Anbernic RG 55G1 Dirilis: Handheld Gaming Snapdragon Perdana Mirip Switch Lite

Anbernic merilis RG 55G1, konsol handheld Android berotak Snapdragon G1 Gen 2 dengan desain mirip Nintendo Switch Lite. Harganya mulai Rp2,2 jutaan!

Penulis: Yokoyama
Tanggal: Selasa, 1 September 2026 pukul 00.02
Anbernic RG 55G1 konsol handheld gaming Android Snapdragon
Konsol gaming portabel Anbernic RG 55G1 dengan chip Snapdragon G1 Gen 2 dan desain ala Switch Lite.
Anbernic

Anbernic kembali menggebrak pasar konsol portabel retro dan Android dengan merilis perangkat terbarunya, Anbernic RG 55G1. Konsol portabel ini menandai alih teknologi krusial bagi produsen asal Tiongkok tersebut, karena menjadi perangkat pertama mereka yang ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon, meninggalkan chip Unisoc dan Rockchip yang selama ini mendominasi lini produk mereka.

Mengusung desain bentuk horizontal yang memicu nostalgia serta tampak sangat mirip dengan Nintendo Switch Lite, Anbernic RG 55G1 dirancang khusus untuk para pencinta emulator dan game Android. Perangkat ini menjanjikan efisiensi daya yang lebih baik, kenyamanan genggaman, dan kemampuan grafis yang jauh lebih stabil di kelas harga terjangkau.

Desain Ergonomis dan Layar FHD yang Memikat

Foto tampak ukuran saat digenggam tangan Anbernic RG 55G1 Dirilis: Handheld Gaming Snapdragon Perdana
Perbandingan dimensi perangkat saat dipegang Anbernic RG 55G1 Dirilis: Handheld Gaming Snapdragon Perdana. (Foto: Qualcomm)

Dari sisi estetika fisik, Anbernic RG 55G1 memiliki kemiripan yang sangat kuat dengan Nintendo Switch Lite. Mengusung bentuk bodi horizontal dengan bobot ringan hanya 339 gram, konsol portabel ini terasa nyaman di genggaman bahkan untuk sesi bermain game dalam durasi panjang. Sisi depannya didominasi oleh layar IPS berukuran 5,5 inci dengan resolusi Full HD (1080p) dan rasio aspek 16:9 yang ideal untuk konten multimedia modern maupun game retro.

Untuk urusan kontroler, Anbernic tidak melakukan kompromi. RG 55G1 sudah menggunakan sensor Hall-effect untuk kedua joystick analog dan tombol shoulder trigger. Penggunaan sensor magnetik ini membebaskan pengguna dari masalah jamur drift yang kerap menghantui konsol portabel modern. Menariknya lagi, pangkal analog stick ini dihiasi oleh cincin lampu RGB yang dapat disesuaikan warnanya. Tata letak sisanya tetap intuitif, dibekali D-pad responsif, tombol ABXY berbasis double-shot injection-molding, dan bumper standar.

Dapur Pacu Snapdragon G1 Gen 2 dan Pendingin Aktif

Foto tampak ukuran saat digenggam tangan Anbernic RG 55G1 Dirilis: Handheld Gaming Snapdragon Perdana
Perbandingan dimensi perangkat saat dipegang Anbernic RG 55G1 Dirilis: Handheld Gaming Snapdragon Perdana. (Foto: Qualcomm)

Lompatan terbesar pada RG 55G1 terletak di sektor pemrosesan. Konsol ini ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon G1 Gen 2 yang dirancang khusus untuk perangkat gaming portabel dengan fabrikasi 4nm yang sangat efisien. Chipset delapan inti ini (2 Kryo Gold + 6 Kryo Silver) dipadukan dengan GPU Adreno A12, memberikan performa tinggi untuk mengeksekusi emulator game klasik hingga game Android modern berspesifikasi menengah ke atas.

Memahami bahwa performa tinggi membutuhkan manajemen termal yang optimal, Anbernic menyematkan sistem pendingin aktif (active cooling) berupa kipas internal dan pipa pembuang panas (heat pipe). Dari sektor memori, perangkat ini hadir dalam dua opsi kombinasi, yaitu RAM 4GB dengan media penyimpanan 64GB, atau RAM 8GB dengan penyimpanan 128GB. Pengguna juga dapat memperluas kapasitasnya hingga 2TB melalui slot microSD yang tersedia.

Sistem Android 14, Fitur AI, dan Daya Tahan Baterai

Foto tampak ukuran saat digenggam tangan Anbernic RG 55G1 Dirilis: Handheld Gaming Snapdragon Perdana
Perbandingan dimensi perangkat saat dipegang Anbernic RG 55G1 Dirilis: Handheld Gaming Snapdragon Perdana. (Foto: Qualcomm)

Sektor perangkat lunak berjalan di atas Android 14 yang dipercantik dengan antarmuka khusus bernama RG Home. Fitur ini berfungsi sebagai launcher game sekaligus menyediakan perkakas screen mapping bawaan untuk mengonversi game sentuh Android agar bisa dimainkan menggunakan tombol fisik. Keunggulan teknis lainnya adalah fitur driver switching yang memungkinkan pengguna berganti dari driver bawaan Qualcomm ke driver open-source Turnip Vulkan demi mendongkrak frame rate pada emulator tertentu.

Anbernic juga memasukkan bilah menu berbasis AI yang menyediakan fitur penerjemah bahasa secara real-time dan pemandu game berbasis teks. Untuk menopang seluruh aktivitas gaming, konsol ini dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh dengan pengisian daya 18W yang mampu bertahan hingga 8 jam penggunaan. Fitur pendukungnya mencakup Wi-Fi 5, Bluetooth 5.0, serta port jack audio 3,5mm.

Harga dan Ketersediaan

Foto tampak ukuran saat digenggam tangan Anbernic RG 55G1 Dirilis: Handheld Gaming Snapdragon Perdana
Perbandingan dimensi perangkat saat dipegang Anbernic RG 55G1 Dirilis: Handheld Gaming Snapdragon Perdana. (Foto: Qualcomm)

Anbernic RG 55G1 tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Black, Retro Gray, dan Indigo. Pada periode promosi awal peluncurannya, varian 4GB/64GB dibanderol seharga Rp2,2 jutaan ($139,99) dari harga normal sekitar Rp2,4 jutaan ($149,99). Sedangkan varian 8GB/128GB dijual seharga Rp2,6 jutaan ($164,99) dari harga normal sekitar Rp2,8 jutaan ($174,99).

Eksplorasi Seri & Berita Anbernic Lainnya

Kumpulan ulasan mendalam, bocoran, dan kabar terbaru seputar Anbernic.

Lihat Semua Anbernic
Sumber: Gizmochina
TERKAIT

TERKAIT