Lenovo kembali mendobrak pasar komputer desktop All-in-One (AIO) melalui peluncuran resmi ThinkCentre X AIO Aura Edition di wilayah Amerika Utara, melengkapi ekspansi globalnya setelah sebelumnya menyapa pasar Asia, Eropa, dan Oseania. Mengusung pendekatan desain yang sangat tidak biasa, desktop AIO premium ini dibanderol dengan harga sekitar Rp40,5 jutaan ($2.289) dan dibekali dengan jeroan prosesor Intel generasi terbaru dari keluarga Panther Lake.
Di saat mayoritas produsen komputer AIO seperti Apple dengan iMac bertahan pada format layar horizontal konvensional, Lenovo memilih jalur yang lebih berani. ThinkCentre X AIO Aura Edition hadir sebagai jawaban bagi para profesional modern yang membutuhkan ruang kerja vertikal lebih lapang tanpa harus repot menyusun dua monitor secara manual di atas meja kerja mereka.
Layar Unik Rasio 16:18: Solusi Multitasking Vertikal Maksimal
Daya tarik utama dari Lenovo ThinkCentre X AIO Aura Edition tak lain terletak pada panel layarnya yang berbentuk unik. Mengusung ukuran diagonal 27,6 inci, layar berpanel IPS ini menawarkan rasio aspek 16:18 yang membuatnya lebih tinggi daripada lebarnya. Resolusi yang diusungnya terbilang sangat tajam, yakni 2.560 x 2.880 piksel, yang secara praktis setara dengan menumpuk dua monitor resolusi Quad HD di atas satu sama lain.
Karakteristik visual layar ini dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi kerja atau produktivitas tinggi. Bagi kalangan koder atau pemrogram, editor teks, analis data dengan lembar kerja luas, hingga kreator konten yang membutuhkan linimasa video memanjang ke bawah, rasio vertikal ini memberikan ruang pandang yang jauh lebih intuitif. Pengguna dapat membuka dua aplikasi dalam ukuran penuh secara vertikal tanpa merasa sesak.
Dari segi kualitas visual, panel ini mencakup 98% cakupan warna DCI-P3 yang menjamin akurasi warna mumpuni untuk kebutuhan penataan grafis dasar. Kendati demikian, spesifikasi layarnya terasa standar untuk kebutuhan multimedia berat, dengan tingkat kecerahan puncak 300 nits, refresh rate 60 Hz, dan waktu tanggap (response time) 14 ms. Ini menegaskan bahwa segmen utama perangkat ini adalah produktivitas profesional, bukan gaming kompetitif.
Spesifikasi Performa Berorientasi Masa Depan
Di balik desain fisiknya yang tak biasa, Lenovo menyematkan dapur pacu yang sangat bertenaga dan efisien. Desktop AIO ini ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 5 325, sebuah chip 8-core dari arsitektur teranyar Intel Panther Lake. Prosesor ini dirancang untuk memberikan kinerja komputasi harian yang responsif sekaligus efisiensi daya yang optimal untuk sistem berukuran ringkas.
Menopang performa komputasinya, Lenovo melengkapi varian ini dengan memori RAM sebesar 16 GB LPDDR5X yang berjalan pada kecepatan ultra-tinggi 8533 MHz. Sektor penyimpanannya mengandalkan SSD PCIe Gen 4 M.2 2280 berkapasitas 512 GB, memberikan kecepatan akses data dan booting sistem operasi yang sangat instan. Untuk konektivitas nirkabel, perangkat ini sudah dibekali teknologi terdepan berupa Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.
Harga dan Ketersediaan Pasar Global
Sistem ini dipasarkan dalam konfigurasi spesifikasi tunggal di wilayah Amerika Utara dengan label harga sekitar Rp40,5 jutaan ($2.289). Sementara untuk wilayah Kanada, perangkat ini dilepas seharga sekitar Rp36,8 jutaan (CAD 3,179). Penjualan ini menandai ketersediaan penuh ThinkCentre X AIO Aura Edition di seluruh dunia setelah debut perdana di pasar global beberapa waktu lalu.
Bagi konsumen yang mendambakan meja kerja bersih (clean desk setup) namun membutuhkan fleksibilitas produktivitas layar vertikal, Lenovo ThinkCentre X AIO Aura Edition menawarkan solusi terintegrasi yang sangat langka di pasaran. Meskipun harganya tergolong di kelas premium dan pilihan konfigurasi memori internalnya masih terbatas, inovasi bentuk layar serta penggunaan chip Intel Panther Lake menjadikan perangkat ini salah satu AIO paling futuristik saat ini.



