Pasar tablet kelas atas selama ini kerap didominasi oleh segelintir nama besar. Namun, di balik dominasi tersebut, ada perangkat yang sebenarnya menyimpan performa tinggi tetapi luput dari perhatian pembeli awam. Oppo Pad 6 menjadi salah satu contoh nyata tablet berkinerja kencang yang kurang dikenal, terutama di kawasan negara-negara Barat.
Kehadiran gawai ini membuktikan bahwa persaingan di segmen layar lebar tidak hanya milik pemain lama. Meski dibekali spesifikasi mumpuni, ada beberapa faktor strategis dan teknis yang membuat keberadaannya seolah tenggelam di tengah ramainya pasar gawai saat ini.
Kendala Branding dan Bayang-Bayang OnePlus
Oppo menghadapi tantangan pemasaran yang terbilang unik. Selama bertahun-tahun, nama OnePlus lebih dulu dibangun dan diposisikan secara kuat untuk menggaet pembeli di pasar global. Ketika Oppo berupaya mengintegrasikan sistem lunak dan perangkat keras OnePlus ke dalam lini utama mereka, keputusan untuk memensiunkan nama OnePlus demi mengangkat Oppo membutuhkan waktu penyesuaian yang tidak singkat. Akibatnya, kesadaran konsumen terhadap tablet buatan Oppo belum sekuat lini ponsel mereka.
Selain masalah pengenalan merek, ketersediaan unit juga menjadi tantangan tersendiri. Oppo Pad 6 saat ini belum dipasarkan secara resmi di wilayah Eropa maupun kawasan Barat lainnya. Pembeli yang berminat harus menempuh jalur impor lewat kanal pihak ketiga seperti TradingShenzhen dengan harga mulai dari Rp12,1 jutaan ($685). Meski jalur impor kini semakin aman karena penyedia mencakup risiko biaya cukai dan pajak, tidak semua pembeli bersedia menempuh mekanisme tersebut. Ada pula kekhawatiran karena generasi terdahulunya, Oppo Pad 5, mengalami penurunan spesifikasi saat akhirnya dirilis secara resmi.
Spesifikasi Garang Tanpa Efek Kedip Layar
Dari segi kemampuan teknis, Oppo Pad 6 sebenarnya tidak memiliki kelemahan berarti untuk menantang tablet papan atas. Dapur pacunya ditopang oleh chipset MediaTek Dimensity 9500s yang sangat perkasa untuk menangani beban kerja berat hingga pemrosesan aplikasi secara bersamaan. Seluruh komponen premium ini dibungkus dalam bodi berbahan logam yang kokoh sekaligus minimalis.
Keunggulan lain terletak pada sektor tampilan visual. Tablet ini membawa layar luas berukuran 12,1 inci yang dirancang khusus bebas dari kedipan Pulse-Width Modulation (PWM). Kehadiran fitur penopang kenyamanan mata ini sangat membantu pengguna yang sering bekerja di depan layar dalam durasi lama, sehingga mata tidak mudah lelah atau perih.
Kejelasan Dukungan Pembaruan Perangkat Lunak
Di balik dapur pacu dan desain fisik yang menawan, ada satu catatan yang patut menjadi perhatian calon pembeli, yakni kepastian jangka waktu pembaruan sistem operasi. Meski riset menunjukkan bahwa Oppo di wilayah Inggris menjanjikan dukungan perangkat lunak minimal tiga tahun untuk semua lini tabletnya, belum ada komitmen resmi yang spesifik mengenai durasi jaminan pembaruan untuk Oppo Pad 6.
Masa dukungan selama tiga tahun sendiri terbilang cukup mepet jika dibandingkan dengan jaminan pembaruan jangka panjang dari beberapa pesaing utama di segmen harga sekelasnya. Jaminan pembaruan yang pasti tentu menjadi hal krusial bagi pengguna yang menginginkan masa pakai gawai dalam waktu lama tanpa tertinggal fitur keamanan terbaru.