Adaptor Travel Anker 100W Ini Punya Layar Pintar

Anker diduga menyiapkan adaptor travel 100W dengan empat port dan layar LCD pintar, tetapi harga serta jadwal rilis resminya belum dikonfirmasi.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 03.01
Anker Nano Travel Adapter 4-in-1 100W dengan layar LCD pintar dan empat port USB
Anker Nano Travel Adapter baru diduga membawa empat port USB, pengisian 100W, dan layar LCD 1,3 inci.
Anker

Anker tampaknya sedang menyiapkan Nano Travel Adapter baru yang membawa peningkatan besar dibandingkan model sebelumnya. Produk bernama Anker Nano Travel Adapter (4-in-1, 100W, Smart Display) sempat muncul di Amazon Jerman melalui toko resmi Anker, meski halaman penjualannya kini telah dihapus.

Informasi mengenai perangkat ini masih berstatus bocoran, bukan pengumuman resmi. Namun, gambar produk yang tersimpan di situs pelacak harga Keepa memperlihatkan sejumlah spesifikasi utama, termasuk daya 100W, empat port USB, serta layar LCD kecil untuk memantau proses pengisian.

Empat Port dan Daya 100W untuk Perangkat Modern

Foto tampilan multi-monitor dan display Adaptor Travel Anker 100W Ini Punya Layar Pintar
Dukungan multi-monitor dan visual pada Adaptor Travel Anker 100W Ini Punya Layar Pintar. (Foto: Anker)

Seperti namanya, adaptor ini menyediakan empat keluaran, terdiri dari tiga port USB-C dan satu USB-A. Total daya maksimalnya mencapai 100W, sehingga secara teori dapat digunakan untuk mengisi laptop, tablet, ponsel, dan aksesori secara bersamaan. Anker bahkan mengklaim perangkat ini mampu mengisi MacBook Pro dengan chip M4 Pro hingga 50 persen dalam waktu sekitar 30 menit.

Konfigurasi tersebut berbeda dari Nano Travel Adapter 5-in-1, 20W yang diperkenalkan pada 2025. Model lama memiliki satu port USB-A, dua USB-C, serta satu soket AC tambahan. Pada versi baru, soket AC tersebut tampaknya dihilangkan untuk memberikan ruang pada sistem pengisian USB berdaya lebih tinggi. Ini membuatnya lebih cocok bagi pengguna yang membawa banyak perangkat USB-C, tetapi kurang fleksibel untuk peralatan dengan colokan listrik biasa.

Layar LCD dan Desain yang Siap Dibawa Bepergian

Foto tampak penampang atas Adaptor Travel Anker 100W Ini Punya Layar Pintar
Tampilan dari sisi atas Adaptor Travel Anker 100W Ini Punya Layar Pintar. (Foto: Anker)

Fitur paling menarik dari adaptor baru ini adalah layar LCD berbentuk bundar berukuran 1,3 inci. Layar tersebut diklaim dapat menampilkan informasi pengisian secara real-time untuk masing-masing dari empat keluaran. Bagi pengguna yang sering mengisi beberapa perangkat sekaligus, informasi ini bisa membantu memantau pembagian daya tanpa harus menebak-nebak port mana yang sedang bekerja paling optimal.

Adaptor tersebut kompatibel dengan soket listrik Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Pin colokannya dapat dilipat atau ditarik masuk agar bodi tetap ringkas saat disimpan. Perangkat ini juga disebut mampu mendeteksi tegangan lokal secara otomatis dalam rentang 100 hingga 275V, sebuah fitur penting bagi pelancong yang berpindah negara. Dimensinya sekitar 95 x 50,3 x 40,4 milimeter dengan bobot kurang lebih 263 gram.

Harga Lebih Tinggi, Peluncuran Masih Menunggu Kepastian

Foto tampilan multi-monitor dan display Adaptor Travel Anker 100W Ini Punya Layar Pintar
Dukungan multi-monitor dan visual pada Adaptor Travel Anker 100W Ini Punya Layar Pintar. (Foto: Anker)

Berdasarkan daftar produk yang sempat muncul, Anker Nano Travel Adapter 4-in-1, 100W, Smart Display diperkirakan dibanderol sekitar Rp1,43 jutaan (69,99 euro) di Eropa. Harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan model lama yang saat ini berada di kisaran Rp460 ribuan (25,99 dolar AS) di toko resmi Anker Amerika Serikat.

Perbedaan harga itu cukup masuk akal jika mempertimbangkan daya 100W, layar pemantau, dan jumlah port USB yang lebih banyak. Meski demikian, calon pembeli perlu mencermati bahwa produk ini belum diumumkan secara resmi dan harga di Indonesia bisa berbeda setelah pajak serta distribusi. Anker diperkirakan dapat memperkenalkannya pada ajang IFA 2026 yang dijadwalkan berlangsung September, tetapi informasi tersebut juga belum dikonfirmasi perusahaan.

TERKAIT

TERKAIT