Ayaneo resmi membagikan pembaruan terkini terkait jadwal pengiriman jajaran konsol retro terbarunya. Produsen perangkat genggam ini mengonfirmasi telah merampungkan sekitar 90% pengiriman pesanan pra-pesan (pre-order) untuk unit Konkr Pocket Advance. Di saat bersamaan, proses pengiriman Pocket Block mulai berjalan, sementara peluncuran Pocket Micro 2 terpaksa bergeser akibat kendala pasokan.
Keterlambatan komponen pengontrol dari pihak pemasok menjadi penyebab utama pengiriman Pocket Micro 2 mundur satu minggu dari jadwal awal. Keputusan ini memicu permohonan maaf resmi dari pihak perusahaan. Kendati demikian, Ayaneo memastikan proses manufaktur lini perangkat genggam Android lainnya tetap berada di jalur yang benar.
Konkr Pocket Advance Rampung 90 Persen dan Buka Batch Baru
Sebagian besar pemesan Konkr Pocket Advance kini tinggal menunggu paket tiba di rumah. Sisa pesanan yang belum terkirim didominasi oleh varian warna edisi khusus Onyx Ice. Varian berbodi hitam transparan ini memang sejak awal diproyeksikan sebagai unit paling akhir yang keluar dari lini manufaktur.
Ayaneo menargetkan penuntasan seluruh sisa pesanan tersebut dalam kurun waktu singkat. Bagi konsumen baru, jadwal produksi untuk batch berikutnya sudah disiapkan. Unit dari pemesanan baru diperkirakan bakal siap dikirim dalam rentang waktu sekitar dua minggu.
Pilihan warna Konkr Pocket Advance mencakup varian standar Peach serta edisi terbatas Onyx Ice. Mengenai banderolnya, edisi Onyx Ice dijual seharga Rp1,9 jutaan ($109) untuk konfigurasi 3GB/32GB dan Rp2,3 jutaan ($129) untuk spesifikasi 4GB/64GB.
Pocket Block Siap Meluncur Global dengan Chip Helio G85
Berbeda dengan saudaranya, proses manufaktur untuk Ayaneo Konkr Pocket Block dilaporkan berjalan sangat lancar. Pengiriman domestik di Tiongkok telah dimulai sejak 15 Oktober. Sementara itu, distribusi ke pasar internasional dijadwalkan meluncur pada akhir Oktober.
Pocket Block mengusung desain konsol genggam Android vertikal yang ringkas. Perangkat ini dibekali layar 3,33 inci beresolusi 960 × 720 piksel dengan rasio aspek 4:3 yang sangat ideal untuk emulator game klasik. Dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Helio G85 yang cukup andal untuk mengeksekusi game retro favorit.
Selama periode early bird, Pocket Block ditawarkan seharga Rp1,4 jutaan ($79) untuk varian 2GB/32GB dan Rp1,8 jutaan ($99) untuk versi 3GB/64GB. Setelah promo berakhir, harga retail resminya naik menjadi Rp1,6 jutaan ($89) dan Rp1,9 jutaan ($109).
Kendala Pemasok Tunda Pengiriman Pocket Micro 2
Kabar kurang menyenangkan harus diterima para pemesan Pocket Micro 2. Konsol yang semula ditargetkan mulai dikirim pada akhir Oktober ini terpaksa mengalami penundaan selama satu minggu. Penyebab utamanya adalah keterlambatan pengiriman komponen controller dari vendor luar.
Jadwal pengiriman awal kini bergeser ke awal November. Sementara itu, pesanan yang masuk selama bulan Oktober diproyeksikan baru akan dikirimkan pada pertengahan November. Ayaneo menyampaikan permohonan maaf atas penyesuaian jadwal tersebut.
Stok varian murah sudah habis. Saat ini hanya varian memori tertinggi yang masih tersedia di toko resmi Ayaneo. Model 12GB/128GB dijual seharga Rp5,5 jutaan ($309) untuk warna Frosty White dan Midnight Black, serta Rp6 jutaan ($339) untuk opsi Stardust Purple.
Catatan Penting Bagi Para Calon Pembeli
Pergeseran garis waktu pengiriman sebenarnya bukan hal baru bagi produsen konsol independen. Pada September lalu, Ayaneo hanya sanggup mendistribusikan 50 hingga 60 persen pre-order Pocket Advance dari total penjualan yang menembus angka 20.000 unit di pasar Tiongkok.
Melihat rekam jejak tersebut, pembeli dianjurkan menyikapi estimasi tanggal pengiriman Pocket Block dan Pocket Micro 2 sebagai target perkiraan. Kepastian penuh baru didapatkan setelah nomor resi pengiriman resmi diterbitkan oleh pihak ekspedisi.

