Ubiquiti Rilis Enterprise Campus Switch Core Berkecepatan 3,2 Tbps

Ubiquiti resmi merilis Enterprise Campus Switch Core seharga Rp95 jutaan dengan throughput 3,2 Tbps dan port 100G untuk jaringan korporat skala besar.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Minggu, 6 September 2026 pukul 00.02
Ubiquiti Enterprise Campus Switch Core 3,2 Tbps 100G Layer 3
Ubiquiti Enterprise Campus Switch Core hadir dengan 32 port QSFP28 100G dan fitur redundansi catu daya hot-swappable.
Ubiquiti

Ubiquiti baru saja memperkuat portofolio infrastruktur kawasannya dengan meluncurkan Enterprise Campus Switch Core terbaru yang menawarkan throughput fantastis hingga 3,2 Tbit/s. Dibanderol dengan estimasi harga mulai dari Rp95,4 jutaan ($5.393) untuk varian tertinggi, perangkat jaringan Layer 3 berukuran 1U rackmount ini dirancang khusus sebagai tulang punggung (core switch) pada instalasi pusat data maupun jaringan korporat berskala besar yang membutuhkan ketersediaan tinggi (high availability).

Langkah strategis ini menandai keseriusan Ubiquiti dalam merambah segmen enterprise kelas atas untuk menantang dominasi pemain kawakan seperti Cisco dan Aruba. Selain menghadirkan varian utama berkecepatan 3,2 Tbps, vendor perangkat jaringan ternama ini juga menyediakan opsi SFP28 dengan throughput 1,8 Tbit/s yang dilepas ke pasaran dengan harga sekitar Rp76,3 jutaan ($4.314).

Arsitektur Monster dengan Bandwidth Internal Luas

Secara teknis, Ubiquiti Enterprise Campus Switch Core mengusung spesifikasi hardware yang sangat impresif di kelasnya. Perangkat ini memiliki kapasitas switching internal hingga 6,4 Tbit/s dengan total non-blocking throughput mencapai 3,2 Tbit/s. Performa monster ini diproyeksikan mampu menangani Lalu Lintas data padat tanpa bottleneck, bahkan saat seluruh port beroperasi dalam beban puncak.

Untuk mengakomodasi kompleksitas segmentasi jaringan korporasi, switch core ini sanggup mengelola hingga 1.000 VLAN aktif serta menampung hingga 128.000 alamat MAC. Kombinasi kapasitas tabel MAC yang luas dan throughput raksasa ini menjadikan perangkat sangat ideal bagi lingkungan kampus, rumah sakit, maupun kantor pusat enterprise yang memiliki puluhan ribu perangkat terhubung secara bersamaan.

Sistem Redundansi Tinggi dan Dukungan MC-LAG

Menyadari pentingnya keandalan tanpa henti (zero downtime) pada skala enterprise, Ubiquiti melengkapi switch ini dengan teknologi Multi-Chassis Link Aggregation (MC-LAG). Fitur ini memungkinkan dua unit switch digabungkan secara logis untuk memberikan redundansi tingkat tinggi sekaligus pembagian beban (load balancing) secara otomatis. Jika salah satu switch mengalami kendala, lalu lintas data akan langsung dialihkan ke switch pasangan tanpa menginterupsi koneksi pengguna.

Sistem pendinginan dan daya juga dirancang dengan pendekatan toleransi kesalahan tinggi (fault tolerance). Pada bagian belakang sasis 19 inci full-depth ini, Ubiquiti menyematkan dua unit catu daya (PSU) hot-swappable serta lima unit kipas pendingin hot-swappable. Artinya, teknisi jaringan dapat mengganti komponen PSU atau kipas yang rusak secara langsung tanpa perlu mematikan perangkat utama.

Konektivitas Fleksibel 100G dan Manajemen Etherlighting

Varian utama switch ini dilengkapi dengan 32 port QSFP28 bertipe high-density. Port-port tersebut bersifat fleksibel karena dapat dikonfigurasi untuk berjalan pada kecepatan 100GbE maupun 40GbE sesuai kebutuhan infrastruktur yang ada. Ubiquiti juga menyediakan aksesori pendukung berupa kabel Direct-Attached Copper (DAC) seharga Rp619 ribuan ($35) serta modul transceiver optik yang dijual pada rentang Rp2,9 jutaan hingga Rp5,2 jutaan ($169–$299).

Proses integrasi atau adoption switch ini ke dalam ekosistem UniFi wajib dilakukan melalui port QSFP28. Perlu dicatat bahwa port Out-of-Band (OOB) Management yang ada di bagian belakang tidak bisa digunakan untuk proses adoption awal. Namun untuk kebutuhan pemeliharaan langsung di lokasi (on-site troubleshooting), Ubiquiti tetap menyediakan port konsol RJ45 serta layar sentuh status berukuran ringkas di panel depan untuk memantau indikator operasional secara real-time.

Analisis Nilai Kompetitif dan Target Pasar

Dengan harga Rp95,4 jutaan ($5.393)—yang sudah mencakup biaya komponen memori sebesar Rp6,9 jutaan ($394)—Ubiquiti menawarkan nilai ekonomi yang sangat kompetitif di segmen switch core 100G enterprise. Dibandingkan dengan solusi kompetitor yang kerap membebani konsumen dengan lisensi perangkat lunak tahunan yang mahal, pendekatan UniFi yang bebas biaya lisensi menjadi daya tarik tersendiri bagi manajer IT.

Kehadiran Enterprise Campus Switch Core ini membuktikan transformasi UniFi dari sekadar penyedia perangkat Wi-Fi rumahan dan UMKM menjadi penyedia infrastruktur jaringan kelas berat. Bagi perusahaan yang sedang melakukan modernisasi jaringan menuju arsitektur 100G, lini produk terbaru dari Ubiquiti ini menawarkan opsi rasional antara performa tinggi, kemudahan manajemen, dan efisiensi anggaran belanja modal (CapEx).

💬

FAQ: Tanya Jawab Seputar Ubiquiti Rilis Enterprise Campus Switch Core Berkecepatan 3,2 Tbps

Ringkasan jawaban cepat seputar estimasi harga, jadwal rilis, spesifikasi, dan kelayakan beli.

Q1Berapa estimasi harga Ubiquiti Enterprise Campus Switch Core di Indonesia?
Varian tertinggi dengan port QSFP28 dibanderol sekitar Rp95,4 jutaan ($5.393), sedangkan varian SFP28 dijual seharga Rp76,3 jutaan ($4.314).
Q2Kapan perangkat switch korporat ini mulai tersedia?
Ubiquiti sudah mulai memasarkan lini switch generasi terbaru ini secara global melalui kanal distribusi resmi perusahaan.
Q3Apa keunggulan utama dari switch core terbaru Ubiquiti ini?
Keunggulan utamanya mencakup throughput raksasa 3,2 Tbps, dukungan 32 port 100G QSFP28, redundansi daya ganda hot-swappable, serta fitur MC-LAG untuk toleransi kesalahan jaringan.

Eksplorasi Seri & Berita Ubiquiti Lainnya

Kumpulan ulasan mendalam, bocoran, dan kabar terbaru seputar Ubiquiti.

Lihat Semua Ubiquiti
TERKAIT

TERKAIT