Bigme resmi meluncurkan B6 Pro secara global sebagai e-reader ringkas dengan layar E Ink warna 6 inci, koneksi 4G, RAM 8GB, dan penyimpanan 256GB. Perangkat ini tidak hanya ditujukan untuk membaca buku digital, tetapi juga mendukung aplikasi Android 14, catatan tulisan tangan, panggilan, SMS, serta penggunaan data seluler tanpa bergantung penuh pada Wi-Fi.
B6 Pro menjadi model lanjutan dari Bigme B6 Color dan B6 Black & White. Dibandingkan dua saudaranya, perangkat baru ini menawarkan kombinasi yang lebih agresif antara layar warna, performa tinggi, kapasitas memori besar, dan konektivitas seluler. Namun, harga serta karakter teknologi E Ink membuatnya lebih cocok untuk pengguna tertentu daripada pembeli tablet biasa.
Layar E Ink Warna 6 Inci untuk Baca dan Catatan
Bigme B6 Pro menggunakan panel E Ink warna berukuran 6 inci dengan resolusi 1.072 x 1.448 piksel. Untuk konten hitam putih, layar ini mencapai 300 PPI sehingga teks seharusnya tampak lebih tajam dan nyaman dibaca. Ketika menampilkan warna, kerapatannya berada di 150 PPI. Konsekuensinya, warna kemungkinan tidak akan seterang atau setajam layar LCD dan OLED, tetapi tetap berguna untuk sampul buku, komik, ilustrasi, serta penanda teks.
Bigme mengklaim kecepatan refresh hingga 75 FPS dan menyediakan empat mode penyegaran untuk menyesuaikan jenis konten. Mode berbeda ini penting karena E Ink biasanya memerlukan kompromi antara ketajaman gambar dan kecepatan animasi. Pembaca dapat memilih tampilan yang lebih bersih untuk novel atau respons yang lebih cepat ketika menggulir halaman dan menggunakan aplikasi.
Penerangan depan layar mendukung 36 tingkat kecerahan, lengkap dengan pengaturan warna hangat dan dingin. Fitur ini memungkinkan pengguna menyesuaikan layar untuk membaca di siang hari maupun dalam ruangan minim cahaya. Dukungan stylus juga memperluas fungsi B6 Pro untuk mencatat ide, membuat anotasi, atau menggambar sederhana, meski pengalaman menulis tetap dipengaruhi karakter permukaan E Ink.
Performa Android dan Konektivitas Menjadi Pembeda
Di balik bodinya, Bigme B6 Pro memakai prosesor MediaTek Dimensity 1080 octa-core dengan kecepatan hingga 2,6 GHz. Chipset ini jauh lebih bertenaga dibandingkan Bigme B6 Color yang masih menggunakan MediaTek Helio P35. Dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB, pengguna memiliki ruang luas untuk menyimpan buku, dokumen, aplikasi, serta catatan tanpa cepat kehabisan kapasitas.
Keputusan menjalankan Android 14 membuat B6 Pro lebih fleksibel dibandingkan e-reader dengan sistem operasi tertutup. Pengguna dapat mengakses aplikasi membaca, komik, produktivitas, dan layanan lain yang kompatibel. Meski demikian, aplikasi dengan animasi berat atau video tetap bukan skenario utama perangkat ini karena keterbatasan alami panel E Ink dibandingkan layar tablet konvensional.
Fitur konektivitasnya tergolong lengkap untuk perangkat seukuran ini. Slot SIM 4G dapat digunakan untuk data seluler, panggilan, dan SMS. Selain itu, tersedia Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.3, speaker, dan dua mikrofon. Baterainya berkapasitas 2.120 mAh dan diisi melalui USB-C. Bigme menyebut bobot perangkat sekitar 176 gram dengan ketebalan 6,98 mm, sehingga B6 Pro berpotensi nyaman dibawa dan digunakan dengan satu tangan.
Harga dan Kesimpulan: Premium untuk Pembaca Serius
Bigme B6 Pro sudah tersedia melalui toko resmi Bigme. Paket perangkat dan casing dibanderol sekitar Rp4,6 jutaan (sekitar $289), turun dari harga normal sekitar Rp5,3 jutaan (sekitar $329). Sementara itu, paket perangkat, casing, dan stylus dijual sekitar Rp4,9 jutaan (sekitar $305), dari harga normal sekitar Rp5,6 jutaan (sekitar $349). Di China, varian RAM 8GB dan penyimpanan 256GB akan memasuki masa pre-order pada 1 September dengan harga sekitar Rp4,7 jutaan (sekitar 2.099 Yuan), sedangkan pembayaran akhir dimulai 22 September.
Secara nilai, Bigme B6 Pro menawarkan paket yang sulit ditemukan pada e-reader biasa: layar warna, Android 14, 4G, performa Dimensity 1080, dan stylus. Namun, calon pembeli harus memahami bahwa panel E Ink tetap lebih ditujukan untuk membaca dan mencatat daripada menonton video atau bermain gim. Perangkat ini paling menarik bagi pembaca intensif, mahasiswa, pekerja lapangan, dan pengguna yang menginginkan fleksibilitas Android dalam format ringan. Bagi pengguna yang hanya membutuhkan pembaca novel hitam putih, model Bigme yang lebih murah kemungkinan lebih masuk akal.