun-tahun tidak menerima pembaruan sistem keamanan dari Google, sehingga menyimpannya tetap terhubung ke jaringan pesan utama berisiko terhadap celah keamanan. Seiring penguatan keamanan akun Meta yang kini mengganti PIN enam digit dengan sistem sandi tingkat tinggi, pembaruan batas minimum OS menjadi fondasi utama dalam menjaga privasi digital penggunanya.



