iPhone Ultra Lipat Pukau Penguji Awal, Tapi Ada Kompromi Fitur

Bocoran terbaru mengungkap penguji awal sangat terkesan dengan iPhone Ultra lipat besutan Apple, meski smartphone super mahal ini punya satu kekurangan.

Penulis: Hana Lee
Tanggal: Senin, 24 Agustus 2026 pukul 09.07
Bocoran desain iPhone Ultra lipat dengan layar lipat modern
iPhone Ultra lipat dikabarkan sedang dalam pengujian internal Apple dengan respons awal yang positif dari penguji.
Apple

Rumor mengenai ponsel lipat besutan Apple kembali memanas di industri teknologi. Menurut laporan terbaru dari jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, sejumlah penguji awal yang berkesempatan mencoba prototipe iPhone Ultra lipat dikabarkan sangat terkesan dengan performa serta desain fisik perangkat misterius tersebut. Pengujian internal ini menandai langkah serius Apple dalam memasuki segmen smartphone lipat yang selama ini didominasi oleh produsen Android.

Meskipun identitas para penguji awal tersebut dirahasiakan, rekam jejak Gurman yang tergolong akurat dalam membocorkan rencana internal Apple memberikan bobot tersendiri pada laporan ini. Umpan balik yang positif ini berfokus pada rasa nyaman saat perangkat digenggam, ketahanan engsel, hingga optimalisasi antarmuka pengguna yang dirancang khusus untuk layar berukuran besar.

Desain Ergonomis dan Ketahanan Engsel Jadi Sorotan Utama

Ilustrasi csm apple iphone ultra foldable dummy f7146a8945 iPhone Ultra Lipat Pukau Penguji Awal, Tapi Ada Kompromi Fit
Detail tampilan dan desain iPhone Ultra Lipat Pukau Penguji Awal, Tapi Ada Kompromi Fit. (Foto: Apple)

Dalam buletin PowerOn terbarunya, Gurman mengungkapkan bahwa para penguji merasa sangat puas dengan profil fisik dari iPhone Ultra lipat. Perangkat ini dinilai pas di dalam saku dan tetap nyaman digunakan dengan satu tangan saat dilipat. Penguji juga memberikan pujian tinggi pada keandalan mekanisme engsel dan daya tahan bodi secara keseluruhan, dua sektor yang selama ini menjadi kekhawatiran terbesar konsumen terhadap ponsel lipat.

Dari segi aspek rasio, Apple kabarnya mengambil pendekatan bentuk melebar (wide form factor), serupa dengan konsep yang diusung oleh Samsung pada Galaxy Z Fold 8 yang dibanderol mulai Rp30,3 jutaan ($1.899,99). Menurut bocoran industri, iPhone lipat ini akan dibekali layar luar berukuran 5,5 inci dan layar dalam sekitar 7,8 inci. Saat dalam posisi terlipat, ketebalannya diperkirakan hanya sekitar 9,4 mm, menjadikannya salah satu ponsel lipat paling tipis di kelasnya.

Multitasking ala iPadOS dan Otak A20 Pro

Ilustrasi csm apple iphone ultra foldable render c6f9379702 iPhone Ultra Lipat Pukau Penguji Awal, Tapi Ada Kompromi Fit
Detail tampilan dan desain iPhone Ultra Lipat Pukau Penguji Awal, Tapi Ada Kompromi Fit. (Foto: Apple)

Sektor perangkat lunak juga menjadi daya tarik utama yang menuai pujian dari para penguji. Apple dilaporkan mengembangkan antarmuka khusus yang memanfaatkan fleksibilitas layar dalam 7,8 inci dengan mengadaptasi kemampuan pemrosesan multitasking bergaya iPadOS. Fitur ini memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan dengan transisi yang sangat mulus.

Dapur pacu perangkat ini diprediksi akan ditenagai oleh chipset generasi mendatang, A20 Pro, yang menjamin efisiensi daya dan performa komputasi tingkat tinggi. Integrasi erat antara hardware canggih dan sistem operasi khas Apple diharapkan dapat menetapkan standar baru untuk pengalaman produktivitas pada smartphone lipat.

Harga Lebih dari Rp32 Jutaan Tanpa Kamera Telefoto?

Meski sebagian besar tanggapan awal sangat positif, ada satu kompromi besar yang berpotensi memicu perdebatan di kalangan calon pembeli. Laporan tersebut menyebutkan bahwa iPhone Ultra lipat hanya akan dibekali sistem kamera ganda 48 MP, tanpa menyertakan lensa telefoto dedicated.

Absennya lensa zoom optik pada perangkat yang diperkirakan bakal dijual dengan harga fantastis melebihi Rp32 jutaan ($2.000+) tentu menjadi hal yang sulit diterima oleh sebagian penggemar setia Apple. Pasalnya, lini iPhone kasta atas telah menyertakan lensa telefoto selama hampir satu dekade. Bagi konsumen yang mengincar kemampuan fotografi maksimal, keputusan Apple ini bisa menjadi poin pertimbangan utama sebelum merogoh kocek lebih dalam.

TERKAIT

TERKAIT