Meskipun Apple belum secara resmi memperkenalkan iPhone Ultra layar lipat yang telah lama dinantikan publik, produsen kustomisasi barang mewah asal Rusia, Caviar, sudah mencuri start. Caviar secara mengejutkan memamerkan wujud buatan mereka untuk lini flagship masa depan tersebut, lengkap dengan balutan material bernilai ratusan juta rupiah.
Melalui varian terbarunya yang diberi nama Liquid Metal, Caviar mengubah tampilan luar ponsel lipat tersebut dengan material perak murni. Langkah berani ini menarik perhatian para pengagum teknologi dan kolektor barang mewah di seluruh dunia, mengingat gawai dasarnya sendiri bahkan belum menyapa panggung resmi Apple.
Desain Skulptural Berbahan Perak Murni 925
Caviar merancang sasis khusus Liquid Metal ini untuk memberikan kesan logam cair yang membeku di tengah pergerakan. Bodi belakang standar diganti total dengan panel kustom yang ditempa dari perak murni 925 sterling silver. Permukaannya dibuat dengan teknik sculptural relief berbobot mantap serta dipoles hingga mencapai kilau cermin tinggi (high mirror polish). Hasilnya, timbul efek riak air raksa yang akan memantulkan cahaya secara bergelombang tergantung sudut penglihatan.
Tidak hanya bagian panel belakang, ikonik logo Apple pun ikut dirombak. Caviar mengganti logo apel berhak cipta tersebut dengan lambang tiga dimensi yang juga dicetak khusus dari perak murni. Berbeda dari mahakarya Caviar sebelumnya yang sering kali dipenuhi taburan berlian berlebih, pecahan meteorit, atau ukiran emas rumit, desain Liquid Metal ini justru tampil lebih minimalis namun tetap memancarkan kemewahan kelas atas.
Pendekatan ini mencerminkan seni patung logam kontemporer ketimbang sekadar perhiasan gawai tradisional. Penekanan pada tekstur alami perak dan sifat reflektifnya memberikan karakter modern yang elegan tanpa mengorbankan fungsionalitas estetika tinggi.
Harga Fantastis dan Kelangkaan Ekstrem
Tingkat pengerjaan manual yang rumit dan penggunaan logam mulia tentu menuntut harga yang sangat fantastis. Varian terendah Liquid Metal iPhone Ultra dengan kapasitas penyimpanan 256GB dibanderol mulai dari Rp301,4 jutaan ($18.840). Nilai ini berkali-kali lipat dari estimasi harga retail resmi smartphone tertinggi besutan Apple sekalipun.
Untuk menjaga nilai eksklusivitasnya di mata jutaan konsumen global, Caviar membatasi produksi Liquid Metal hanya sebanyak 17 unit di seluruh dunia. Setiap pembeli akan menerima unit dalam kotak kemasan premium berlogo khusus, yang dilengkapi dengan aksesori pelengkap berupa kunci bersepuh emas murni 24 karat sebagai bukti autentisitas keaslian karya.
Antara Karya Seni Mewah dan Rumor Spesifikasi Hardware
Walaupun rekaan 3D dan model fisik buatan Caviar memberikan gambaran yang sangat jelas mengenai proporsi dimensi serta struktur engsel ponsel lipat ini, spesifikasi komponen internal di dalamnya masih menjadi misteri. Apple sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait eksistensi maupun jeroan hardware iPhone Ultra tersebut.
Konsumen dan pengamat teknologi masih harus menunggu gelaran acara peluncuran resmi Apple yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Hanya saat itulah publik bisa melihat bagaimana bentuk standar iPhone Ultra versi pabrikan resmi tanpa balutan perak ratusan juta rupiah, sekaligus menguji fungsionalitas sebenarnya dari layar lipat Apple tersebut.