Vivo kembali menggebrak pasar perangkat portabel performa tinggi dengan memperkenalkan iQOO Pad Pro di China. Tablet ini hadir sebagai alternatif terjangkau dari model Pad Ultra yang sebelumnya meluncur dengan dapur pacu kelas atas. Mengusung spesifikasi gahar untuk para gamer mobile, perangkat ini siap menantang dominasi tablet gaming kelas berat lain di pasaran.
Sebagai editor yang mengamati perkembangan perangkat mobile, kehadiran tablet berukuran ringkas dengan orientasi gaming murni selalu menarik untuk disimak. iQOO Pad Pro tidak hanya mengandalkan spesifikasi di atas kertas, tetapi juga membawa sistem pendingin khusus yang dirancang untuk menjaga kestabilan sesi gaming maraton tanpa penurunan performa berarti.
Performa Gahar Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Pendingin Aktif
Di jantung pacunya, iQOO Pad Pro dibekali chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Walau bukan varian tertinggi saat ini, prosesor flagship generasi sebelumnya ini tetap menawarkan tenaga komputasi yang luar biasa untuk melibas berbagai game kompetitif berat tanpa kendala.
Untuk meredam panas saat digeber dalam waktu lama, Vivo menyematkan kipas pendingin aktif berukuran besar yang dikombinasikan dengan saluran udara dua arah (two-way air inlet). Keberadaan sistem dua vapor chamber semakin memaksimalkan pelepasan panas secara merata. Tidak ketinggalan, chip esports Q3 turut ditanamkan untuk memberikan berbagai peningkatan performa visual dan responsivitas game, termasuk dukungan mode 165FPS di sejumlah judul game populer.
Jam Tangan KUOE Royal Smith 90-006 80 Hrs Usung Mesin Miyota Baru dan Cadangan Daya 80 Jam
Layar OLED Komprehensif dan Baterai Jumbo
Beralih ke bagian visual, tablet gaming ini mengandalkan layar OLED berukuran ringkas 8,8 inci yang mendukung refresh rate tinggi 165Hz. Vivo mengklaim tingkat kecerahan puncaknya mencapai 4.500 nits dengan cakupan warna 100% DCI-P3. Bezel tipis berukuran 2,65mm juga memastikan pengalaman visual yang imersif dan luas saat digenggam.
Urusan daya tahan ditopang oleh baterai berkapasitas 9.020mAh, yang diklaim mampu bertahan hingga 21 jam untuk pemutaran video non-stop. Walau demikian, dukungan pengisian daya cepat 66W terasa cukup standar di kelasnya - bahkan pengguna dapat memanfaatkan aksesori seperti pengisi daya Ugreen Nexode Pro seharga Rp1,1 jutaan ($59.99) untuk pengisian harian.
Varian Harga dan Ketersediaan Global
Dari sisi desain, perangkat ini tampil ramping dan ringan dengan dukungan port USB 3.2 Gen 2 Type-C serta kompatibilitas penuh bersama kontroler gaming iQOO G1 dan kamera belakang beresolusi 13MP.
Di pasar China, iQOO Pad Pro dipasarkan dalam beberapa varian konfigurasi memori:
• Varian dasar RAM 8GB dan penyimpanan 256GB dibanderol seharga Rp11,4 jutaan (CNY 4,299 / sekitar $644).
• Varian menengah RAM 16GB dengan penyimpanan sama mulai dari Rp13,5 jutaan (CNY 5,099 / sekitar $765).
• Varian tertinggi dengan penyimpanan internal 512GB dilepas seharga Rp15,4 jutaan (CNY 5,799 / sekitar $869).
Hingga saat ini, pihak Vivo belum mengumumkan kepastian jadwal rilis global untuk iQOO Pad Pro di luar pasar China.



