Bocoran Motherboard iPhone Lipat Beredar, Pakai Chipset A20 Pro?

Bocoran komponen fisik iPhone lipat (iPhone Ultra) beredar di media sosial. Mengusung rancangan chip A20 Pro tipis dengan perkiraan harga Rp32 jutaan.

Penulis: Hana Lee
Tanggal: Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 09.00
Bocoran rancangan motherboard iPhone lipat dengan chipset A20 Pro
Ilustrasi komposit sirkuit motherboard yang diduga milik gawai lipat Apple iPhone Ultra.
Apple

Rumor mengenai kehadiran smartphone lipat besutan Apple semakin memanas mendekati kuartal ketiga tahun ini. Sebuah unggahan video pendek dan gambar di platform X (dahulu Twitter) dari akun @LusiRoy7 mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta teknologi. Bocoran tersebut menampilkan bentuk fisik papan utama (motherboard) yang diklaim sebagai sirkuit komputasi dari gawai layar lipat perdana Apple, yang selama ini kerap diisukan dengan nama iPhone Ultra atau iPhone Fold.

Komponen sirkuit ini menjadi pusat perhatian karena memuat potongan prosesor generasi masa depan yang diduga kuat sebagai chipset A20 Pro. Berbeda dari sekadar gambar konsep tiga dimensi atau paten kertas yang sering kali hanya menjadi pemanis rumor, temuan ini menjadi salah satu penampakan fisik awal yang memperlihatkan secara gamblang bagaimana Apple merancang tata letak komponen dalam bodi perangkat lipat yang menuntut efisiensi ruang secara ekstrem.

Teknologi Chipset A20 Pro: Solusi Bodi Tipis dan Manajemen Suhu

Dalam gambar komposit hasil rekonstruksi visual tersebut, terlihat jelas bahwa inti prosesor (SoC die) dan memori RAM (DRAM) diletakkan secara berdampingan (side-by-side). Rancangan sirkuit ini memanfaatkan teknologi perutean antar-komponen yang disebut Redistribution Layer (RDL), alih-alih menggunakan arsitektur penumpukan komponen berbasis interposer silikon yang umumnya lebih tebal. Pendekatan RDL memungkinkan jalur koneksi listrik dialirkan langsung di atas permukaan kemasan chip secara presisi.

Bagi calon pengguna, penerapan arsitektur RDL pada sirkuit iPhone lipat membawa manfaat nyata yang cukup signifikan. Pertama, profil modul chip menjadi jauh lebih pipih sehingga bodi smartphone bisa dirancang se-ramping mungkin saat dilipat. Kedua, peletakan komponen yang menyamping memperluas area pelepasan panas (thermal dissipation). Tata letak ini menjadi solusi atas masalah utama pada smartphone layar lipat, di mana ruang internal yang amat terbatas kerap memicu penurunan performa akibat suhu panas berlebih saat digunakan bekerja berat.

Skeptisisme Bocoran dan Estimasi Harga Fantastis

Meskipun bocoran sirkuit ini terkesan sangat mendalam, para pembeli dan penggemar gadget dianjurkan untuk tetap bersikap kritis. Gambar yang beredar diproses menggunakan pembersihan citra berbasis AI dari rekaman video aslinya. Proses pengolahan AI sering kali menghasilkan artefak atau salah merender teks mikro yang kabur pada bagian komponen. Apalagi, tidak tampak adanya ukiran logo khas Apple, kode komponen resmi, maupun nomor seri pabrikan pada penutup pelindung logam papan sirkuit tersebut.

Jika rumor ini nantinya terbukti akurat, perangkat yang dirumorkan bernama iPhone Ultra ini berpotensi menjadi salah satu smartphone paling mahal di pasar global. Analis industri memprediksi gawai lipat ini baru akan diperkenalkan paling cepat pada September mendatang dengan estimasi harga awal berada di kisaran Rp32 jutaan (di atas $2.000). Harga yang tergolong tinggi tersebut tentu menjadi faktor pertimbangan besar bagi konsumen sebelum memutuskan untuk meminang inovasi layar lipat pertama dari Apple ini.

TERKAIT

TERKAIT