Pasar konsol portabel kian memanas setelah manufaktur perangkat asal Tiongkok, GPD, mengonfirmasi kehadiran perangkat terbarunya. Konsol gaming handheld GPD Win Mini Ultra dipastikan meluncur dalam waktu dekat dengan membawa perubahan besar pada sektor dapur pacu. Perangkat mini ini resmi beralih menggunakan prosesor grafis Intel Arc G3 Extreme, sebuah langkah strategis di tengah dominasi chip seri AMD Ryzen pada lini PC genggam saat ini.
Konfirmasi mengenai peluncuran GPD Win Mini Ultra disampaikan langsung oleh pihak produsen melalui akun Weibo resmi mereka. Selain membagikan ulang cuplikan siniar dari saluran Handhelds United, GPD menegaskan bahwa tanggal perilisan konsol portabel berukuran ringkas ini sudah sangat dekat. Langkah pengumuman ini sekaligus memperkuat bocoran spesifikasi teknis yang sebelumnya sempat beredar luas di saluran Discord resmi pabrikan.
Spesifikasi Layar dan Performa Intel Arc G3 Extreme
Berdasarkan informasi bocoran teknis, konsol gaming handheld GPD Win Mini Ultra mengusung peningkatan signifikan pada sektor visual. Perangkat ini dibekali panel layar IPS berukuran 8 inci dengan resolusi 1200p. Angka resolusi tersebut menjadi lonjakan menarik jika dibandingkan pendahulunya, GPD Win Mini edisi 2025, yang masih mengandalkan layar 1080p. Panel layar ini juga sudah mendukung refresh rate 120Hz lengkap dengan fitur Adaptive Sync untuk sajian animasi yang lebih mulus tanpa gangguan tearing.
Dapur pacunya mengandalkan chipset Intel Arc G3 Extreme yang dipadukan dengan memori RAM LPDDR5x berkapasitas 32GB. Konsol ini amat gesit. Untuk penyimpanan internal, GPD menyematkan slot SSD M.2 dengan ukuran standar 2280 yang mempermudah pengguna melakukan upgrade kapasitas secara mandiri. Sistem pendingin internalnya dirancang sanggup menahan beban kerja tinggi pada mode TDP (Thermal Design Power) hingga 45W, menjaga performa tetap stabil saat mengeksekusi game PC kelas berat.
Konektivitas Port dan Dukungan Pengisian Cepat 100W PD
Sektor konektivitas pada perangkat kompak ini tergolong sangat fleksibel untuk ukuran konsol portabel. Bocoran menyebutkan bahwa GPD Win Mini Ultra menyediakan dua port USB4 v2 berkecepatan tinggi. Kehadiran port serbaguna ini memungkinkan pengguna menghubungkan konsol ke GPU eksternal maupun monitor tambahan dengan mudah. Perangkat tidak hanya berfungsi sebagai alat bermain game saat bepergian, tetapi juga mumpuni sebagai komputer portabel.
Kebutuhan daya dipercayakan pada baterai berkapasitas 56Wh. GPD juga menyertakan pengisian daya cepat 100W PD (Power Delivery). Kecepatan pengisian ini sangat ideal bagi pengguna yang terbiasa menggunakan pengisi daya universal berdaya besar, seperti Anker 140W yang beredar seharga Rp1,4 jutaan ($79.99). Pengisian daya kini makin praktis.
Estimasi Harga dan Persaingan Pasar Konsol Handheld
Meskipun pihak pabrikan belum membeberkan angka resmi mengenai harga jualnya, bocoran industri mengindikasikan bahwa konsol ini bakal menyasar segmen yang lebih kompetitif. Perangkat ini diproyeksikan dijual dengan harga lebih terjangkau dibanding saudaranya, GPD Win Mini 2025 yang ditenagai prosesor AMD Ryzen HX 370. Strategi penetapan harga kompetitif ini berpotensi menarik minat para gamer yang mencari keseimbangan antara harga dan performa.
Kehadiran GPD Win Mini Ultra berotak Intel memberikan variasi baru pada pilihan konsol gaming 2026. Persaingan di segmen PC genggam tentu makin menguntungkan pengguna karena menghadirkan opsi spesifikasi yang kian beragam di pasar.

