Menikmati konten video atau gim di layar ponsel lipat yang luas kerap menjadi pengalaman yang menyenangkan. Namun, urusan kualitas audio pada gawai lipat premium memiliki tantangannya sendiri. Samsung berhasil membuktikan bahwa bodi yang sangat tipis tidak serta merta mengorbankan kualitas suara pada seri lipat terbarunya, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra. Perangkat berketebalan 4,1 milimeter ini bahkan mampu melampaui performa speaker ponsel flagship konvensional seperti Samsung Galaxy S26 Ultra dalam pengujian suara khusus.
Dijual dengan kisaran harga mulai Rp41 jutaan (€2.000), Galaxy Z Fold 8 Ultra menghadirkan respons frekuensi yang sangat linear di seluruh rentang frekuensi audio. Nada rendah atau bass yang dihasilkan terasa nyata meski ruang di dalam bodinya sangat terbatas. Dengan volume maksimal menembus lebih dari 87 dB(A), keluaran suaranya cukup lantang untuk memenuhi ruangan berukuran kecil tanpa terasa sember.
Perbedaan Desain Speaker Z Fold 8 Standar dan Ultra
Meskipun seri Samsung Galaxy Z Fold 8 menawarkan kemampuan audio yang menawan, terdapat perbedaan teknis mendasar antara varian standar dan varian Ultra saat diputar ke posisi lanskap. Dalam pengujian data audio, kedua model ini sebenarnya menunjukkan performa frekuensi tinggi yang sangat baik. Varian Z Fold 8 standar bahkan mencatatkan penurunan frekuensi ultra-tinggi yang sedikit lebih minim dibandingkan saudaranya.
Namun, tata letak fisik gril speaker menjadi faktor pembeda utama. Karena mengusung bentuk bodi baru yang lebih lebar, Samsung Galaxy Z Fold 8 varian standar menempatkan kedua speaker stereo pada sisi kiri yang sama ketika perangkat dibuka dan diputar 90 derajat ke mode lanskap. Hal ini membuat keluaran suara terdengar dominan dari sebelah kiri saja, sehingga efek pemisahan kanal kanan dan kiri menjadi kurang seimbang.
Efek Spasialisasi Suara dalam Penggunaan Sehari-hari
Sebaliknya, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra mempertahankan tata letak speaker klasik dengan gril speaker yang berada di sisi kiri dan kanan secara simetris saat digenggam dalam posisi mendatar. Pendekatan desain pada varian Ultra ini memberikan keuntungan nyata bagi penikmat musik, film, dan gim. Suara terasa mengalun dari dua arah berlawanan secara seimbang, menciptakan efek panggung suara spasial yang presisi.
Bagi penikmat audio awam, dominasi suara di sisi kiri pada Z Fold 8 standar mungkin tidak terlalu mengganggu saat menonton klip pendek. Namun, untuk aktivitas yang membutuhkan detail arah audio seperti gim balap, film aksi, atau mendengarkan konser musik, keterbatasan pemisahan stereo pada varian standar bisa terasa cukup mengganjal.
Meskipun demikian, bentuk rasio layar perangkat lipat yang cenderung mendekati persegi panjang penuh membuat penggunaan mode lanskap tetap memiliki keterbatasan tersendiri saat menonton video format lebar. Namun, bagi pengguna yang memprioritaskan kualitas dan keseimbangan tata panggung audio paling alami, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra menawarkan rancangan fisik yang jauh lebih matang untuk memanjakan telinga.
Harga dan Ketersediaan Perangkat
Perangkat flagship lipat ini telah diluncurkan secara global dengan estimasi harga mulai dari Rp41 jutaan (€2.000). Hingga saat ini, belum ada jadwal rilis resmi di Tanah Air dari pihak Samsung Indonesia. Bagi Anda yang mencari kombinasi bodi super tipis dan speaker berdaya ledak tinggi, seri Ultra menjadi opsi menarik yang layak dipantau.



