Mencari ponsel kelas menengah dengan daya tahan jangka panjang sering kali diwarnai kekurangan, mulai dari absennya fitur kecerdasan buatan hingga dukungan pembaruan sistem operasi yang terbatas. Samsung Galaxy A26 5G mencoba mematahkan keraguan tersebut. Mengisi lini paling terjangkau di antara jajaran Galaxy A Series rilis awal tahun 2025, ponsel ini membawa sejumlah peningkatan fisik dan perangkat lunak yang sebelumnya identik dengan lini flagship.
Langkah Samsung memboyong fitur kecerdasan buatan bertajuk Awesome Intelligence ke seri A26 5G memberi nilai tambah nyata. Pengguna bisa langsung memanfaatkan alat produktivitas harian seperti Circle to Search untuk mencari informasi cepat hingga Object Eraser untuk merapikan foto tanpa perlu memasang aplikasi pihak ketiga.
Fitur AI Flagship dan Ketahanan Bodi Kelas Atas
Perubahan paling kentara pada Samsung Galaxy A26 5G terletak pada aspek ketahanan fisik dan desain. Ponsel ini kini mengantongi sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan terhadap siraman air dan debu. Peningkatan ini menjadi kabar baik bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang kerap beraktivitas di luar ruangan tanpa perlu cemas saat hujan gerimis merundung.
Selain perlindungan dari air, Samsung menyematkan kaca pelindung Gorilla Glass Victus+ pada bagian depan dan belakang bodi. Material ini dipadukan dengan sentuhan akhir matte yang halus, membuat noda bekas sidik jari tidak mudah menempel. Profil bodinya pun dibuat lebih ramping dengan ketebalan 7,7 mm, memberikan genggaman tangan yang jauh lebih mantap dan nyaman.
Performa Exynos 1380 dan Layar Super AMOLED 120Hz
Dapur pacu Samsung Galaxy A26 5G mengandalkan chipset Exynos 1380 berfabrikasi 5 nm. Pembaruan prosesor ini memberikan efisiensi daya yang terukur sekaligus peningkatan kinerja pengolahan grafis lewat GPU Mali-G68 MP5. Aktivitas harian hingga bermain gim populer seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile dapat dijalankan dengan lancar pada pengaturan grafis yang disesuaikan.
Visual perangkat ditopang oleh layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci beresolusi Full HD+. Pengalaman pergerakan navigasi terasa mulus berkat refresh rate 120 Hz adaptif yang otomatis menyesuaikan tingkat kesegaran layar demi menghemat daya baterai 5.000 mAh. Untuk pengisian daya, perangkat ini mendukung pengisian cepat 25 Watt yang mampu mengisi baterai hingga penuh dalam waktu sekitar 1 jam 25 menit.
Dukungan Pembaruan Sistem 6 Tahun dan Pengamanan Knox Vault
Salah satu keunggulan terbesar ponsel ini berada pada komitmen pembaruan perangkat lunaknya. Samsung memberikan jaminan upgrade sistem operasi Android hingga 6 kali serta pembaruan keamanan selama 6 tahun. Dilengkapi Android 15 dan antarmuka One UI 7 saat peluncuran, pengguna memiliki kepastian masa pakai hingga Android 21 di masa mendatang.
Dari sisi keamanan data, hadir modul terpisah Samsung Knox Vault yang mengisolasi data sensitif seperti password, PIN, dan kunci enkripsi dari OS utama. Terdapat pula fitur Pause USB Delivery saat mengisi daya sembari bermain gim untuk menyalurkan daya langsung ke perangkat keras, menjaga suhu ponsel tetap dingin.
kekurangan Penting: Mono Speaker dan Poni Layar Klise
Meski membawa banyak peningkatan mendasar, Samsung Galaxy A26 5G tak lepas dari beberapa catatan kekurangan. Sektor audio mengalami pemangkasan karena hanya mengandalkan speaker tunggal (mono) tanpa ketersediaan lubang audio jack 3,5 mm. Pengalaman mendengarkan musik atau menonton video kurang berimbang jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya yang sudah membawa speaker stereo.
Sektor tampilan depan juga masih mempertahankan desain poni notch Infinity-U berbentuk tetesan air, yang terasa sedikit tertinggal dibandingkan pesaing di kelas harganya. Selain itu, paket penjualan ponsel ini tetap mengusung konsep minimalis tanpa disertai kepala pengisi daya di dalam kotak penjualan.