OWC resmi memperkenalkan peranti konektivitas terbarunya, OWC USB4 Hub, sebuah hub portabel berkecepatan 40Gbps yang dibanderol sekitar Rp2,3 jutaan ($129.99). Perangkat ini hadir sebagai solusi bagi pengguna laptop yang membutuhkan ekspansi port berkecepatan tinggi, kemampuan menggerakkan dua monitor 4K pada 60Hz, serta pengisian daya hingga 81W dalam bentuk yang sangat ringkas dan efisien.
Langkah ini melengkapi jajaran docking station OWC setelah sebelumnya mengumumkan OWC Thunderbolt 5 Dock berukuran penuh dengan 16 port. Berbeda dengan model desktop tersebut, OWC USB4 Hub dirancang khusus bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas dan estetika meja kerja minimalis tanpa mengorbankan performa transfer data mendasar.
Desain Ringkas Aluminium dengan Sistem Pendinginan Pasif
Secara fisik, OWC USB4 Hub memiliki dimensi yang sangat padat, yakni 1,2 x 3,1 x 6.6 inci dengan bobot hanya sekitar 230 gram. Ukuran ini membuatnya sangat praktis untuk diselipkan ke dalam tas laptop saat bekerja secara hibrid dari rumah, kantor, maupun kedai kopi. Meskipun mengusung bentuk yang mungil, OWC membangun seluruh sasis hub ini menggunakan material aluminium berkualitas tinggi.
Menariknya, perangkat ini tidak dilengkapi kipas pendingin internal untuk menjaga operasional tetap hening. Sebagai gantinya, OWC memanfaatkan bodi aluminium, kaki penyangga yang sedikit terangkat, serta ventilasi di bagian samping untuk membuang panas secara efisien selama penggunaan berbeban tinggi.
Konfigurasi Port Berkecepatan Tinggi dan Output Visual Hingga 8K
OWC USB4 Hub mentransformasi satu koneksi USB4 host menjadi lima port downstream multifungsi. Pada panel depan, tersedia dua port USB-C berkecepatan 10Gbps yang mudah dijangkau untuk menghubungkan flashdisk atau aksesori harian. Sementara di bagian belakang, terdapat dua port downstream USB4, satu port output HDMI 2.1, serta satu port USB4 khusus untuk disambungkan ke laptop utama.
Meskipun total bandwidth perangkat mencapai 40Gbps, masing-masing port downstream USB4 dibatasi maksimal 20Gbps. Konfigurasi ini sangat ideal untuk menjalankan dua drive eksternal berkecepatan tinggi secara bersamaan. Untuk urusan visual, hub ini sanggup menggerakkan dua monitor eksternal 4K pada refresh rate 60Hz. Pengguna juga dapat memilih konfigurasi layar tunggal hingga resolusi 8K 60Hz via HDMI 2.1 atau 4K 240Hz via USB4, tergantung pada kapabilitas laptop host yang digunakan.
Kompatibilitas Lintas Platform dan Kabel Optik Aktif
Sektor daya menjadi salah satu keunggulan utama OWC USB4 Hub. Perangkat ini mampu menyalurkan daya hingga 81W ke laptop terhubung melalui teknologi USB Power Delivery, yang mencukupi untuk sebagian besar lini MacBook Air, MacBook Pro 14 inci, serta Ultrabook Windows. Selain USB4, hub ini juga kompatibel penuh dengan protokol Thunderbolt 5, Thunderbolt 4, Thunderbolt 3, dan USB-C standar di ekosistem macOS, Windows, Linux, ChromeOS, hingga iPad Pro.
Bersamaan dengan peluncuran hub ini, OWC juga memperkenalkan kabel USB4 aktif optik berkecepatan 40Gbps dengan panjang 3 meter dan 5 meter. Kabel panjang ini dijual terpisah dengan harga masing-masing Rp1,75 jutaan ($98.99) dan Rp2,3 jutaan ($129.99).
Harga dan Posisi Pasar
OWC USB4 Hub kini sudah tersedia untuk pemesanan pre-order di situs resmi OWC seharga Rp2,3 jutaan ($129.99) dengan pengiriman dimulai akhir Oktober. Jika dibandingkan dengan opsi perjalanan seperti Sabrent USB4 Travel Hub yang dibanderol sekitar Rp1,06 jutaan ($59.99), OWC memang menawarkan harga lebih tinggi dan belum menyertakan port legacy USB-A atau Ethernet. Namun, OWC menawarkan nilai lebih melalui bodi aluminium premium, passthrough daya lebih besar, port berkecepatan tinggi yang lebih banyak, serta kapabilitas multi-display yang andal bagi para profesional.
