Newzoo Tarik Ucapan soal Epic Games Store, Ada Apa?

Newzoo menjauh dari kritik analisnya terhadap Epic Games Store setelah Epic membantah klaim soal game gratis dan peluang bersaing dengan Steam.

Penulis: Yokoyama
Tanggal: Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 09.02
Epic Games Store dan persaingannya dengan Steam di pasar game PC
Epic Games Store menghadapi sorotan setelah Newzoo menarik jarak dari komentar kritis analisnya.
Epic Games

Epic Games Store sempat menjadi sasaran kritik tajam dari analis senior Newzoo. Dalam wawancara dengan PC Gamer, Emmanuel Rosier menyebut strategi toko digital milik Epic tidak berkelanjutan dan mengaku tidak melihat jalan yang jelas agar platform tersebut bisa pulih atau menandingi dominasi Steam.

Pernyataan itu segera menyebar luas, terutama karena Rosier menilai pengguna Epic Games Store hanya masuk untuk mengklaim game gratis tanpa benar-benar memainkannya. Namun, Epic Games kemudian membantah analisis tersebut dengan membawa data internalnya sendiri. Dalam waktu kurang dari sehari, Newzoo pun mengeluarkan penjelasan yang secara efektif menjauhkan perusahaan dari komentar analisnya.

Kritik Newzoo Berubah Menjadi Masalah Kredibilitas

Rosier sebelumnya berpendapat bahwa Steam sudah menjadi platform yang sulit digeser. Menurutnya, Epic memang mampu mendatangkan pengguna melalui program game gratis mingguan, tetapi pola tersebut lebih mirip aktivitas mengoleksi gim daripada membangun kebiasaan bermain dan berbelanja secara rutin.

Ia juga menilai Epic berusaha memenangkan terlalu banyak pertarungan sekaligus, mulai dari persaingan melawan Steam hingga konflik dengan Apple dan Google Play. Dari sudut pandang bisnis, strategi menghadapi banyak raksasa teknologi secara bersamaan dapat menguras sumber daya dan mengaburkan prioritas utama perusahaan.

Rosier bahkan menyebut Epic mungkin lebih kuat sebagai pengembang game daripada sebagai pemilik etalase digital. Ia menunjuk Fortnite sebagai contoh bisnis yang terlihat lebih terarah, dengan berbagai pembaruan dan eksperimen yang menurutnya membuat kondisi game tersebut lebih baik dibandingkan enam bulan atau satu tahun sebelumnya.

Newzoo Menegaskan Komentar Itu Bukan Analisis Resmi

Setelah kritik Epic Games muncul, Newzoo menerbitkan disclaimer yang menyatakan bahwa komentar Rosier merupakan penilaian pribadinya dan tidak didukung oleh data atau analisis resmi perusahaan. Klarifikasi ini penting karena jabatan Rosier sebagai direktur market intelligence membuat pernyataannya mudah dipersepsikan sebagai kesimpulan institusional.

Langkah tersebut membuat klaim yang telanjur viral kehilangan sebagian bobotnya. Newzoo bukan hanya mengoreksi konteks wawancara, tetapi juga secara tidak langsung mengakui bahwa pernyataan tersebut tidak seharusnya dianggap sebagai laporan riset resmi. Bagi perusahaan analitik, perbedaan antara opini individu dan temuan berbasis data merupakan hal yang sangat menentukan.

Di sisi lain, bantahan Epic tidak otomatis membuktikan bahwa semua tantangan Epic Games Store telah teratasi. Steam masih memiliki basis pengguna, ekosistem komunitas, fitur sosial, dan kebiasaan pembelian yang sangat kuat. Program game gratis dapat memperluas jangkauan, tetapi keberhasilannya tetap perlu diukur melalui frekuensi bermain, transaksi, retensi pengguna, serta penggunaan fitur toko lainnya.

Epic Games Store Masih Punya Ruang untuk Bertumbuh

Kontroversi ini menunjukkan bahwa menilai kesehatan sebuah toko game digital tidak cukup hanya dari jumlah pengguna atau banyaknya game yang diklaim. Data klaim memang dapat memperlihatkan daya tarik promosi, tetapi belum tentu menggambarkan berapa banyak pengguna yang kembali bermain, membeli gim, atau menjadikan platform tersebut sebagai pilihan utama.

Epic tetap memiliki beberapa aset penting. Fortnite memberi perusahaan basis komunitas besar, sementara kebijakan bagi hasil dan program eksklusivitas dapat menarik pengembang tertentu. Epic Games Store juga terus berupaya memperbaiki pengalaman pengguna, meski dampaknya terhadap posisi Steam belum bisa disimpulkan hanya dari satu wawancara atau satu set data.

Bagi konsumen PC, persaingan ini justru menguntungkan selama menghasilkan harga lebih kompetitif, promosi yang konsisten, dan layanan yang semakin matang. Namun, pernyataan Newzoo menjadi pengingat bahwa analisis industri harus dibaca bersama konteks, sumber data, dan batasan metodologinya. Untuk saat ini, Epic Games Store belum dapat disebut gagal, tetapi juga belum memiliki bukti kuat bahwa dominasi Steam akan segera terguncang.

TERKAIT

TERKAIT