Baseus resmi memperbarui lini pengisi daya portabelnya melalui peluncuran Baseus Enerfill FC41 versi terbaru. Power bank berdaya tinggi ini kini mengusung peningkatan kapasitas baterai yang signifikan menjadi 25.000 mAh, mengungguli versi terdahulu yang tertahan di angka 20.000 mAh.
Dengan total output pengisian mencapai 145W, perangkat ini dirancang khusus untuk mengisi ulang daya smartphone berulang kali sekaligus menambah waktu pakai laptop saat bekerja di luar ruangan. Aksesori pengisi daya ini kini sudah resmi terdaftar di toko daring Amazon dengan harga Rp1,4 jutaan ($79.99).
Kapasitas Jumbo 25.000 mAh dengan Sertifikasi Penerbangan
Kapasitas baterai menjadi peningkatan paling krusial pada seri penyegaran Baseus Enerfill FC41. Penambahan daya ekstra sebesar 5.000 mAh dari model lama memberikan keleluasaan lebih bagi pengguna yang sering beraktivitas tanpa akses stopkontak. Perangkat ini mampu menyuplai daya ke beberapa smartphone hingga terisi penuh beberapa kali berturut-turut.
Ukuran ini aman dibawa bepergian. Pengguna yang sering bepergian menggunakan transportasi udara tidak perlu khawatir saat melewati pemeriksaan keamanan bandara. Baseus memastikan Enerfill FC41 telah mengantongi sertifikasi aman masuk kabin pesawat (airline-safe certification), sehingga pengguna dapat membawanya ke dalam tas jinjing tanpa kendala regulasi.
Kemampuan pengisian daya perangkat laptop juga menjadi nilai jual utama. Daya simpan 25.000 mAh yang dibawanya sanggup memberikan napas tambahan bagi laptop kerja saat pengguna berada di café atau dalam perjalanan bisnis. Kebutuhan daya harian teratur dengan baik.
Semburan Daya Pengisian 145W dan Efisiensi BPS 2.0
Baseus merancang penyaluran daya pada Enerfill FC41 dengan fleksibilitas tinggi. Power bank ini menyediakan total output puncak hingga 145W ketika seluruh port dan kabel terintegrasi digunakan secara bersamaan. Pengisian daya kini makin praktis.
Ketika digunakan secara tunggal, kabel USB-C1 bawaan sanggup mengalirkan daya fantastis hingga 140W berkat dukungan protokol Power Delivery 3.1 (PD3.1). Kabel ini ideal untuk laptop berperforma tinggi yang membutuhkan asupan listrik besar dalam waktu singkat. Sementara itu, kabel USB-C2 terintegrasi kedua mampu menyalurkan daya hingga 100W, setara dengan performa port USB-C mandiri yang disediakan pada bodi perangkat.
Selain dua kabel USB-C bawaan dan satu port USB-C, Baseus tetap menyertakan satu port USB-A dengan output maksimal 22.5W. Kehadiran port USB-A ini memastikan aksesori lama seperti earphone nirkabel atau smartwatch tetap bisa diisi dengan aman. Seluruh pembagian daya diatur secara otomatis oleh teknologi Baseus Power Split (BPS) 2.0 agar proses pengisian berjalan efisien tanpa risiko panas berlebih.
Desain Fungsional dengan Tali Jinjing dan Layar Digital
Satu keunikan desain yang dibawa Baseus Enerfill FC41 ada pada pemanfaatan dua kabel USB-C bawaannya. Ketika kedua ujung kabel saling dihubungkan, struktur kabel tersebut berubah fungsi menjadi tali pegangan (carrying strap) yang kokoh. Desainnya dirancang sangat ringkas.
Pengguna tidak perlu repot menggulung kabel tambahan di dalam tas karena kabel penyalur daya sudah menyatu rapi dengan bodi utama. Pada bagian muka power bank, terpasang sebuah layar tampilan digital yang menyajikan informasi status pengisian daya serta sisa persentase baterai internal secara akurat real-time.
Proses pengisian ulang baterai power bank ini juga tidak memakan waktu lama. Berkat dukungan fitur self-charging 65W, baterai berkapasitas 25.000 mAh ini dapat terisi penuh kembali dalam waktu singkat saat dihubungkan ke adaptor yang sesuai. Pilihan warnanya tampil minimalis. Baseus saat ini hanya menyediakan satu varian warna, yaitu hitam matte yang elegan.



