Cube memperkenalkan Stereo Hybrid ONE22 SLX 800 FE 2027, sepeda listrik full-suspension yang menggabungkan kemampuan e-MTB dengan perlengkapan komuter harian. Model ini membawa motor tengah Bosch bertorsi hingga 120 Nm, baterai besar 800 Wh, sistem transmisi Shimano XT 12-speed, serta paket perlengkapan Fully Equipped sejak dari pabrik.
Berbeda dari e-MTB biasa yang sering mengharuskan pemilik membeli aksesori tambahan, varian FE sudah dilengkapi spatbor depan-belakang, lampu terintegrasi, standar samping, dan rak belakang. Konsepnya cukup jelas: satu sepeda untuk perjalanan perkotaan, rute akhir pekan, hingga bikepacking ringan, meski bobot dan harganya membuatnya bukan pilihan paling sederhana untuk semua pengguna.
Perpaduan E-MTB dan Sepeda Komuter
Cube Stereo Hybrid ONE22 SLX 800 FE 2027 pada dasarnya adalah e-MTB dengan suspensi penuh yang diberi perlengkapan untuk penggunaan sehari-hari. Suspensi Fox menawarkan travel 120 mm di bagian depan dan belakang, sehingga sepeda ini lebih siap menghadapi jalan berlubang, jalur berbatu, maupun turunan teknis ringan dibandingkan e-bike urban dengan fork kaku.
Perlengkapan komuternya juga cukup lengkap. Spatbor membantu mengurangi cipratan air, sementara lampu terintegrasi meningkatkan visibilitas saat pagi atau malam. Rak belakang dirancang terutama untuk pannier, bukan membawa muatan besar seperti boks atau crate. Cube juga tidak menyertakan chain guard, sehingga pengguna yang rutin memakai pakaian kerja perlu lebih berhati-hati terhadap rantai dan kotoran.
Motor Bosch 120 Nm dan Baterai 800 Wh
Daya tarik terbesar sepeda ini ada pada unit penggerak Bosch dengan torsi maksimum 120 Nm. Angka tersebut menunjukkan kemampuan dorong yang sangat kuat ketika menghadapi tanjakan, membawa perlengkapan, atau melintasi permukaan off-road. Dalam penggunaan nyata, motor bertorsi besar dapat mengurangi kebutuhan mengayuh keras, terutama ketika sepeda membawa beban tambahan di rak belakang.
Baterai 800 Wh juga menjadi modal penting untuk perjalanan panjang. Kapasitas sebesar ini berpotensi memberikan jarak tempuh lebih jauh dibandingkan e-bike dengan baterai sekitar 400-600 Wh, walaupun hasil akhirnya tetap bergantung pada bobot pengendara, mode bantuan, kontur jalan, tekanan ban, dan temperatur. Layar Bosch Purion 200 menampilkan informasi dasar, serta dapat dipasangkan dengan layar tambahan untuk kebutuhan navigasi.
Komponen Berkualitas untuk Jalur Menanjak
Cube memasangkan motor Bosch tersebut dengan derailleur Shimano XT 12-speed. Banyaknya pilihan rasio membantu pengendara menjaga ritme kayuhan di tanjakan maupun saat melaju di jalan datar. Sistem ini juga lebih sesuai untuk sepeda serbaguna yang harus menghadapi perubahan medan, bukan sekadar perjalanan lurus di aspal.
Untuk pengereman, tersedia rem cakram hidraulis Shimano dengan rotor besar 203 mm di roda depan dan belakang. Konfigurasi ini memberikan daya henti yang lebih meyakinkan ketika sepeda melaju dengan bobot total tinggi. Namun, seluruh komponen tersebut ikut berkontribusi pada bobot 28,3 kg. Angka ini masih masuk akal untuk e-MTB aluminium full-suspension dengan baterai 800 Wh dan aksesori lengkap, tetapi akan terasa merepotkan ketika sepeda harus dinaikkan ke tangga atau rak mobil.
Harga dan Kesimpulan: Sangat Serbaguna, tetapi Tidak Ringan
Cube Stereo Hybrid ONE22 SLX 800 FE 2027 dibanderol sekitar Rp77 jutaan, berdasarkan harga ritel Eropa €4.399 dan asumsi kurs Rp17.500 per euro. Harga tersebut menempatkannya di kelas premium, tetapi sebagian nilainya datang dari kombinasi motor Bosch bertenaga, baterai besar, suspensi Fox, transmisi Shimano XT, dan perlengkapan komuter yang sudah termasuk.
Sepeda ini paling menarik bagi pengguna yang ingin menjadikan e-bike sebagai kendaraan serbaguna: dipakai menuju kantor pada hari kerja, membawa pannier untuk perjalanan, lalu menjajal jalur tanah pada akhir pekan. Sebaliknya, komuter yang hanya membutuhkan kendaraan ringan untuk jarak pendek kemungkinan lebih cocok memilih e-bike urban yang lebih sederhana, lebih ringan, dan jauh lebih terjangkau. Cube menawarkan fleksibilitas tinggi, tetapi pembeli harus menerima konsekuensi berupa bobot besar, kebutuhan perawatan lebih kompleks, dan harga premium.


