Embargo ulasan untuk Phantom Blade Zero buatan pengembang S-Game resmi dibuka menjelang peluncurannya pada 29 Oktober 2026 mendatang. Game aksi ini langsung mencuri perhatian kritikus dengan mengantongi skor rata-rata Metacritic 88 dari 100, baik di platform PC maupun PS5. Publikasi besar seperti IGN, Push Square, dan TheSixthAxis kompak menganugerahkan nilai 9/10, sementara GamesRadar+ menyebutnya sebagai kandidat kuat Game of the Year.
Sistem pertarungan seni bela diri yang presisi, variasi senjata yang kaya, serta desain pertarungan bos yang memukau menjadi daya tarik utamanya. Pertarungan tersaji sangat spektakuler. Namun, di balik sajian aksi yang menjanjikan tersebut, pengujian performa perangkat keras di PC dan PS5 justru menunjukkan stabilitas yang belum seragam di sejumlah skenario pengujian.
Realita Performa PC: Dahsyat di RTX 4080, Berkelakar di RTX 5080
Pengujian pada kartu grafis kelas atas PC menunjukkan hasil yang cukup bervariasi. Berdasarkan laporan pengujian dari Wccftech menggunakan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 4080, Phantom Blade Zero mampu menembus kisaran 100 FPS pada resolusi 4K dengan setelan grafis High dan bantuan DLSS Quality. Angka tersebut menyajikan pengalaman bermain yang tergolong mulus untuk game berteknik tinggi.
Beban kerja langsung melonjak ketika fitur pencahayaan canggih diaktifkan. Pengaktifan ray tracing membuat angka frame rate merosot ke kisaran 50-an FPS di RTX 4080. Pengujian lebih ekstrem dengan path tracing bahkan memangkas performa hingga menyentuh angka 30 FPS. Terlihat gejala traversal stuttering skala kecil saat mengeksplorasi area baru.
Glitched melaporkan masalah yang lebih pelik pada sistem berbekal Nvidia GeForce RTX 5080. Meskipun mampu menyentuh angka 60 FPS pada setelan grafis maksimal dengan path tracing aktif, game justru mengalami masalah frame-pacing yang cukup parah. Pergerakan kamera terasa patah-patah. Masalah ini butuh penanganan serius.
Stabilitas PS5 dan PS5 Pro: Modal Performance Mode hingga Gangguan Hujan
Kondisi di konsol Sony PlayStation 5 memperlihatkan konsistensi yang sedikit lebih terjaga, meski tidak sepenuhnya lepas dari catatan teknis. TheSixthAxis melaporkan bahwa game berjalan mulus ketika mengaktifkan Performance Mode pada sasis PS5 standar. Mode ini menjadi pilihan paling aman bagi pemain yang mengejar responsivitas kendali.
Bagi pemilik PS5 Pro, Push Square mencatat bahwa game mampu mempertahankan kestabilan 60 FPS pada setelan ray tracing aktif. Namun, penurunan frame rate tetap muncul sewaktu pertarungan bos tertentu berlangsung amat sengit. Insider Gaming juga menambahkan bahwa penurunan performa konsol umumnya terbatas pada lokasi yang menampilkan efek hujan lebat.
Laporan yang lebih kritis datang dari Creative Bloq, yang menemukan terjadinya slowdown parah saat adegan pertarungan mendalam, bahkan ketika fitur ray tracing sudah dimatikan. S-Game dilaporkan telah merilis patch pembaruan untuk mengatasi sejumlah kendala teknis ini. Namun, efektivitas dari patch tersebut belum terverifikasi secara menyeluruh oleh para penguji.
Kekurangan Pengisahan dan Ekosistem Dunia Game
Di samping persoalan optimasi visual, beberapa ulasan media turut menyoroti kelemahan dari sisi narasi dan struktur level design. Push Square menilai penulisan cerita dalam Phantom Blade Zero kurang mampu mengikat emosi pemain secara mendalam. VGC menambahkan bahwa karakter-karakter di dalam game terasa kurang dikembangkan dengan baik, didukung tata ruang level yang dinilai terlalu linier.
Media asal Brasil, Critical Hits, memberikan nilai 8.5/10 dengan catatan khusus pada pengulangan pola pertarungan. Variasi musuh kadang terasa monoton. Mereka juga menggarisbawahi bahwa area yang sudah selesai dijelajahi akan terasa sepi dan kosong karena musuh yang telah dikalahkan tidak mengalami sistem respawn.
Menimbang Kesiapan Peluncuran 29 Oktober 2026
Secara keseluruhan, Phantom Blade Zero terbukti berhasil menepati janji pengembang dalam menghadirkan mekanisme pertarungan seni bela diri yang cepat, taktis, dan memanjakan mata. Keunggulan pada boss fight serta eksplorasi tempat berhadiah barang berharga menjadi nilai jual utamanya sebagai calon kandidat game terbaik tahun ini.
Meski demikian, kelemahan pada optimasi path tracing, frame-pacing pada GPU generasi baru, serta slowdown di beberapa area konsol memerlukan pembenahan responsif sebelum rilis resmi pada 29 Oktober 2026. Bagi para gamer PC maupun konsol, memperhatikan kehadiran day-one patch akan menjadi kunci utama guna memastikan pengalaman bermain yang ideal tanpa gangguan stuttering.