Setelah sempat mengalami penundaan peluncuran dari awal tahun, FiiO akhirnya secara resmi merilis dongle DAC flagship terbarunya, FiiO QX11. Perangkat portable ini hadir memposisikan diri sebagai penerus seri KA17 sekaligus menandai transisi lini flagship FiiO menuju seri QX yang lebih modern. Menariknya, FiiO tak hanya menyasar para penikmat audio resolusi tinggi (audiofil), namun juga merancang dongle ini sebagai sound card eksternal berkemampuan tinggi untuk para gamer.
Meskipun pendiri dan CEO FiiO, James Chung, menyebutnya sebagai pembaruan bertahap dari KA17, QX11 membawa efisiensi daya yang jauh lebih baik, dukungan mikrofon bawaan, serta peningkatan daya dorong yang sangat signifikan. Perangkat audio berukuran ringkas ini dibanderol dengan harga rilis sekitar Rp3 jutaan ($169,99) dan telah dipasarkan secara global.
Performa Dual Flagship DAC dan Output Raksasa 800 mW
Sektor pemrosesan suara pada FiiO QX11 ditopang oleh dua chip DAC flagship ESS Sabre ES9069Q. Kombinasi dual DAC ini sanggup memproses file audio resolusi tinggi hingga PCM 768 kHz/32-bit serta format native DSD512 tanpa kendala. Untuk menyalurkan tenaga bersih ke headphone atau earphone yang membutuhkan daya besar, FiiO menyematkan empat penguat operasional (op-amp) dari Texas Instruments yang dirangkai secara paralel.
Hasilnya sangat mengagumkan untuk sebuah dongle kecil. Saat diaktifkan dalam Desktop Mode, FiiO QX11 mampu memproduksi daya output hingga 800 mW + 800 mW. Angka ini melonjak tajam dibandingkan pendahulunya, KA17, yang mencatatkan daya 650 mW + 650 mW pada konfigurasi DAC serupa. Peningkatan daya sebesar ini memastikan QX11 sanggup menggerakkan headphone berimpedansi tinggi dengan nada bass yang berbobot dan panggung suara (soundstage) yang luas.
Fitur Khusus Gaming dan Peredam Bising AI ENC
Salah satu lompatan terbesar pada FiiO QX11 terletak pada integrasi fungsi gaming terdedikasi. FiiO merancang gawai ini agar dapat beralih fungsi secara praktis antara DAC HiFi murni dan kartu suara gaming. Pengguna tidak perlu lagi mengorbankan kualitas audio saat bermain gim kompetitif. Dongle ini mendukung input mikrofon, kontrol tombol pada kabel headphone 3.5mm, serta teknologi AI ENC (Environmental Noise Cancellation) untuk menyaring kebisingan latar belakang saat komunikasi suara.
Tak hanya itu, FiiO juga menyertakan preset equalizer (EQ) khusus yang telah dituning sesuai dengan genre gim. Pemain dapat memilih profil suara optimal untuk gim genre FPS, Action (ACT), MOBA, hingga gim ritme. Pada gim FPS misalnya, penyesuaian EQ difokuskan untuk memperjelas frekuensi suara langkah kaki dan arah tembakan, memberikan keunggulan spasial yang krusial saat bertanding.
Bodi Karbon, Dual USB-C, dan Fitur Auto EQ Cerdas
Dari sisi desain, FiiO QX11 tampil premium dengan memadukan sasis paduan aluminium dan aksen forged carbon fiber yang kokoh sekaligus elegan. Mengatasi kendala pengurasan baterai smartphone yang sering dialami pengguna dongle DAC bertenaga besar, QX11 menyediakan dua port USB-C. Port kedua mendukung passthrough Power Delivery (PD) hingga 45W, sehingga pengguna dapat mengisi daya ponsel atau laptop secara bersamaan tanpa menghentikan pemutaran musik atau gim.
Kepraktisan gawai ini makin lengkap berkat kehadiran fitur Auto EQ yang dapat diakses melalui aplikasi FiiO maupun antarmuka peramban web. Fitur cerdas ini secara otomatis mengaplikasikan kurva koreksi frekuensi yang disesuaikan dengan profil spesifik headphone atau earphone yang digunakan. Dipasarkan dalam pilihan warna Gold dan Dark Green, FiiO QX11 menjadi solusi audio serba bisa yang menarik bagi penggemar musik maupun gamer konsol dan PC.