Anker resmi meluncurkan Anker Space Station, sebuah docking station desktop 10-in-1 berkecepatan tinggi yang dibanderol dengan harga terjangkau sekitar Rp1,5 jutaan ($85). Kehadiran aksesori ini menjadi angin segar bagi para gamer dan profesional kreatif yang membutuhkan output layar hingga refresh rate 240Hz tanpa harus merogoh kocek mendalam untuk sebuah dock berbasis Thunderbolt.
Inovasi terbaru dari Anker ini tidak hanya mendobrak standar hub USB-C biasa di kelas harganya, tetapi juga membawa kejutan lewat layar pemantau status langsung pada bodi perangkat. Kombinasi performa visual tinggi dan harga ekonomis menjadikan Anker Space Station opsi paling menggiurkan bagi pengguna laptop yang mendambakan setup meja kerja minimalis namun bertenaga.
Dukungan Display Ekstrem 240Hz untuk Gamer dan Kreator
Daya tarik utama dari Anker Space Station terletak pada kemampuannya menyalurkan sinyal visual berkecepatan tinggi melalui port HDMI 2.1 dan DisplayPort 1.4. Untuk penggunaan satu monitor, docking station ini sanggup mengalirkan resolusi 4K pada refresh rate 144Hz atau resolusi 2K (1440p) hingga 240Hz. Angka ini jauh melampaui rata-rata docking station USB-C di kisaran harga Rp1 jutaan yang umumnya terbatas pada 4K 60Hz atau bahkan 4K 30Hz.
Tak hanya handal untuk setup tunggal, dock ini juga sangat mumpuni saat dihubungkan ke dua monitor sekaligus secara bersamaan. Pengguna dapat menikmati kombinasi satu layar 4K 60Hz bersanding dengan layar kedua beresolusi 2K pada refresh rate 240Hz. Fleksibilitas ini sangat ideal bagi streamer atau video editor yang membutuhkan satu layar utama dengan visual ultra-mulus dan satu layar sekunder untuk pemantauan garis waktu atau aplikasi obrolan.
Layar Pemantau Real-Time dan Manajemen Daya 100W PD
Fitur menonjol lain yang membuat Anker Space Station istimewa adalah hadirnya layar pemantau pintar bawaan pada bodi dock. Layar ini menampilkan informasi secara langsung mengenai resolusi yang sedang aktif, refresh rate, status port terhubung, hingga kecepatan pengisian daya. Pengguna bahkan dapat melakukan kustomisasi dan konfigurasi tampilan informasi tersebut melalui aplikasi seluler Anker maupun portal web interaktif.
Sektor penyuplai daya juga mendapatkan perhatian serius dari Anker. Perangkat ini mendukung pass-through Power Delivery (PD) hingga 100W melalui port USB-C khusus. Dari total daya 100W yang masuk, dock mengalokasikan 20W untuk mengoperasikan sistem internal dan seluruh port terhubung, sementara sisa daya maksimum 80W disalurkan langsung untuk mengisi daya laptop terhubung. Kapasitas ini sudah sangat memadai untuk menopang daya MacBook Pro 14 inci maupun laptop gaming tipis modern.
Konektivitas 10-in-1 Lengkap dan Solusi Hemat Biaya
Selain port display dan daya, Anker Space Station menyediakan kelengkapan port yang sangat komprehensif. Pengguna mendapatkan dua slot kartu memori UHS-II (SD dan microSD) transfer tinggi, satu port USB-C 10 Gbps untuk data, tiga port USB-A (satu 10 Gbps dan dua 5 Gbps), serta satu port Ethernet 1 Gbps untuk koneksi internet kabel yang stabil. Keberadaan slot UHS-II menjadi bonus besar bagi fotografer yang sering memindahkan berkas mentah berukuran raksasa.
Jika dibandingkan dengan kompetitor di kelas premium seperti CalDigit TS4 yang dibanderol Rp6 jutaan lebih, Anker Space Station mampu menawarkan kapabilitas refresh rate 240Hz serupa dengan harga sepertiganya. Meskipun mengorbankan protokol Thunderbolt dan kemampuan daisy-chain banyak monitor, pendekatan Anker yang mengandalkan USB-C standar memberikan efisiensi biaya luar biasa tanpa mengorbankan fungsi krusial bagi mayoritas pengguna desktop harian.
Harga dan Estimasi Peluncuran di Indonesia
Anker Space Station dijadwalkan mulai dijual secara resmi di pasar China pada 10 September mendatang dengan harga kisaran Rp1,5 jutaan hingga Rp1,6 jutaan (di bawah $90). Loncatan teknologi ini terasa sangat masif jika dibandingkan dengan seri lawas Anker PowerExpand 9-in-1 yang dahulu hanya mendukung dual display 4K 30Hz dan daya pengisian 60W.
Mengingat Anker memiliki basis konsumen dan distributor resmi yang kuat di Indonesia, besar kemungkinan docking station pintar ini akan diboyong ke Tanah Air dalam waktu dekat. Bagi konsumen yang sedang mencari hub desktop serba bisa dengan dukungan monitor gaming 240Hz tanpa bikin kantong bolong, Anker Space Station adalah gawai yang sangat layak untuk ditunggu.



