Marshall resmi memperluas lini produk edisi terbatas mereka yang didedikasikan untuk legenda musik rock dunia, Jimi Hendrix. Setelah bulan lalu meluncurkan speaker Acton III edisi khusus peringatan 60 tahun, kini pabrikan audio ternama tersebut kembali menghadirkan tiga perangkat baru yang dibalut dalam estetika khas sang gitaris legendaris.
Koleksi terbaru ini mengusung nuansa psikedelik dengan kombinasi warna ungu, hitam, dan aksen perak yang menjadi ciri khas visual Jimi Hendrix pada era keemasannya. Tiga produk yang mendapatkan sentuhan perombakan desain ini meliputi amplifier JMH Studio, speaker portabel Emberton III, serta headphone nirkabel Major V.
Amplifier JMH Studio: Bintang Utama Buatan Tangan Inggris
Bintang utama dari ekspansi koleksi ini adalah amplifier JMH Studio, yang merupakan penafsiran ulang dari head dan cabinet ikonik Marshall 1959 Studio Vintage. Perangkat kelas atas ini dirakit secara manual langsung di Inggris (hand-assembled in the UK) untuk menjamin kualitas presisi tinggi khas peralatan audio profesional.
JMH Studio menggabungkan head bertenaga tabung (tube-driven) dengan cabinet yang memuat dua speaker Celestion V-Type berukuran 12 inci. Head amplifier ini dapat dioperasikan pada opsi daya 5W atau 20W untuk kebutuhan latihan atau studio kecil, sementara total output konfigurasi cabinet penuh mampu mencapai 140W. Dijual sebagai barang kolektor bernilai tinggi, amplifier ini dibanderol dengan harga fantastis sekitar Rp44,2 jutaan ($2,499).
Emberton III dan Major V: Sentuhan Psikedelik Tanpa Kenaikan Harga
Bagi konsumen yang menginginkan opsi lebih terjangkau, Marshall juga menyertakan dua perangkat konsumen populernya ke dalam koleksi ini. Speaker portabel Emberton III edisi Jimi Hendrix tampil mencolok dengan lapisan warna ungu psikedelik bermotif pusaran air (oil-on-water pattern) serta lampu indikator LED yang disesuaikan.
Dari segi spesifikasi teknis, Emberton III edisi terbatas ini tetap mempertahankan dapur pacu yang sama dengan model standar. Speaker ini dibekali dua driver 10W, radiator pasif, daya tahan baterai hingga 30 jam, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP67. Menariknya, Marshall menjual edisi khusus ini dengan harga yang tidak berubah dari versi standar, yakni sekitar Rp3,1 jutaan ($180).
Pendekatan serupa juga diterapkan pada headphone nirkabel Major V. Headphone ini mendapatkan polesan motif psikedelik pada bagian dalam headband dan earcup. Spesifikasi bawaannya tetap mengusung driver 40mm, konektivitas Bluetooth 5.3, dukungan pengisian daya nirkabel, serta ketahanan baterai yang impresif hingga lebih dari 100 jam pemakaian. Headphone edisi Jimi Hendrix ini ditawarkan dengan harga tetap sekitar Rp2,8 jutaan ($159.99).
Nostalgia Musik Rock dan Value Bagi Penggemar
Langkah Marshall merilis koleksi Jimi Hendrix ini menegaskan kembali ikatan sejarah yang kuat antara brand tersebut dengan sang maestro gitar. Secara keseluruhan, perubahan pada Emberton III dan Major V murni bersifat kosmetik tanpa adanya peningkatan atau modifikasi pada komponen audio internal.
Kendati demikian, fakta bahwa Marshall tidak menaikkan harga jual pada Emberton III dan Major V edisi khusus ini menjadi nilai tambah yang sangat positif bagi konsumen. Para penggemar musik rock klasik maupun kolektor gawai audio kini bisa mendapatkan edisi terbatas berdesain unik tanpa harus membayar biaya ekstra dibanding versi regulernya.