Xiaomi memperkenalkan perangkat audio yang mencoba menjawab dua kebutuhan sekaligus: mendengarkan musik dan menempatkan ponsel pada posisi yang nyaman. Xiaomi Bluetooth Speaker Magnetic Edition kini dibuka untuk pre-order di China, dengan desain magnetik yang memungkinkan speaker berfungsi sebagai dudukan ponsel.
Perangkat ini dijual dengan harga promo sekitar Rp395 ribuan (149 Yuan) selama periode peluncuran. Harga normalnya berada di kisaran Rp527 ribuan (199 Yuan). Meski menarik dari sisi konsep dan harga, Xiaomi belum mengumumkan rencana pemasaran speaker ini di luar China.
Speaker 3W dengan Dudukan Magnetik
Bluetooth Speaker Magnetic Edition menggunakan satu driver full-range berukuran 1,5 inci dengan daya 3 W. Rentang respons frekuensinya berada di 200 Hz hingga 20 kHz pada tingkat toleransi -10 dB. Spesifikasi ini menunjukkan bahwa perangkat lebih ditujukan untuk musik kasual, podcast, panggilan video, atau menemani aktivitas di meja, bukan untuk menghasilkan dentuman bass besar di ruangan luas.
Magnet neodymium pada bagian belakang berfungsi menempelkan ponsel yang kompatibel. Xiaomi menyebut iPhone 12 dan model yang lebih baru dapat menempel langsung melalui sistem magnetiknya. Untuk ponsel Android, pengguna kemungkinan membutuhkan aksesori cincin magnetik tambahan apabila perangkat tidak memiliki sistem magnet bawaan yang kompatibel.
Praktis untuk Meja, Perjalanan, dan Acara Kecil
Speaker ini dilengkapi sensor Hall yang dapat mendeteksi ketika ponsel ditempelkan. Setelah terpasang, perangkat bisa menyala otomatis tanpa pengguna perlu menekan tombol. Ada pula pegangan berbahan logam yang dapat berfungsi sebagai stand sekaligus loop untuk dibawa.
Konektivitasnya mengandalkan Bluetooth 6.0 dengan dukungan codec AAC dan SBC. Dua unit dapat dipasangkan untuk menghasilkan audio stereo melalui TWS. Xiaomi juga menyediakan koneksi BIS yang memungkinkan hingga 10 unit dirangkai bersama. Fitur tersebut lebih berguna untuk acara kecil atau penggunaan di beberapa area, meski kualitas dan sinkronisasi audio tetap perlu dibuktikan melalui pemakaian langsung.
Di bagian bawah terdapat cincin lampu RGB yang dapat mengikuti irama musik. Lampu ini juga menjadi indikator status, termasuk proses pairing, baterai lemah, dan koneksi multi-speaker. Dengan rating IP67, speaker lebih siap menghadapi debu serta cipratan atau rendaman air sementara, tetapi perlindungan ini bukan alasan untuk mengabaikan penutup port USB-C saat digunakan di luar ruangan.
Baterai Kecil dan Ketersediaan Masih Terbatas
Xiaomi membekali speaker dengan baterai berkapasitas tipikal 650 mAh. Pengisian dilakukan melalui USB-C pada daya 5 W. Kapasitas tersebut tergolong kecil untuk speaker portabel, sementara Xiaomi belum mencantumkan klaim durasi pemakaian dalam informasi awal. Pembeli sebaiknya tidak langsung mengharapkan ketahanan baterai seharian, terutama jika lampu RGB dan volume tinggi terus digunakan.
Kabel serta adaptor pengisi daya tidak termasuk dalam paket penjualan. Ini bukan masalah besar bagi pengguna yang sudah memiliki charger USB, tetapi tetap menjadi biaya tambahan bagi pembeli yang mengharapkan paket lengkap. Xiaomi membuka pre-order pada 27 Agustus pukul 10.00 waktu Beijing melalui kanal resminya, sedangkan harga promo berlaku dari 1 hingga 30 September.
Secara konsep, Xiaomi Bluetooth Speaker Magnetic Edition menawarkan nilai yang cukup menarik untuk pengguna yang sering menonton video atau mendengarkan audio dari meja kerja. Namun, daya 3 W, baterai 650 mAh, dan ketersediaan yang baru dikonfirmasi untuk China membuatnya belum bisa dianggap sebagai pengganti speaker portabel utama. Keputusan membeli sebaiknya menunggu informasi resmi mengenai durasi baterai, kompatibilitas Android, dan kemungkinan peluncuran global.



