GoPro Mission 1 Pro ILS Resmi Dijual, Apa Istimewanya?

GoPro mulai menjual Mission 1 Pro ILS secara global. Kamera aksi ini membawa dukungan lensa Micro Four Thirds untuk produksi sinema.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 01.04
GoPro Mission 1 Pro ILS dengan dukungan lensa Micro Four Thirds yang dapat diganti
GoPro Mission 1 Pro ILS menjadi kamera aksi tertinggi GoPro dengan dukungan lensa Micro Four Thirds.
GoPro

GoPro akhirnya membuka penjualan global untuk Mission 1 Pro ILS, varian paling tinggi dalam keluarga kamera aksi Mission 1. Produk ini sebelumnya diperkenalkan pada April 2026, tetapi GoPro hanya menyebut jadwal rilis pada kuartal ketiga tahun ini tanpa tanggal pasti.

Berbeda dari Mission 1 dan Mission 1 Pro yang sudah tersedia sejak peluncuran, Mission 1 Pro ILS kini mulai dapat dipesan di Amerika Serikat, kawasan Eurozone, dan Inggris. Daya tarik utamanya bukan peningkatan sensor atau prosesor, melainkan dukungan lensa yang dapat diganti.

Harga GoPro Mission 1 Pro ILS dan Jadwal Pengiriman

Di Amerika Serikat, GoPro Mission 1 Pro ILS dibanderol sekitar Rp12,4 jutaan (699 dolar AS). Harga di kawasan Eurozone berada di kisaran Rp14,3 jutaan (699 euro), sedangkan konsumen Inggris perlu menyiapkan sekitar Rp14,4 jutaan (599 poundsterling). Perbedaan harga ini berasal dari strategi penetapan harga dan mata uang di masing-masing wilayah.

Paket penjualannya mencakup satu penutup debu, satu baterai Enduro 2, empat stiker, serta kabel USB Type-C ke USB Type-C. GoPro juga menyertakan opsi berlangganan GoPro Premium selama satu tahun secara gratis. Layanan tersebut menawarkan penggantian kamera dengan jaminan tertentu, unggah otomatis, dan sejumlah alat penyuntingan tambahan.

Menurut informasi di situs resmi GoPro, pengiriman Mission 1 Pro ILS dijadwalkan dimulai pada 2 September 2026 di seluruh pasar yang sudah membuka pemesanan. Belum ada keterangan mengenai jadwal pemasaran maupun harga resmi untuk Indonesia.

Dukungan Lensa MFT Jadi Pembeda Utama

Huruf ILS pada nama produk mengacu pada sistem lensa yang dapat diganti. Mission 1 Pro ILS mendukung lensa Micro Four Thirds atau MFT, format yang banyak digunakan pada kamera mirrorless dan perangkat produksi video dengan fleksibilitas optik lebih tinggi.

Dukungan ini memungkinkan pengguna memilih lensa sesuai kebutuhan, seperti lensa sudut lebar untuk aksi dan olahraga, lensa dengan karakter sinema untuk produksi film, atau lensa dengan bukaan lebih besar untuk kondisi cahaya rendah. Dalam praktiknya, fleksibilitas tersebut dapat memperluas peran kamera dari sekadar perangkat dokumentasi ekstrem menjadi kamera ringkas untuk produksi visual yang lebih serius.

Namun, lensa yang dapat diganti juga membawa konsekuensi. Pengguna harus membeli dan membawa lensa tambahan, sementara ukuran serta bobot keseluruhan sistem kemungkinan lebih besar dibanding kamera aksi dengan lensa tetap. Karena itu, fitur ini paling relevan bagi videografer dan kreator yang memang membutuhkan kontrol optik, bukan pengguna kasual yang mengutamakan kepraktisan.

Sensor dan Prosesor Masih Sama dengan Mission 1 Pro

GoPro tidak membekali Mission 1 Pro ILS dengan sensor baru. Kamera ini tetap menggunakan sensor bergaya 1 inci yang sama seperti Mission 1 Pro standar. Chipset yang dipakai juga identik, yakni GoPro GP3.

Kesamaan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan utama pada varian ILS berada di sisi sistem lensa, bukan kualitas pemrosesan gambar atau platform internal. Dengan demikian, calon pembeli sebaiknya tidak mengharapkan lompatan besar dalam karakter gambar hanya karena memilih model ILS.

Nilai produk ini sangat bergantung pada kebutuhan produksi. Bagi pengguna yang ingin kamera aksi sederhana, Mission 1 atau Mission 1 Pro dengan lensa tetap berpotensi lebih praktis dan ekonomis. Sebaliknya, Mission 1 Pro ILS menawarkan ruang kreatif lebih luas bagi profesional yang bersedia berinvestasi pada ekosistem lensa MFT dan menerima kompromi portabilitas.

TERKAIT

TERKAIT