Sony WH-CH730N mulai terdeteksi di sejumlah retailer Eropa, memperkuat dugaan bahwa headphone nirkabel baru ini segera menjadi penerus WH-CH720N. Produk tersebut menarik perhatian bukan karena membawa spesifikasi kelas tertinggi, melainkan karena berpotensi menawarkan active noise cancellation atau ANC dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
Sejumlah listing di Estonia, Latvia, Lithuania, dan Portugal menampilkan WH-CH730N dalam lima pilihan warna, yaitu Beige, Black, Blue, Pink, dan White. Namun, karena informasi ini masih berasal dari listing retailer dan belum menjadi pengumuman resmi Sony, detail teknis lengkap serta harga finalnya tetap perlu ditunggu.
Harga Bocoran Lebih Murah dari Headphone Flagship Sony
Harga WH-CH730N yang tercantum di kawasan Eropa berada di kisaran Rp2 jutaan hingga Rp3,1 jutaan, atau sekitar 98,26 hingga 149,99 euro dengan asumsi kurs Rp20.500 per euro. Perbedaan harga antarretailer cukup besar, sehingga angka tersebut belum bisa dianggap sebagai harga ritel resmi.
Sebagai pembanding, WH-CH720N diperkenalkan pada awal 2023 dengan harga sekitar Rp3,1 jutaan, setara 149 euro saat peluncuran. Jika Sony mempertahankan strategi harga pendahulunya, WH-CH730N kemungkinan akan diposisikan di kelas menengah dengan banderol sekitar Rp3 jutaan ketika resmi dirilis.
Posisinya akan jauh lebih murah dibanding Sony WH-1000XM6 yang saat ini tercatat sekitar Rp6,8 jutaan, atau 333 euro di Eurozone. Perbedaan harga ini menunjukkan bahwa WH-CH730N tidak ditujukan untuk menggantikan kemampuan flagship, melainkan menjadi opsi yang lebih rasional bagi pengguna yang mengutamakan ANC tanpa ingin membayar terlalu mahal.
ANC, Konektivitas Lengkap, dan Bobot 220 Gram
Listing awal menyebut dukungan Bluetooth, koneksi kabel 3,5 mm, USB Type-C, serta active noise cancellation. Kehadiran jack audio 3,5 mm menjadi nilai tambah bagi pengguna yang masih ingin memakai headphone melalui kabel, baik untuk menghemat baterai maupun menikmati koneksi yang lebih stabil.
Bobotnya disebut mencapai 220 gram. Angka tersebut masih tergolong ringan untuk headphone over-ear, meski kenyamanan sebenarnya akan sangat bergantung pada bentuk bantalan telinga, tekanan headband, dan kualitas distribusi bobot. Sayangnya, sumber bocoran belum mengungkap ukuran driver, codec Bluetooth, daya tahan baterai, jenis mikrofon, atau kemampuan ANC secara lebih rinci.
Ketiadaan detail tersebut penting dicermati karena spesifikasi seperti codec audio dan kualitas peredam bising akan sangat menentukan pengalaman penggunaan. ANC pada produk kelas menengah biasanya membantu mengurangi suara mesin dan dengung lingkungan, tetapi belum tentu mampu menandingi pemrosesan suara pada seri WH-1000X.
Jadwal Rilis Masih Menunggu Konfirmasi Sony
Beberapa retailer mencantumkan 15 Oktober sebagai tanggal peluncuran WH-CH730N. Namun, pesanan yang dibuat pada periode awal kemungkinan baru dikirim mulai 20 Oktober. Belum jelas apakah tanggal tersebut berlaku serentak di seluruh Eropa atau hanya merupakan jadwal internal retailer tertentu.
Sony juga belum mengonfirmasi harga global, spesifikasi lengkap, maupun ketersediaan WH-CH730N di Indonesia. Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak menjadikan harga listing awal sebagai patokan final. Jika resmi masuk pasar Indonesia dengan harga sekitar Rp3 jutaan dan membawa ANC yang efektif, headphone ini berpotensi menjadi alternatif menarik untuk pelajar, pekerja kantoran, dan pengguna harian yang mencari peningkatan dari earphone biasa.