BenQ secara resmi mengepakkan sayapnya ke ranah aksesori ekosistem Apple melalui peluncuran sub-brand terbaru bernama INFTYLAB. Dirancang khusus bagi para pengguna Mac dan perangkat Apple, lini perdana ini langsung menghadirkan tiga produk utama: desk mat Flow, tetikus nirkabel M Mouse, serta lengan monitor Studio Arm dengan balutan estetika serba minimalis dan fungsional.
Kehadiran BenQ INFTYLAB menjadi angin segar bagi para profesional kreatif serta penggemar ruang kerja bersih (minimalist setup) yang menginginkan keharmonisan visual pada meja kerja mereka. Mengusung konsep rancangan tanpa hiasan lampu RGB berlebihan, produsen berfokus penuh pada kenyamanan penggunaan, fleksibilitas koneksi, serta integrasi fungsi yang selaras dengan sistem operasi macOS.
BenQ INFTYLAB M Mouse: Perpaduan Ergonomi dan Gestur Multi-Touch
Salah satu daya tarik paling menonjol dari lini baru ini adalah M Mouse. Tetikus nirkabel ini mengombinasikan keunggulan bentuk ergonomis yang nyaman digenggam dengan fungsionalitas khas Apple Magic Mouse. Dengan bobot tergolong ringan hanya 85 gram dan dimensi compact 115 x 72.5 x 41.5 mm, tetikus ini siap menunjang mobilitas dan kerja seharian tanpa memicu lelah pada pergelangan tangan.
Tidak sekadar menyediakan tombol standar dan roda gulir samping (side wheel), M Mouse juga mengintegrasikan pengenalan gestur multi-touch. Pengguna dapat dengan mudah memanggil fitur khas macOS seperti Mission Control, Exposé, hingga navigasi usapan antar-halaman secara responsif. Dari sisi fleksibilitas, tetikus berwarna abu-abu muda ini mendukung tiga opsi konektivitas: kabel USB-C, Bluetooth, dan transmisi nirkabel 2.4 GHz via dongle. BenQ menjamin polling rate hingga 1.000 Hz pada mode USB-C dan 2.4 GHz, serta 125 Hz saat terhubung via Bluetooth.
BenQ INFTYLAB Studio Arm: Penyangga Layar Terkalibrasi Presisi
Melengkapi jajaran aksesori, BenQ menyajikan Studio Arm yang dirancang khusus sebagai penyangga monitor kelas atas. Lengan penyangga ini dikalibrasi secara spesifik agar dapat menahan beban dan menyeimbangkan posisi layar populer Apple, seperti Apple Studio Display, Studio Display XDR, hingga Apple iMac 24 inci.
Desainnya dibuat sangat bersih tanpa menonjolkan mekanisme per rumit di luar. Pengaturan posisi layar dapat dilakukan secara halus dan tanpa usaha berlebih. Nilai tambah lain dari Studio Arm terletak pada sistem manajemen kabel terintegrasi. Jalur kabel dirancang tersembunyi menembus bagian dalam arm utama hingga ke bagian tapak dasar (base), sehingga tidak ada kabel berantakan yang mengganggu pemandangan meja kerja Anda.
BenQ INFTYLAB Flow Desk Mat: Alas Meja Rapi Bertekstur Kulit Sintetis
Produk ketiga yang melengkapi ekosistem meja kerja ini adalah Flow Desk Mat. Memiliki ukuran cukup luas yakni 800 x 400 mm dengan ketebalan 2,5 mm, alas meja ini menggunakan bahan bertekstur kulit sintetis (faux leather) yang memberikan sapuan halus dan presisi saat menggerakkan sensor mouse.
Sesuai dengan filosofi desain INFTYLAB yang berpusat pada kesederhanaan, matras meja ini dibalut warna abu-abu muda senada dengan M Mouse. BenQ juga menyematkan klem penyepit kabel (attached clip) langsung pada bagian alas matras. Fitur kecil ini terbukti sangat membantu menjaga kabel pengisi daya agar tetap rapi pada posisinya dan tidak mudah terjatuh dari meja.
Komitmen BenQ untuk Ekosistem Produktivitas Pengguna Mac
Langkah BenQ menghadirkan brand khusus INFTYLAB mempertegas komitmen perusahaan dalam menggarap segmen pasar pengguna Apple yang dikenal sangat peduli pada detail desain dan kualitas buatan. Pendekatan estetika minimalis tanpa elemen visual yang ramai menjadi nilai jual utama yang diusung oleh lini produk ini.
Meski jadwal peluncuran global dan estimasi harga resmi dalam Rupiah untuk pasar Indonesia belum diumumkan secara terpisah, kehadiran jajaran produk BenQ INFTYLAB ini diprediksi akan menjadi alternatif menarik bagi calon pembeli yang menginginkan aksesori fungsional bernilai estetika tinggi untuk melengkapi setup Mac mereka.

