Ajang pameran teknologi akbar IFA 2026 di Berlin kembali menjadi panggung inovasi perangkat pendukung gawai. Produsen aksesori kenamaan Belkin secara resmi memperkenalkan rangkaian produk pengisian daya dan pelacak barang generasi terbaru. Langkah paling menarik dari pengumuman ini adalah adopsi teknologi sel baterai semi solid-state pada lini power bank andalannya, yang menjanjikan durabilitas serta standar keamanan jauh lebih tinggi dibanding sel litium-ion konvensional.
Langkah inovatif ini membuktikan keseriusan Belkin dalam mengatasi kekhawatiran klasik pengguna gawai terkait degradasi baterai portabel. Di samping lini power bank canggih, pabrikan asal Amerika Serikat tersebut juga meluncurkan empat varian pelacak pintar multifungsi, kepala charger berdesain trendi, serta aksesori dudukan magnetik untuk melengkapi ekosistem perangkat harian konsumen.
Teknologi Baterai BoostSolid Lebih Dingin dan Anti Kembung
Penyakit umum baterai litium-ion cair yang sering mengalami pembengkakan atau risiko panas ekstrem kini mulai menemukan solusinya. Melalui teknologi yang dinamai BoostSolid, Belkin menyematkan lapisan elektrolit berwujud gel semi-padat di dalam sel baterai. Arsitektur ini berada di antara baterai litium-ion konvensional dan solid-state murni, memberikan proteksi ekstra terhadap risiko korsleting termal tanpa mengorbankan densitas daya.
Penerapan teknologi mutakhir ini hadir perdana pada UltraCharge Pro Slim Magnetic Power Bank berkapasitas 5.000 mAh. Memiliki profil sangat ramping dengan ketebalan hanya 8,8 mm seukuran kartu kredit, perangkat ini mendukung pengisian nirkabel standar Qi2 berdaya 15W serta satu porta kabel USB-C, dibanderol sekitar Rp1,23 jutaan ($70). Bagi pengguna dengan kebutuhan daya lebih besar, hadir pula UltraCharge Pro Power Bank 10K seharga Rp1,59 jutaan ($90) yang dibekali dua porta USB-C 60W, satu porta USB-A, serta layar pintar untuk memantau status baterai dan suhu secara real-time.
UltraCharge 22K Solusi Daya Portabel untuk Laptop dan Tablet
Bagi kalangan profesional yang sering bekerja secara mobile, Belkin merilis lini UltraCharge berkapasitas masif tanpa sel semi solid-state yang fokus pada output daya tinggi. Model flagship UltraCharge 22K mengusung baterai 22.000 mAh yang dilengkapi kabel terintegrasi model retractable berdaya 65W, sangat mumpuni untuk mengisi daya laptop seperti MacBook Air atau tablet produktivitas. Power bank ini dipasarkan seharga Rp1,77 jutaan ($100).
Jika kapasitas tersebut terasa terlalu berat untuk mobilitas harian, Belkin juga menghadirkan versi lebih ringkas yakni UltraCharge 11K berkapasitas 11.000 mAh seharga Rp1,06 jutaan ($60). Kedua model ini dilengkapi layar pemantau digital untuk memastikan pengguna selalu mengetahui sisa daya baterai secara akurat sebelum bepergian jauh.
Lini Tracker SureFind dan Aksesoris Warna-Warni
Tak hanya fokus pada sektor pengisian daya, Belkin turut memperluas portofolio pelacak barang lewat seri SureFind yang menawarkan fleksibilitas bentuk. Varian koin SureFind Spot dijual ekonomis sekitar Rp265 ribuan ($15) untuk gantungan kunci atau tas, sedangkan SureFind Card berbentuk kartu tipis seharga Rp477 ribuan ($27) dirancang khusus agar pas di dalam dompet atau paspor.
Koleksi ini semakin lengkap dengan kehadiran SureFind Loop Cable Tag seharga Rp442 ribuan ($25) yang menyatu dengan kabel pendek USB-C ke USB-C, serta SureFind Wallet Stand seharga Rp708 ribuan ($40) yang memadukan fungsi pelacak, wadah kartu dengan pelindung RFID, dan kickstand ponsel. Belkin juga melengkapi peluncuran ini dengan ring stand magnetik seharga Rp442 ribuan ($25) serta charger dinding USB-C 30W kompak seharga Rp477 ribuan ($27) dengan balutan warna yang serasi dengan lini laptop MacBook Neo terkini.
