VZMore, merek asal Jerman yang baru memasuki pasar mini PC, menyiapkan dua komputer mungil berperforma tinggi untuk segmen gaming dan komputasi berat. Model tersebut adalah AX9 Max dan AX9 Ultra, yang akan dipamerkan dalam ajang IFA Berlin.
Daya tarik utama AX9 Ultra terletak pada penggunaan AMD Ryzen AI Max+ 388 yang dipadukan dengan GPU terintegrasi Radeon 8060S. Kombinasi ini berpotensi menghadirkan performa grafis jauh di atas mini PC biasa, bahkan mendekati sejumlah laptop gaming dengan GPU diskret.
Radeon 8060S Jadi Senjata Utama AX9 Ultra
Ryzen AI Max+ 388 menggunakan delapan inti CPU Zen 5 penuh. Dalam pengujian sintetis, performanya disebut nyaris setara dengan Ryzen AI 9 HX 470 yang dipakai AX9 Max. Namun, keunggulan terbesar chip Strix Halo ini bukan hanya pada kemampuan prosesornya, melainkan pada konfigurasi grafis terintegrasi yang jauh lebih besar.
Radeon 8060S memiliki 40 Compute Units, sedangkan Radeon 890M pada platform AMD kelas atas lain hanya membawa 16 Compute Units. Perbedaan ini membuat Radeon 8060S diklaim sekitar 3,5 kali lebih kencang dalam sejumlah benchmark sintetis maupun pengujian gaming. Performanya bahkan disebut mampu menyaingi beberapa GPU laptop RTX 5070 yang bekerja dalam batas daya relatif rendah.
AX9 Max Sudah Dijual dengan Port Lengkap
Berbeda dari AX9 Ultra yang masih menunggu pengungkapan spesifikasi konektivitas, AX9 Max telah dipasarkan melalui situs resmi VZMore. Model ini memakai Ryzen AI 9 HX 470 dari keluarga Gorgon Point, prosesor 12 inti yang secara performa diperkirakan sangat dekat dengan Ryzen AI 9 HX 370.
Untuk konektivitas, AX9 Max menyediakan lima port USB 3.2 Gen 2 Type-A, dua USB4, dua USB 2.0 Type-A, serta sepasang HDMI 2.1. Mini PC ini juga dilengkapi dua port Ethernet 2,5G, slot SD 4.0, dan jack audio 3,5 mm. Susunan tersebut membuatnya menarik untuk pengguna yang membutuhkan banyak perangkat eksternal tanpa hub tambahan.
Harga Tinggi, tetapi Risiko Merek Baru Perlu Dipertimbangkan
AX9 Max dengan RAM 32 GB dan penyimpanan 1 TB dibanderol hampir Rp26,6 jutaan (sekitar 1.500 dolar AS). Kapasitas tersebut cukup besar untuk pekerjaan kreatif, pengembangan aplikasi, maupun gaming, tetapi harganya sudah masuk wilayah laptop gaming premium dan desktop rakitan dengan GPU diskret.
Urusan penyimpanan ditangani melalui satu slot M.2 2280 dan satu slot M.2 2230, keduanya menggunakan PCIe Gen 4 x4. VZMore juga memasang sistem pendingin vapor chamber pada AX9 Max dan AX9 Ultra untuk menjaga suhu komponen berdaya tinggi dalam bodi ringkas.
Meski spesifikasinya menjanjikan, calon pembeli sebaiknya tidak hanya terpaku pada angka benchmark. VZMore masih merupakan pemain baru di pasar mini PC, sehingga kualitas firmware, dukungan purnajual, kebisingan kipas, dan konsistensi performa jangka panjang belum banyak teruji. Menunggu ulasan pihak ketiga dapat menjadi langkah yang lebih aman.
Sebagai pembanding, Geekom A9 Max disebut tersedia sekitar Rp25,5 jutaan (1.440 dolar AS). Produk alternatif tersebut dapat dipertimbangkan oleh pembeli yang menginginkan mini PC performa tinggi dari merek yang lebih dikenal, sambil menunggu AX9 Ultra benar-benar tersedia dan diuji secara independen.