GADGET & AUDIO / LIPUTAN KHUSUS

Seiko Nonaktifkan Fitur Wishlist Toko Online Pasca Serangan Siber Software Swym

/ Seiko menghentikan sementara fitur wishlist di tiga toko online resmi Jepang setelah ditemukannya peretasan skrip pada penyedia software pihak ketiga Swym.

YOKOYAMA •
Toko online Seiko yang mengalami penonaktifan fitur akibat insiden keamanan software Swym
Seiko menghentikan sementara fitur Wishlist Plus pada toko online resminya di Jepang pasca temuan peretasan skrip pada penyedia software pihak ketiga Swym.
FOTO: Dok. Seiko

Produsen jam tangan ternama Seiko secara resmi menonaktifkan fitur wishlist di tiga toko online resminya di Jepang pada 30 Oktober 2026. Langkah pencegahan ini diambil menyusul insiden peretasan skrip yang menimpa penyedia perangkat lunak pihak ketiga, Swym. Perangkat lunak Wishlist Plus yang digunakan Seiko mengalami perubahan konfigurasi tanpa izin yang sempat mengarahkan pengunjung ke halaman pembayaran palsu.

Keputusan tersebut berdampak langsung pada Grand Seiko Boutique Online, Seiko Online Store, dan Seiko Clock Online Store. Pengguna kini tidak bisa menggunakan fitur simpan produk favorit untuk sementara waktu. Pihak perusahaan masih terus menginvestigasi dampak peretasan pada ekosistem digital mereka. Langkah ini diambil demi keamanan.

Modus Injeksi Skrip pada Tombol Checkout Toko Online

Berdasarkan laporan resmi dari Swym, pihak tidak dikenal mengubah konfigurasi aplikasi pada 14 Oktober 2026 antara pukul 10.06 hingga 11.56 UTC. Perubahan ini menyisipkan kode berbahaya pada halaman produk, koleksi, dan keranjang belanja di sejumlah toko mitra. Peretas sengaja mengincar tombol checkout untuk mengelabui calon pembeli.

Skrip jahat tersebut berpotensi mengarahkan pembeli ke situs eksternal yang meniru halaman pembayaran resmi. Pembeli yang memasukkan data kartu kredit di halaman palsu tersebut berisiko mengalami pencurian data transaksi. Swym bergerak cepat menambal celah tersebut. Perbaikan mulai disebarkan pukul 15.02 UTC dan rampung sepenuhnya pada pukul 16.32 UTC di hari yang sama.

Proses perbaikan berlangsung cepat. Swym langsung mencabut akses kredensial aplikasi, menghapus skrip ilegal, serta memperkuat sistem keamanan internal mereka. Selain itu, Swym juga sempat menghentikan pengoperasian Wishlist Plus di seluruh merchant mitra sebelum memulihkannya secara bertahap.

Klarifikasi Swym dan Status Kebocoran Data Seiko

Dalam dokumen tanya jawab keamanan yang dirilis pada 20 Oktober 2026, Swym menegaskan bahwa kode berbahaya hanya aktif saat pengguna mengeklik tombol checkout pada halaman terdampak. Kode tersebut tidak mengambil data yang diketikkan di formulir pembayaran resmi toko secara otomatis. Akses akun toko maupun data pelanggan yang tersimpan di dalam aplikasi Swym dinyatakan aman dari kebocoran.

Seiko menyatakan belum menemukan bukti adanya kebocoran data pribadi di toko online milik mereka. Hingga saat ini, belum ada laporan pasti mengenai jumlah konsumen yang sempat terarah ke halaman pembayaran palsu tersebut. Risiko tetap membayangi pengguna.

Langkah Waspada dan Status Pemulihan Fitur

Seiko mengimbau seluruh pelanggan untuk senantiasa waspada terhadap pesan email atau SMS mencurigakan yang mengatasnamakan insiden ini. Konsumen diminta tidak mengeklik tautan asing, mengunduh lampiran tidak dikenal, atau memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak terverifikasi. Kejahatan siber sering memanfaatkan momen ini.

Hingga kini, Seiko belum mengumumkan kapan fitur wishlist akan kembali diaktifkan. Perusahaan berkomitmen memberikan informasi lanjutan jika hasil investigasi internal menemukan temuan baru terkait keamanan platform mekerka.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Seiko Nonaktifkan Fitur Wishlist Toko Online Pasca Serangan Siber Software Swym

Q1Mengapa Seiko menonaktifkan fitur wishlist di toko online miliknya?
Seiko menonaktifkan fitur Wishlist Plus sebagai langkah pencegahan setelah penyedia software pihak ketiga, Swym, mengalami insiden keamanan berupa penyisipan kode berbahaya pada 14 Oktober 2026.
Q2Situs toko online Seiko mana saja yang terdampak insiden keamanan ini?
Penonaktifan fitur wishlist ini berlaku bagi tiga toko online resmi Seiko di Jepang, yaitu Grand Seiko Boutique Online, Seiko Online Store, dan Seiko Clock Online Store.
Q3Apakah ada indikasi kebocoran data pelanggan Seiko akibat peretasan ini?
Hingga pengumuman rilis 30 Oktober 2026, Seiko menyatakan belum mengonfirmasi adanya kebocoran data pribadi milik pelanggan toko online mereka.
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #Seiko

Semua #Seiko
Y
PC HARDWARE & GAMING TECH REVIEWER

Yokoyama

Menulis liputan dan ulasan gaming, laptop, dan PC di KabarGadget.id. Fokus pada perangkat keras, konsol, game PC, dan emulator.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH YOKOYAMA →

TERKAIT