Kebutuhan akan penyimpanan data berkapasitas raksasa kini tidak lagi sebatas menyimpan berkas multimedia atau dokumen pekerjaan biasa. Maraknya pengolahan model kecerdasan buatan (AI) secara lokal menuntut perangkat penyimpanan terhubung jaringan (Network Attached Storage/NAS) memiliki daya pemrosesan layaknya sebuah server atau workstation mini. Minisforum menjawab tantangan tersebut dengan memperkenalkan N5 Max-P495, sebuah NAS kelas atas yang dirancang khusus untuk beban kerja ekstrem.
Berbeda dari NAS tradisional yang umumnya mengandalkan prosesor hemat daya ala kadarnya, Minisforum menyuntikkan unit pemroses gabungan (APU) papan atas dari lini AMD Gorgon Halo, yaitu Ryzen AI Max+ Pro 495. Hasilnya, perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai gudang data terpusat, melainkan juga sanggup mengeksekusi model AI berukuran besar tanpa bantuan kartu grafis diskrit tambahan.
Lonjakan RAM Hingga 196GB untuk Alokasi VRAM Raksasa
Peningkatan paling mencolok pada N5 Max-P495 dibanding varian pendahulunya terletak pada dukungan memori utama. Prosesor AMD Ryzen AI Max+ Pro 495 yang tertanam di dalamnya mendukung kapasitas RAM LPDDR5X-8533 hingga 196GB. Sebagai pembanding, seri terdahulu yang ditenagai Ryzen AI Max+ 395 hanya mampu menampung memori hingga 128GB.
Daya tarik utama dari arsitektur Gorgon Halo ini adalah fleksibilitas alokasi memori bersama. Dari total memori 196GB tersebut, pengguna dapat mengalokasikan hingga 160GB khusus sebagai VRAM untuk unit pemroses grafis terintegrasi (iGPU) Radeon 8065S. Alokasi VRAM seluas ini sangat krusial bagi para peneliti data, pengembang perangkat lunak, maupun kreator konten yang sering menjalankan model bahasa besar (LLM) atau pemrosesan AI generatif lokal yang membutuhkan memori video berkapasitas ekstra besar.
Fleksibilitas Penyimpanan Data 200TB dan Konektivitas Melimpah
Meski menawarkan performa komputasi setara PC workstation, fungsi utama N5 Max-P495 sebagai media penyimpanan tetap menjadi prioritas. Perangkat ini dirancang sanggup menampung total kapasitas penyimpanan lokal hingga 200TB. Konfigurasi ruang simpan ini memanfaatkan kombinasi 5 slot hard disk (HDD) untuk kapasitas masif dan 5 slot SSD M.2 NVMe untuk transfer data berkecepatan tinggi atau kebutuhan caching.
Untuk menunjang pertukaran data lalu lintas jaringan, Minisforum menyematkan jajaran port kelengkapan yang tergolong sangat lengkap di kelasnya:
• 2x port USB4 v2 berkecepatan tinggi
• 1x port USB4 standar
• 1x port USB 3.2 Gen 2 Type-A dan 1x USB 2.0 Type-A
• 1x port internal USB 3.2 Gen 1 Type-A
• 2x port LAN 10GbE untuk koneksi jaringan super cepat
• 1x port HDMI 2.1 untuk output tampilan langsung ke layar
• Kehadiran dua port 10GbE memastikan transfer data berukuran ribuan gigabyte antar perangkat dalam jaringan lokal dapat berjalan sangat singkat.
Harga Premium untuk Segmentasi Profesional
Minisforum memang belum mengumumkan tanggal pasti ketersediaan maupun banderol resmi dari N5 Max-P495. Namun, melihat spesifikasi teknis dan segmentasi pasar yang dituju, perangkat ini dipastikan tidak dijual dengan harga murah.
Sebagai acuan, varian N5 Max terdahulu dengan RAM 128GB dijual dengan harga sekitar Rp65,5 jutaan ($3,699). Sementara versi RAM 64GB dibanderol pada kisaran Rp42,5 jutaan ($2,399). Dengan peningkatan ke RAM 196GB dan GPU terintegrasi yang lebih kencang, N5 Max-P495 diperkirakan akan berada di atas angka tersebut saat dijual secara publik kelak. Mengenai jadwal rilis resmi di Tanah Air, Minisforum belum memberikan informasi apakah perangkat sistem penyimpanan ini akan diboyong secara resmi.



