Pasar proyektor portabel kembali dikejutkan oleh inovasi desain terbaru dari produsen gawai visual Aurzen. Dalam pameran teknologi IFA, produsen tersebut resmi memperkenalkan Aurzen ZIP Pro, sebuah proyektor saku yang mempertahankan mekanisme lipat tiga (tri-fold) Z-shaped yang unik namun mendapatkan peningkatan spesifikasi hardware secara siginifikan dibanding generasi sebelumnya.
Perangkat ini hadir sebagai jawaban atas tingginya permintaan perangkat hiburan fleksibel yang mudah dibawa ke mana saja tanpa harus mengorbankan kualitas visual. Aurzen tidak hanya menggandakan resolusi layar dari 720p menjadi Full HD 1080p, tetapi juga mendongkrak tingkat kecerahan serta memperpanjang daya tahan baterai untuk penggunaan outdoor maupun dalam ruangan.
Desain Lipat Tiga Z-Shaped dan Fleksibilitas Proyeksi Vertikal
Salah satu nilai jual paling mencolok dari Aurzen ZIP Pro terletak pada bentuk fisiknya. Mengusung bodi berdesain Z-shaped tri-fold, lipatan proyektor ini berfungsi ganda sebagai dudukan terintegrasi yang dapat disesuaikan sudut kemiringannya secara bebas. Pengguna tidak perlu lagi membawa tripod atau ganjalan tambahan untuk mengarahkan sorotan gambar ke dinding maupun langit-langit kamar.
Ketika dilipat penuh, gawai ini hanya berdimensi 115 x 97 x 44 mm dengan bobot ringan sekitar 586 gram, membuatnya sangat mudah masuk ke dalam tas kerja atau kantong jaket. Menariknya lagi, Aurzen ZIP Pro mendukung mode proyeksi vertikal (portrait projection). Fitur ini sangat ideal bagi pengguna yang ingin menampilkan konten video pendek dari media sosial smartphone langsung ke layar lebar dengan proporsi yang pas.
Lompatan Performa Visual dan Sistem Operasi Terintegrasi
Di balik bentuknya yang ringkas, Aurzen ZIP Pro dibekali mesin optik modern berukuran 10,7 mm dengan teknologi proyeksi DLP. Proyektor ini menawarkan rasio tembak 1.2:1, kontras rasio 300:1, serta cakupan warna NTSC hingga 85 persen. Untuk pengalaman menonton optimal, produsen merekomendasikan ukuran proyeksi antara 60 hingga 80 inci di ruangan gelap, meskipun perangkat sanggup memproyeksikan gambar pada jarak 0,5 hingga 3 meter.
Kemudahan pengoperasian disokong oleh sensor Time-of-Flight (ToF) untuk sistem fokus otomatis presisi tinggi dan koreksi keystone empat titik otomatis. Dari segi perangkat lunak, ZIP Pro menjalankan sistem operasi berbasis Linux yang mendukung pencerminan layar instan via AirPlay, Miracast, DLNA, hingga Google Cast. Menariknya, fitur P2P screen mirroring memungkinkan proyeksi layar dari smartphone tetap bekerja tanpa perlu terhubung ke jaringan Wi-Fi eksternal.
Konektivitas Konsol Gaming dan Ketahanan Baterai 2,5 Jam
Sektor konektivitas menjadi perhatian utama Aurzen dalam merancang ZIP Pro. Terdapat dua port USB-C, di mana salah satunya mendukung DisplayPort Alt Mode untuk input video kabel langsung dari smartphone, tablet, atau laptop. Bagi para pencinta game, konsol Nintendo Switch dapat dihubungkan langsung menggunakan kabel USB-C tanpa memerlukan dock bawaan, lengkap dengan klaim respon waktu rendah antara 20 hingga 40 milidetik.
Sektor audio diperkuat oleh dua speaker stereo berdaya 2W dan dukungan Bluetooth 5.4 yang mampu terhubung ke dua pasang earphone nirkabel sekaligus. Aurzen juga menyematkan layar sentuh mini di bodi perangkat untuk memantau status baterai, koneksi, serta navigasi menu utama. Didukung baterai berkapasitas 38Wh, proyektor ini sanggup beroperasi hingga 2,5 jam pada Eco mode (meningkat dari 1,5 jam pada model lama) dan dapat diisi ulang menggunakan powerbank via pengisian cepat 65W USB-C PD.
Harga dan Jadwal Ketersediaan Aurzen ZIP Pro
Aurzen ZIP Pro saat ini sudah membuka sistem pemesanan preorder untuk wilayah Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Selama masa promosi pemesanan awal, perangkat ini dibanderol dengan harga spesial sekitar Rp10,2 jutaan ($579,99) dari harga retail resmi yang nantinya dipatok seharga Rp11,1 jutaan ($629,99).
Selain unit tunggal, Aurzen juga menawarkan paket bundel ZIP Pro bersama aksesoris CastPlay Pro dengan harga promosi sekitar Rp11,1 jutaan ($629,99), turun dari harga resmi sekitar Rp13,4 jutaan ($759,98). Pengiriman unit perdana ke tangan konsumen dijadwalkan akan dimulai secara serentak pada 30 Oktober mendatang.