Produsen kamera legendaris OM System bersiap meluncurkan gawai mirrorless terbarunya, OM System OM Pen, pada Rabu, 9 September mendatang. Kamera yang mengusung desain klasik khas lini Olympus Pen E-P7 ini diperkirakan bakal dibanderol dengan estimasi harga mulai dari Rp19,4 jutaan ($1.099) di pasar Amerika Serikat hingga Rp22,3 jutaan (€1.089) di kawasan Eropa untuk varian bodi saja. Kehadiran viewfinder elektronik (EVF) terintegrasi serta sensor 20 Megapiksel Live MOS menjadikannya pilihan sangat menarik bagi fotografer jalanan dan pembuat konten yang mendambakan perangkat ringkas bernuansa retro namun berkinerja tinggi.
Tren kamera bergaya klasik dengan teknologi modern terus menunjukkan geliat positif di industri fotografi global. Langkah OM System menyempurnakan lini Pen dengan fitur-fitur kelas profesional menegaskan komitmen brand ini dalam merangkul segmen kreator konten maupun fotografer antusias yang mengutamakan portabilitas tanpa mengorbankan kualitas tangkapan gambar.
Desain Klasik Retro dengan EVF Terintegrasi dan Bodi Tahan Cuaca
Berdasarkan bocoran tampilan dari laporan industri 43rumors, OM System OM Pen mempertahankan bahasa desain retro yang anggun dari Olympus Pen E-P7. Namun, perbedaan paling mencolok terletak pada hadirnya electronic viewfinder (EVF) terbina di dalam bodi, menggantikan mekanisme pop-up flash pada generasi terdahulu. Penambahan EVF ini menjadi jawaban atas kebutuhan para fotografer jalanan yang sering kali kesulitan mengecek komposisi gambar melalui layar saat berada di bawah terik sinar matahari langsung.
Tak hanya itu, bodi OM System OM Pen kini dirancang dengan proteksi ketahanan cuaca (weather-sealed). Fitur ini memberikan ketenangan ekstra bagi pengguna saat mengambil foto di medan terbuka, baik dalam kondisi berdebu maupun rintik hujan. Kamera ini juga dilengkapi layar lipat fleksibel (flip-out display) yang memudahkan pengambilan gambar dari sudut rendah, sudut tinggi, hingga kebutuhan swafoto dan vlogging.
Performa Sensor 20 MP Live MOS dan Kontrol Manual yang Presisi
Dapur pacu fotografi OM System OM Pen diperkuat oleh sensor 20 Megapiksel Live MOS, sensor berkemampuan tinggi yang sebelumnya juga digunakan pada lini lebih premium seperti OM System OM-3. Kombinasi sensor ini dengan pemrosesan gambar modern menjamin hasil jepretan yang tajam, rentang dinamis yang luas, serta kinerja pencahayaan minim (low-light) yang handal di berbagai kondisi pemotretan.
Sisi ergonomis dan kontrol manual turut mendapat penyempurnaan tajam. Kamera ini dibekali roda pemutar ibu jari (thumb wheel) tanpa label yang dapat diprogram untuk mengatur parameter penting seperti bukaan lensa (aperture) atau kecepatan rana. Sakelar daya (power switch) juga memiliki empat posisi operasional yang kaya fungsi: selain mode Off, Photo, dan Video, tersedia mode khusus "S&Q" (Slow & Quick) yang memberikan akses langsung ke pemotretan beruntun, perekaman time-lapse, dan video gerak lambat.
Pilihan Mode Dial Lengkap dan Opsi Lensa Kit Terbaru
Pada bagian atas bodi, dial mode pemotretan menyajikan kemudahan navigasi yang sangat lengkap. Pengguna dapat secara instan berpindah dari mode Otomatis penuh ke mode kontrol manual komprehensif seperti PASM (Program, Aperture Priority, Shutter Priority, Manual). Selain itu, terdapat mode "B" (Bulb) untuk memfasilitasi teknik fotografi eksposur panjang (long exposure), dua mode kustom yang dapat disesuaikan dengan skenario favorit pengguna, serta mode filter kreatif dan opsi Scene seperti "Sports" untuk mengunci kecepatan rana cepat saat merekam objek bergerak.
OM System juga disinyalir bakal menghadirkan opsi paket bundel yang menyertakan lensa zoom baru 14–42 mm bersamaan dengan peluncuran varian body-only. Penawaran paket ini diperkirakan menjadi solusi praktis bagi pengguna baru yang ingin langsung mengeksplorasi ekosistem Micro Four Thirds dengan perangkat yang ringkas dan responsif.


