Ubiquiti Networks resmi memperkenalkan perangkat jaringan portabel terbarunya, UniFi Travel Router Long-Range, yang dibanderol sekitar Rp1,7 jutaan ($99). Router saku ini hadir dengan pembaruan signifikan berupa antena lipat fleksibel yang dirancang khusus untuk menjaga koneksi internet tetap stabil meski berada di area dengan jangkauan sinyal lemah, seperti kamar hotel atau ruang kerja komunal. Menariknya, antusiasme konsumen yang begitu tinggi membuat stok perdananya langsung ludes terjual sesaat setelah diumumkan.
Kebutuhan para pekerja jarak jauh (digital nomad) dan pelancong bisnis akan jaringan pribadi yang aman sekaligus andal menjadi pemicu utama larisnya perangkat ini. Mengingat jaringan WiFi publik di penginapan kerap mengalami masalah interferensi dan jarak pemancar yang terlalu jauh, kehadiran solusi penguat jangkauan fisik menjadi daya tarik yang sangat dinantikan.
Solusi Jangkauan Sinyal Lewat Desain Antena Lipat
Peningkatan terbesar pada UniFi Travel Router Long-Range terletak pada modul antena eksternal yang dapat dilipat rapi saat disimpan. Desain ini memungkinkan pengguna mengarahkan antena demi menangkap sinyal nirkabel hotel atau kafe yang berada di batas jangkauan. Meski Ubiquiti tidak merinci secara spesifik angka peningkatan desibel (dBi) dibandingkan generasi sebelumnya, keberadaan antena fisik terbukti secara teknis mampu mengurangi latensi dan menjaga paket data tetap utuh pada kondisi sinyal marjinal.
Varian standar UniFi Travel Router yang dirilis pada akhir 2025 mengandalkan antena internal. Kehadiran varian Long-Range ini memberikan alternatif bagi pelancong yang kerap bepergian ke lokasi dengan infrastruktur jaringan yang kurang optimal, tanpa harus membawa perangkat jaringan berukuran besar.
Konektivitas Lengkap dan Pengelolaan Mandiri
Di balik desain fisiknya yang ringkas, router ini mempertahankan fondasi spesifikasi yang solid. UniFi Travel Router Long-Range mendukung standar nirkabel 802.11ac (WiFi 5) dengan kecepatan transfer data hingga 867 Mbit/s. Penggunaan protokol WiFi 5 dinilai masih sangat memadai untuk aktivitas produktivitas harian, streaming video berdefinisi tinggi, maupun panggilan konferensi video saat bepergian.
Untuk konektivitas fisik, Ubiquiti menyematkan dua buah port Ethernet gigabit yang berfungsi sebagai WAN dan LAN, memudahkan integrasi kabel jika kamar hotel menyediakan soket jaringan lokal. Terdapat pula port USB Type-C tambahan yang mendukung fitur USB tethering, memungkinkan pengguna membagikan koneksi modem seluler atau data smartphone secara langsung ke seluruh ekosistem gadget mereka. Di bagian atas bodi, terdapat layar status LCD monokrom kecil untuk memantau aktivitas jaringan secara seketika.
Manajemen Daya dan Ketersediaan Stok
Perlu diperhatikan bahwa UniFi Travel Router Long-Range tidak dibekali baterai terintegrasi di dalamnya. Perangkat ini membutuhkan pasokan daya eksternal melalui port USB Type-C dengan spesifikasi minimal 5V 2A, yang dapat ditenagai menggunakan power bank atau kepala pengisi daya smartphone biasa. Untuk kemudahan konfigurasi awal di lapangan, Ubiquiti menyertakan chip Bluetooth bawaan sehingga pengaturan jaringan dapat diselesaikan dalam hitungan menit lewat aplikasi UniFi di smartphone.
Dengan banderol sekitar Rp1,7 jutaan ($99), perangkat ini terpaut selisih sekitar Rp350 ribuan dari versi standarnya yang dijual seharga Rp1,4 jutaan ($79). Hingga kini, Ubiquiti belum mengumumkan jadwal restock resmi untuk versi Long-Range, sementara model standar masih tersedia di beberapa kanal distribusi global.

