Bigme HiBreak Dual 3: Ponsel E Ink dengan Layar LCD Magnetis

Bigme HiBreak Dual 3 membawa layar E Ink warna 85 Hz dan modul LCD magnetis, ditenagai Dimensity 8300 serta Android 16 untuk video dan media sosial.

Penulis: Hana Lee
Tanggal: Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 02.03
Bigme HiBreak Dual 3 dengan layar E Ink dan modul LCD magnetis
Bigme HiBreak Dual 3 menggabungkan layar E Ink berwarna dengan modul LCD magnetis untuk kebutuhan multimedia.
Bigme

Bigme memperkenalkan HiBreak Dual 3, smartphone dengan konsep yang masih jarang di pasaran: layar utama E Ink berwarna dipadukan dengan modul LCD tambahan yang menempel secara magnetis di bagian belakang. Perangkat ini menjadi penerus HiBreak Dual 2 yang baru diumumkan pada Juli, tetapi Bigme belum mengungkap tanggal peluncuran maupun harga resminya.

Meski statusnya belum masuk tahap penjualan, Bigme menyebut HiBreak Dual 3 akan tersedia dalam waktu dekat. Daya tarik utamanya bukan sekadar dua layar, melainkan pembagian fungsi yang cukup jelas: panel E Ink ditujukan untuk membaca dan aktivitas yang hemat daya, sedangkan modul LCD dapat digunakan saat membutuhkan tampilan video atau scrolling media sosial yang lebih responsif.

Desain Baru dengan Modul LCD yang Bisa Dilepas

Ilustrasi csm bigme hibreak dual 3b 312a47f29a Bigme HiBreak Dual 3: Ponsel E Ink dengan Layar LCD Magnetis
Detail tampilan dan desain Bigme HiBreak Dual 3: Ponsel E Ink dengan Layar LCD Magnetis. (Foto: Bigme)

Dari sisi desain, HiBreak Dual 3 tampil lebih modern dibanding pendahulunya. Jika dilihat dari depan, bentuknya menyerupai e-reader berukuran ringkas karena layar E Ink menjadi elemen utama. Sementara itu, bagian belakang perangkat terlihat seperti smartphone konvensional ketika modul LCD tambahan dilepas.

Modul LCD tersebut terpasang menggunakan magnet dan pin logam. Sistem ini bukan hanya berfungsi sebagai mekanisme pemasangan, tetapi juga memungkinkan pengisian daya modul melalui konektor tersebut. Bigme belum menjelaskan kapasitas baterai, bobot tambahan, atau seberapa kuat modul menempel saat perangkat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Di bagian belakang ponsel terdapat modul kamera berbentuk pil yang hanya memuat satu kamera dan lampu LED. Konfigurasi kamera ini menunjukkan bahwa Bigme lebih memprioritaskan pengalaman membaca dan fleksibilitas layar daripada kemampuan fotografi yang lengkap seperti pada smartphone arus utama.

Layar E Ink 85 Hz dan LCD untuk Konten Visual

Layar utama HiBreak Dual 3 memakai panel E Ink berwarna dengan refresh rate yang diklaim mencapai 85 Hz. Angka ini tergolong tinggi untuk teknologi E Ink dan secara teori dapat membuat perpindahan antarmuka terasa lebih mulus. Dukungan stylus juga tersedia untuk mencatat, membuat anotasi, atau menulis langsung di layar.

Namun, refresh rate tinggi tidak otomatis membuat E Ink setara dengan LCD. Panel E Ink tetap memiliki waktu respons lebih lambat dan warna yang tidak secerah layar LCD. Karena itu, modul LCD magnetis menjadi solusi untuk aktivitas yang membutuhkan gerakan cepat dan warna lebih hidup, seperti menonton video, membuka aplikasi visual, atau menjelajah media sosial.

Konsep ini menarik bagi pengguna yang ingin mengurangi paparan layar konvensional ketika membaca, tetapi tetap membutuhkan pengalaman LCD pada situasi tertentu. Tantangannya adalah kepraktisan. Pengguna harus membawa dan memasang modul tambahan, sementara informasi tentang daya tahan, harga aksesori, serta kompatibilitasnya belum tersedia.

Dimensity 8300, RAM Besar, dan Android 16

Untuk performa, Bigme HiBreak Dual 3 menggunakan MediaTek Dimensity 8300, chipset kelas menengah atas yang juga dipakai pada sejumlah smartphone berorientasi performa. Prosesor ini dipasangkan dengan pilihan RAM 12 GB atau 16 GB, serta penyimpanan internal 256 GB atau 512 GB.

Kombinasi tersebut seharusnya cukup untuk menjalankan banyak aplikasi Android, berpindah antara fungsi membaca dan multimedia, serta menangani kebutuhan multitasking. Ponsel ini juga mendukung jaringan 5G dengan konfigurasi Dual-SIM dan langsung menggunakan Android 16, meski detail antarmuka serta kebijakan pembaruannya belum diumumkan.

Bigme masih menyimpan sejumlah spesifikasi penting, termasuk kapasitas baterai, kecepatan pengisian daya, resolusi kamera, ukuran layar, tingkat kecerahan LCD, dan sertifikasi ketahanan bodi. Detail tersebut kemungkinan baru disampaikan ketika periode prapemesanan dibuka. Tanpa informasi harga dan daya tahan baterai, nilai jual HiBreak Dual 3 masih sulit dibandingkan dengan smartphone biasa atau e-reader Android.

Untuk saat ini, HiBreak Dual 3 lebih tepat dipandang sebagai perangkat eksperimental bagi pembaca serius yang juga ingin memiliki akses ke aplikasi multimedia. Keberhasilannya nanti akan sangat bergantung pada harga, kenyamanan membawa modul LCD, kualitas integrasi perangkat lunak, dan apakah panel E Ink-nya benar-benar nyaman dipakai setiap hari.

Eksplorasi Seri & Berita Bigme Lainnya

Kumpulan ulasan mendalam, bocoran, dan kabar terbaru seputar Bigme.

Lihat Semua Bigme
TERKAIT

TERKAIT