GADGET & AUDIO / LIPUTAN KHUSUS

Bisa Tahan Setahun, Bingkai Foto E-Ink Bigme F7 Dobrak Batas Baterai

/ Bigme meluncurkan bingkai foto digital F7 Series berbasis layar E-Ink warna dengan daya tahan baterai hingga 365 hari tanpa perlu colokan listrik.

ANIF SIRSAEBA •
Bingkai foto digital Bigme F7 dengan layar warna E Ink berbingkai kayu estetik
Bigme F7 Series menghadirkan estetika bingkai kayu klasik dengan teknologi layar E Ink warna yang hemat energi.
FOTO: Bigme

Selama ini, salah satu kendala terbesar dari bingkai foto digital di pasaran adalah ketergantungan pada kabel daya. Perangkat populer seperti Aura Frame atau Nixplay mengharuskan Anda menempatkannya di dekat colokan listrik karena layar LCD-nya terus-menerus mengonsumsi daya aktif. Masalah kepraktisan dan estetika kabel yang menjuntai sering kali merusak dekorasi ruangan yang rapi.

Melihat celah tersebut, Bigme mencoba pendekatan yang sangat berbeda lewat lini produk terbarunya, Bigme F7 dan F7 Pro. Alih-alih menggunakan panel LCD tradisional, produsen yang terkenal dengan perangkat e-reader ini menyematkan teknologi layar kertas elektronik (E-Ink) berwarna. Hasilnya adalah sebuah bingkai foto pintar yang mampu bertahan hingga satu tahun penuh hanya dalam satu kali pengisian daya.

Rahasia Baterai Setahun Penuh Tanpa Colokan

Foto tampilan multi-monitor dan display Bisa Tahan Setahun, Bingkai Foto E-Ink Bigme F7 Dobrak Batas
Dukungan multi-monitor dan visual pada Bisa Tahan Setahun, Bingkai Foto E-Ink Bigme F7 Dobrak Batas. (Foto: Goldhofer)

Daya tarik utama dari Bigme F7 Series terletak pada efisiensi energinya yang ekstrem. Dengan kapasitas baterai yang tergolong kecil, yakni hanya 1.300 mAh, bingkai foto ini diklaim dapat menangani hingga 365 kali pembaruan gambar harian sebelum baterainya habis. Artinya, jika Anda mengatur bingkai untuk mengganti foto sekali sehari, Anda hanya perlu mengisi dayanya menggunakan kabel USB-C satu tahun sekali.

Efisiensi ini dimungkinkan karena sifat dasar layar E-Ink yang hanya mengonsumsi daya saat terjadi perubahan piksel di layar. Begitu gambar statis terbentuk, layar tidak memerlukan daya sama sekali untuk mempertahankan tampilan tersebut. Namun, konsumen perlu memahami satu kompromi penting: layar Bigme F7 tidak dilengkapi dengan lampu latar (backlight). Di dalam ruangan yang gelap gulita, layar ini tidak akan memancarkan cahaya sendiri, persis seperti foto kertas konvensional yang membutuhkan cahaya ruangan untuk dapat dilihat.

Spesifikasi Layar Berwarna dan Estetika Kayu Klasik

Foto tampilan multi-monitor dan display Bisa Tahan Setahun, Bingkai Foto E-Ink Bigme F7 Dobrak Batas
Dukungan multi-monitor dan visual pada Bisa Tahan Setahun, Bingkai Foto E-Ink Bigme F7 Dobrak Batas. (Foto: Goldhofer)

Bigme menawarkan lini ini dalam dua varian ukuran. Varian standar, Bigme F7, dibekali layar E-Ink berwarna berukuran 7,3 inci dengan resolusi 800 x 480 piksel. Sementara itu, varian yang lebih tinggi, Bigme F7 Pro, hadir dengan layar sedikit lebih besar yaitu 7,5 inci dan memiliki resolusi lebih tajam pada 1.024 x 600 piksel. Bobot keduanya sangat ringan, masing-masing berkisar di angka 403 gram dan 410 gram, sehingga sangat aman untuk digantung di dinding.

Dari segi estetika, Bigme tidak ingin produk ini terlihat seperti gadget murah. Kedua model dibalut dengan bingkai kayu asli yang memberikan kesan hangat dan premium. Untuk model F7 standar, konsumen mendapatkan material kayu beech yang cerah. Sedangkan untuk F7 Pro, tersedia pilihan kayu beech dan walnut yang lebih gelap dan elegan. Dimensinya pun cukup ringkas dengan ketebalan kurang dari 2 cm, membuatnya tampak menyatu sempurna di atas meja kerja, rak buku, maupun saat dipasang di dinding.

Konektivitas Pintar dan Fitur Gambar AI

Meskipun menggunakan teknologi layar yang minimalis, fitur pintar di dalam Bigme F7 Series tetap modern. Kedua bingkai foto ini dilengkapi dengan konektivitas Wi-Fi 2,4 GHz yang memungkinkan pengguna mengelola konten dari jarak jauh. Melalui aplikasi seluler khusus, Anda bisa mengirimkan foto langsung dari smartphone, tablet, hingga menghubungkannya dengan album penyimpanan awan (cloud).

Tidak hanya itu, Bigme juga menyertakan fitur pemrosesan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) di dalam aplikasinya. Fitur AI ini dirancang untuk mengoptimalkan kontras dan saturasi warna foto sebelum ditampilkan di layar E-Ink, sehingga keterbatasan rentang warna khas kertas digital dapat diminimalisasi. Pengguna juga dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk mengatur jadwal pergantian gambar atau menampilkan kalender digital.

Harga dan Ketersediaan Global

Untuk pasar domestik China, baik Bigme F7 maupun F7 Pro dipasarkan melalui platform JD.com dengan harga mulai sekitar Rp1,5 jutaan (699 Yuan). Kabar baiknya, Bigme juga langsung memboyong produk unik ini ke pasar global melalui toko online resmi mereka.

Di pasar internasional, Bigme F7 standar dibanderol dengan harga promosi sekitar Rp1,4 jutaan ($89) dari harga normal sekitar Rp1,5 jutaan ($99). Sementara itu, varian Bigme F7 Pro ditawarkan seharga sekitar Rp1,5 jutaan ($99) untuk pilihan bingkai kayu beech maupun walnut. Kedua model ini dikirimkan lengkap dengan garansi resmi selama satu tahun, menjadikannya opsi hadiah yang sangat menarik bagi pencinta dekorasi rumah minimalis dan teknologi ramah lingkungan.

SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Bigme

Semua #Bigme
A
SENIOR AUDIO & WEARABLE SPECIALIST

Anif Sirsaeba

Mengelola dan menulis liputan audio, wearable, dan inovasi AI di KabarGadget.id. Fokus pada TWS, smartwatch, kamera, dan perkembangan model AI.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH ANIF SIRSAEBA →

TERKAIT