Antusiasme komunitas gamer menyambut kehadiran headset VR terbaru buatan Valve, Steam Frame, berubah menjadi gelombang kekecewaan. Sistem reservasi berkonsep undian yang awalnya dirancang untuk menjamin keadilan pembelian justru berujung pada kelangkaan parah. Sementara sebagian besar peminat terpaksa gigit jari dan mendekam di daftar tunggu, para tengkulak atau scalper bergerak cepat memanfaatkan situasi dengan menjual kembali slot pesanan di pasar sekunder dengan harga yang tidak masuk akal.
Kebijakan baru Valve ini sejatinya diniatkan untuk memperbaiki kekacauan masa lalu. Namun, celah di pasar gelap membuat banyak gamer meluapkan amarahnya lantaran harga perangkat yang meroket hingga berkali-kali lipat dari harga resmi.
Trik Undian Valve yang Tetap Kebobolan
Belajar dari peluncuran Steam Controller yang mengusung sistem siapa cepat dia dapat, Valve kali ini menguji mekanisme baru. Valve membagikan hak akses pre-order Steam Frame secara acak melalui surat elektronik kepada pemilik akun Steam yang bereputasi baik. Setiap akun yang beruntung hanya diberikan jatah membeli satu unit head-mounted display.
Sayangnya, langkah pencegahan tersebut belum cukup ampuh menghentikan aksi spekulan. Sebelum gelombang surel konfirmasi selesai dikirimkan secara menyeluruh, deretan iklan reservasi Steam Frame sudah bermunculan di situs lelang eBay. Para pemilik akun yang tidak berniat memakai perangkat tersebut memilih langsung menguangkan kesempatan emas yang mereka dapatkan.
Lonjakan Harga Fantastis di Pasar Gelap eBay
Berdasarkan data transaksi terafiliasi di eBay, nilai jual kembali pre-order Steam Frame melonjak sangat drastis. Perangkat varian dasar kapasitas 256 GB yang seharusnya terjangkau, kini sukses berpindah tangan di kisaran harga Rp30,1 jutaan (sekitar $1.700). Sementara itu, varian tertinggi 1 TB sering kali ditutup pada angka fantastis menembus Rp35,4 jutaan (sekitar $2.000) atau lebih.
Kondisi ini memicu kemarahan publik hingga pengguna mendesak pengelola eBay untuk menghapus iklan-iklan spekulatif tersebut. Pihak eBay memang memiliki aturan transaksi presale yang mewajibkan penjual menggaransi pengiriman barang maksimal 40 hari kerja setelah pembayaran. Valve sendiri melarang pemindahan akses undangan antar-akun, namun mereka tak memiliki wewenang hukum untuk menghentikan penjualan barang setelah fisik perangkat sampai ke tangan pembeli.
Ancam Penantian Panjang Hingga 2027
Masalah ketersediaan hardware sejatinya bukan hal baru bagi Valve. Lini produk terdahulu seperti Steam Machine dan Steam Controller pernah mengalami kendala rantai pasokan yang serupa. Dalam kasus Steam Frame, Valve tampaknya kembali kesulitan memproduksi unit dalam jumlah yang memadai untuk mengimbangi tingginya lonjakan permintaan global.
Data independen dari situs pemantau komunitas Steamframeout menunjukkan bahwa jumlah pengguna yang masuk dalam daftar tunggu (waitlist) jauh lebih banyak dibandingkan mereka yang berhasil menerima surel reservasi. Kelangkaan berlanjut ini diprediksi membuat sebagian besar gamer yang belum beruntung harus menunggu setidaknya hingga tahun 2027 untuk bisa memboyong Steam Frame dengan harga resmi.



