GADGET & AUDIO / LIPUTAN KHUSUS

Power Bank iQOO 20.000 mAh Meluncur dengan Kabel Built-In dan Fast Charging 66W

/ Vivo merilis power bank iQOO 20.000 mAh dengan kabel USB-C bawaan, layar indikator, dan pengisian cepat hingga 66W mulai Rp501 ribuan.

HANA LEE •
Tampilan desain utama power bank iQOO 20.000 mAh dengan kabel USB-C bawaan
Power bank iQOO 20.000 mAh mengusung desain minimalis dengan kabel USB-C terintegrasi yang kokoh.
FOTO: Dok. Vivo

Vivo resmi memperluas ekosistem aksesorinya di pasar China dengan meluncurkan power bank iQOO berkapasitas besar 20.000 mAh. Pengisian daya portabel ini hadir bersamaan dengan peluncuran tablet iQOO Pad Pro dan lini smartphone Neo 12. Vivo menghadirkan dua varian daya yang dapat dipilih pengguna, yaitu opsi pengisian daya 33W dan versi premium dengan output hingga 66W.

Langkah ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi penggunanya. Konsumen bisa menyesuaikan kebutuhan daya gawai mereka tanpa harus membayar fitur berlebih. Kapasitas 20.000 mAh yang diusungnya dirancang untuk memenuhi kebutuhan daya perangkat modern dalam mobilitas tinggi. Pengisian ulang kini jadi lebih efisien.

Desain Ringkas dengan Kabel Bawaan Anyaman Awet

Rincian fitur utama power bank iQOO 20.000 mAh varian 33W dan 66W
Sorotan fitur utama power bank iQOO 20.000 mAh yang mendukung multi-protokol pengisian cepat. (Foto: Vivo)

Salah satu nilai jual utama dari power bank iQOO ini adalah ketersediaan kabel USB-C terintegrasi pada bodinya. Pengguna tidak perlu lagi repot membawa kabel tambahan saat bepergian. Kabel bawaan ini sangat praktis.

Vivo melapisi bagian luar kabel built-in ini dengan material kain anyaman (woven texture) yang kokoh. Pabrikan mengklaim komponen kabel tersebut telah melawati berbagai pengujian ketahanan yang ketat agar tidak mudah putus atau terkelupas saat digunakan secara rutin.

Selain kabel USB-C bawaan, perangkat ini juga dibekali dua port fisik tambahan berupa port USB-A dan port USB-C. Pengguna dapat mengisi daya tiga perangkat secara bersamaan tanpa kendala. Daya tahan menjadi poin krusial.

Meskipun menampung sel baterai berkapasitas masif 20.000 mAh, pengisian portabel ini tetap mengantongi standar penerbangan (airline-safe rating). Pengguna bisa membawanya masuk ke dalam kabin pesawat dengan aman tanpa khawatir melanggar regulasi penerbangan internasional. Keamanan penerbangan tetap terjamin.

Dukungan Protokol Pengisian Luas dan Layar Indikator

Vivo merancang power bank ini agar kompatibel dengan ekosistem perangkat yang sangat luas. Aksesori ini mendukung berbagai protokol pengisian cepat populer, mulai dari FlashCharge milik Vivo, AVS, PPS, Power Delivery (PD 3.2), hingga Quick Charge (QC 2.0). Dukungan lintas protokol ini membuatnya serbaguna untuk berbagai merek HP dan laptop.

Berdasarkan klaim pengujian internal Vivo, kapasitas 20.000 mAh pada pengisian portabel ini sanggup mengisi ulang iPhone 18 Pro hingga 3 kali. Sementara untuk perangkat berlayar lebar, power bank ini dapat mengisi daya iQOO Pad Ultra sebanyak 1,79 kali dan MacBook Neo hingga 1,31 kali secara penuh.

Sektor pemantauan daya juga mendapatkan perhatian khusus. Vivo menyematkan layar tampilan digital ringkas di bagian bodi. Meskipun layarnya tidak sekompleks indikator pintar pada power bank flagship seperti Anker 737 atau Ugreen Nexode Pro 20K yang dibanderol Rp1,1 jutaan ($59.99), layar iQOO ini tetap memberikan informasi krusial secara presisi. Pengguna dapat melihat satus pengisian daya, sisa persentase baterai internal, serta peringatan suhu berlebih (temperature warning) secara langsung.

Perbandingan Varian 33W vs 66W dan Harga Resmi

Perbedaan mendasar dari kedua varian yang dirilis Vivo murni terletak pada keluaran daya maksimalnya. Varian standar menawarkan daya pengisian 33W yang cocok untuk smartphone menengah, TWS, dan tablet standar. Sementara itu, varian top-tier menyajikan kecepatan 66W untuk pengisian daya smartphone flagship dan laptop tipis secara lebih cepat.

Di pasar China, power bank iQOO versi 33W dibanderol dengan harga peluncuran Rp501 ribuan (¥189 / sekitar $28). Sedangkan untuk versi 66W yang mendukung pengisian super cepat dipasarkan seharga Rp607 ribuan (¥229 / sekitar $34). Pilihan varian memberikan fleksibilitas.

Melihat kombinasi kapasitas jumbo, kabel terintegrasi, dan kecepatan 66W dengan harga di kisaran Rp600 ribuan, aksesoris ini menjadi penawaran yang sangat kompetitif. Kehadirannya diprediksi akan menjadi incaran utama bagi para pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan pengisian daya serba praktis tanpa beban kabel tambahan.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar Power Bank iQOO 20.000 mAh Meluncur dengan Kabel Built

Q1Berapa kapasitas dan varian kecepatan daya pada power bank iQOO terbaru ini?
Power bank iQOO terbaru ini memiliki kapasitas sel baterai 20.000 mAh dan hadir dalam dua varian pengisian cepat, yakni versi 33W dan versi 66W.
Q2Berapa perangkat yang bisa diisi daya bersamaan oleh power bank iQOO 20.000 mAh?
Power bank ini bisa mengisi hingga tiga perangkat sekaligus memanfaatkan satu kabel USB-C bawaan, satu port USB-C tambahan, dan satu port USB-A.
Q3Apakah power bank iQOO 20.000 mAh ini aman dibawa ke dalam pesawat?
Ya, power bank iQOO ini telah mengantongi rating aman untuk penerbangan (airline-safe rating) sehingga bisa dibawa ke dalam kabin pesawat.
Q4Berapa harga power bank iQOO 20.000 mAh ini?
Di China, varian 33W dijual seharga Rp501 ribuan (¥189) dan varian 66W dibanderol Rp607 ribuan (¥229).
SERI LIPUTAN

Eksplorasi Liputan #iQOO

Semua #iQOO
H
MOBILE & SMARTPHONE EDITOR

Hana Lee

Menulis liputan dan ulasan smartphone di KabarGadget.id. Fokus pada peluncuran perangkat baru, perbandingan spesifikasi, kebijakan pembaruan sistem, dan harga di pasar Indonesia.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH HANA LEE →

TERKAIT