Kebutuhan akan komputer meja berukuran ringkas kini semakin diminati, terutama bagi pekerja yang mendambakan ruang kerja minimalis tanpa kabel berserakan. Menjawab kebutuhan tersebut, HP memperkenalkan lini komputer meja mini terbarunya, OmniDesk Mini. Perangkat ini hadir dengan dimensi kompak yang langsung mengingatkan pada bentuk Mac mini, namun dirancang khusus untuk ekosistem Windows.
Berbeda dari varian bertenaga Core Ultra yang sempat dipamerkan sebelumnya, edisi anyar OmniDesk Mini ini mengandalkan prosesor Intel Wildcat Lake non-Ultra. Kehadirannya menyasar pengguna harian hingga profesional yang mengutamakan efisiensi daya serta bodi hemat tempat untuk komputasi harian di ruang kerja terbatas.
Desain Ringkas dengan Sambungan Port Melimpah
Salah satu keunggulan utama dari OmniDesk Mini terletak pada efisiensi ruang. Dengan ukuran fisik hanya 5,12 x 5,12 x 1,89 inci, komputer mini ini mudah diletakkan di sudut meja kerja atau bahkan diselipkan di belakang monitor tanpa memakan banyak tempat.
Kendati bodinya sangat mungil, HP tidak memangkas kelengkapan colokan fisik. Sektor konektivitas justru menjadi nilai jual paling praktis bagi pengguna yang kerap menghubungkan banyak periferal sekaligus. HP melengkapi perangkat ini dengan deretan port yang sangat fungsional:
• 1 port USB 3.2 Gen 2 Type-C
• 2 port USB 3.2 Gen 2 Type-C yang mendukung DisplayPort 2.1
• 2 port USB 3.2 Gen 2 Type-A
• 1 port Ethernet LAN RJ-45
• 1 port HDMI untuk keluaran layar tambahan
• 1 colokan audio combo 3,5 mm
Kelengkapan dua port Type-C berfitur DisplayPort 2.1 memungkinkan setup multi-monitor beresolusi tinggi dapat tersambung secara rapi tanpa memerlukan adaptor tambahan yang merepotkan.
Opsi Dapur Pacu Intel Wildcat Lake dan Ekspansi Penyimpanan
Di sektor performa, HP menawarkan empat opsi konfigurasi utama. Varian dasar ditenagai oleh prosesor Intel Core 3 304 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X sebesar 8 GB. Sementara itu, untuk kebutuhan multitasking yang lebih berat, tersedia varian tertinggi dengan prosesor Intel Core 5 320 dan RAM 16 GB.
Perlu dicatat bahwa modul RAM pada perangkat ini tersolder permanen sehingga tidak dapat ditingkatkan di kemudian hari. Namun, HP memberikan keleluasaan besar di sektor media penyimpanan. OmniDesk Mini dibekali dua slot M.2 yang masing-masing mampu menampung SSD NVMe hingga kapasitas 8 TB, memberikan ruang lapang untuk arsip data proyek berukuran masif.
Untuk konektivitas nirkabel, pengguna dapat memilih opsi kartu jaringan hingga Wi-Fi 6E yang terintegrasi dengan Bluetooth 5.3 guna memastikan transfer data nirkabel dan sambungan periferal berjalan stabil.
Harga dan Jadwal Ketersediaan
HP OmniDesk Mini berbasis Intel Wildcat Lake hadir dalam rentang harga yang disesuaikan dengan kebutuhan performa pengguna. Varian dasar dengan Intel Core 3 304, RAM 8 GB, SSD 256 GB, dan Wi-Fi 6 dipasarkan mulai Rp14,2 jutaan ($799.99).
Sementara itu, varian tertinggi yang mengusung Intel Core 5 320 dengan RAM 16 GB dibanderol mulai Rp19,5 jutaan ($1,099). Hingga saat ini, perangkat baru tersedia untuk pasar global dan belum ada informasi resmi mengenai jadwal rilis di Indonesia.