Ayaneo resmi berekspansi ke lini konsol genggam murah dengan meluncurkan sub-brand terbaru bernama Konkr. Perangkat perdana yang diperkenalkan adalah Konkr Pocket Block, sebuah konsol retro bernuansa vertikal mirip Game Boy legendaris yang dibanderol mulai Rp1,6 jutaan ($89). Perangkat mungil ini hadir membawa layar modern rasio 4:3 serta sistem operasi Android 12 untuk memenuhi dahaga para pencinta game nostalgia.
Pengiriman internasional untuk pasar global dijadwalkan mulai akhir Oktober. Langkah Ayaneo ini tergolong cukup berani. Selama ini mereka lebih dikenal dengan jajaran PC handheld kelas premium berharga tinggi. Kehadiran Konkr Pocket Block memberikan opsi segar bagi gamer yang menginginkan perangkat emulasi praktis tanpa harus menguras kantong.
Desain Vertikal Klasik dengan Sentuhan Layar Modern IPS 4:3
Meskipun bentuk fisiknya sengaja merujuk pada desain Nintendo Game Boy zaman dulu, sektor visual perangkat ini telah dimodernisasi sepenuhnya. Konkr Pocket Block mengusung panel layar IPS LCD berukuran 3,33 inci dengan resolusi 960 x 720 piksel. Pemilihan rasio layar 4:3 bukan tanpa alasan. Format ini mampu menyajikan integer scaling yang sangat tajam dan presisi saat menjalankan game konsol retro 8-bit serta 16-bit.
Bobotnya sangat ringan, hanya sekitar 165 gram. Ukuran yang ringkas membuatnya sangat mudah diselipkan ke dalam saku celana. Pengguna juga tetap disuguhi kelengkapan port yang esensial. Di bagian konektivitas, tersedia port USB-C untuk pengisian daya, jack audio 3,5 mm untuk earphone kabel, serta dukungan koneksi Wi-Fi dan Bluetooth. Pengguna bahkan bisa menyambungkan controller nirkabel eksternal dengan sangat mudah saat ingin bermain di meja.
Performa MediaTek Helio G85 dan Batas Emulasi Game
Dapur pacu Konkr Pocket Block diperkuat oleh chipset MediaTek Helio G85. Untuk urusan memori, tersedia dua varian konfigurasi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Varian dasar dibekali RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB. Varian yang lebih tinggi mengusung RAM 3GB dipadu memori internal 64GB. Mengingat konsol ini mengusung sistem operasi Android 12 versi standar, pengguna bebas mengunduh berbagai aplikasi emulator langsung dari platform toko aplikasi.
Bagaimana dengan performa emulasi game jadul di lapangan? Chipset MediaTek Helio G85 terbukti sanggup melahap konsol generasi awal dengan mulus. Game dari era Super Nintendo (SNES), Sega Genesis, hingga PlayStation 1 (PS1) dapat berjalan sempurna tanpa kendala. Begitu pula dengan emulasi Nintendo 64 dan Sega Dreamcast yang mampu berjalan sangat stabil.
Namun, permainan dari konsol PlayStation Portable (PSP) menjadi batas atas kemampuan perangkat ini. Pengguna perlu menyesuaikan pengaturan resolusi emulasi agar bisa mempertahankan frame rate stabil di angka 60 FPS. Konsol ini jelas ditujukan untuk penikmat game klasik generasi awal hingga pertengahan. Performa harian terasa gesit untuk kelas harganya.
Harga dan Jadwal Peluncuran Pasar Global
Soal harga, varian dasar Konkr Pocket Block dengan RAM 2GB dipasarkan seharga Rp1,6 jutaan ($89). Pada masa promosi awal, pembeli bahkan sempat mendapatkannya di harga Rp1,4 jutaan ($79). Varian RAM 3GB dilepas ke pasaran dengan banderol sekitar Rp1,8 jutaan ($99). Angka tersebut terbilang sangat kompetitif untuk sebuah handheld berbasis Android.
Proses pengiriman domestik di pasar Tiongkok telah dimulai sejak 15 Oktober. Pengiriman untuk konsumen internasional baru akan digulirkan secara bertahap pada akhir bulan ini. Pasokan stok diprediksi bakal menipis dengan cepat. Gamer yang berniat memboyong versi paling terjangkau disarankan untuk bersiap menghadapi keterbatasan unit menjelang musim belanja akhir tahun.
