Google Hapus Kuota 50 Chat Harian Gemini Notebook, Ganti Sistem Compute Budget

Google resmi merombak batas penggunaan Gemini Notebook gratis. Sistem 50 chat per hari digantikan anggaran komputasi dinamis berbasis isi ulang lima jam.

Penulis: Anif Sirsaeba
Tanggal: Selasa, 1 September 2026 pukul 14.09
Tampilan antarmuka pemantauan penggunaan kuota Gemini Notebook Google AI
Google mengalihkan skema kuota Gemini Notebook dari angka pasti menjadi sistem anggaran komputasi dinamis berbasis pembaruan lima jam.
Google

Pengguna platform asisten riset kecerdasan buatan Gemini Notebook kini harus beradaptasi dengan skema penggunaan baru. Google secara resmi menghapus sistem kuota harian yang lama, di mana pengguna gratisan sebelumnya mendapatkan jatah pasti berupa 100 notebook, 50 sumber dokumen per notebook, 50 permintaan percakapan (chat query), serta tiga kali pembuatan audio per hari. Angka-angka pasti yang selama ini menjadi pegangan pengguna tersebut kini telah digantikan oleh skema anggaran komputasi dinamis atau compute budget.

Sistem baru ini bekerja dengan memberikan alokasi kapasitas komputasi yang akan terisi ulang (refill) secara otomatis setiap lima jam sekali. Langkah ini diambil Google untuk menyelaraskan manajemen daya server AI mereka dengan beban pemrosesan riil yang diajukan oleh pengguna, mengingat setiap perintah AI membutuhkan daya komputasi yang sangat berbeda.

Cara Kerja Compute Budget dan Faktor Pengurang Kuota

Dalam skema baru ini, seberapa cepat kuota komputasi Anda habis sangat bergantung pada kompleksitas perintah yang Anda berikan. Google menjelaskan bahwa beban komputasi dihitung berdasarkan beberapa variabel utama, meliputi tingkat kerumitan prompt, jenis model AI yang dipilih, panjang utas percakapan, jumlah dokumen sumber dalam notebook, hingga fitur spesifik yang digunakan. Perlu dicatat bahwa akses berlangganan tingkat lanjut seperti paket Google One AI Premium yang dibanderol sekitar Rp353 ribuan ($19,99) per bulan menawarkan alokasi komputasi bertingkat hingga beberapa kali lipat dibanding akun gratis.

Sebagai gambaran praktis, mengajukan pertanyaan susulan yang singkat hanya akan mengonsumsi sedikit alokasi budget Anda. Sebaliknya, meminta AI membuatkan rangkuman video atau melakukan analisis mendalam dari puluhan dokumen sumber sekaligus akan menyedot anggaran komputasi dalam jumlah besar. Sayangnya, Google tidak mempublikasikan angka nominal pasti mengenai daya komputasi ini, melainkan hanya memberikan indikator pemakaian relatif di dalam antarmuka aplikasi.

Batas Mingguan Rahasia dan Risiko Throttling Pengguna Gratis

Di balik mekanisme isi ulang setiap lima jam tersebut, terdapat batasan sekunder yang tidak diumumkan secara gamblang di halaman depan, yaitu batas penggunaan mingguan. Dalam dokumen pusat bantuan Gemini Notebook, Google menyebutkan bahwa alokasi komputasi akan terus terisi ulang setiap lima jam sampai pengguna menyentuh batas maksimal mingguan. Masalahnya, berapa persisnya batasan mingguan tersebut tidak pernah disebutkan secara transparan—pengguna baru akan mengetahuinya saat sistem tiba-tiba menolak memproses perintah karena batas tersebut telah tercapai.

Selain itu, Google menegaskan haknya untuk mengubah batasan kuota sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, terutama jika terjadi lonjakan trafik server. Ketika kapasitas server penuh, pengguna tanpa paket berlangganan berbayar akan menjadi prioritas utama yang terkena pembatasan kecepatan pemrosesan (throttling). Langkah ini mirip dengan kebijakan yang diterapkan pada aplikasi Gemini umum beberapa waktu lalu.

Fitur Pemantauan Penggunaan dan Solusi Penundaan Generasi

Perubahan ke skema compute budget ini bukanlah hal baru bagi Google. Aplikasi Gemini utama sudah lebih dulu menerapkan sistem serupa. Kala itu, perubahan skema sempat memicu keluhan dari pengguna yang merasa kuota mereka lebih cepat habis dibanding saat menggunakan sistem angka pasti. Belajar dari dinamika tersebut, Google menyematkan beberapa alat bantu pemantauan pada antarmuka Gemini Notebook agar pengguna dapat mengelola konsumsi komputasi mereka dengan lebih bijak.

Pengguna kini dapat memeriksa sisa alokasi anggaran komputasi dan jadwal isi ulang berikutnya melalui menu Settings lalu pilih Usage. Saat melakukan proses pemrosesan di dalam studio riset, bakal muncul indikator visual yang menunjukkan estimasi 'biaya' komputasi dari perintah yang akan dijalankan. Jika anggaran komputasi Anda hampir habis, Anda bisa menggunakan fitur Generate Later untuk menunda eksekusi perintah pemrosesan berat ke waktu isi ulang berikutnya, meski fitur penundaan ini untuk sementara baru tersedia pada versi peramban web desktop.

💬

FAQ: Tanya Jawab Seputar Google Hapus Kuota 50 Chat Harian Gemini Notebook, Ganti Sistem Compute Budget

Ringkasan jawaban cepat seputar estimasi harga, jadwal rilis, spesifikasi, dan kelayakan beli.

Q1Berapa estimasi biaya langganan paket Google AI untuk Gemini Notebook?
Paket Google One AI Premium dibanderol sekitar Rp353 ribuan ($19,99) per bulan untuk mendapatkan jangkauan kuota komputasi yang jauh lebih besar.
Q2Kapan skema batas komputasi baru Gemini Notebook ini mulai berlaku?
Sistem kuota baru ini resmi diberlakukan Google secara global mulai awal September secara bertahap untuk seluruh akun.
Q3Apa perbedaan utama sistem lama dengan sistem baru di Gemini Notebook?
Sistem lama memberikan angka pasti 50 percakapan sehari, sedangkan sistem baru menghitung konsumsi poin komputasi berdasarkan beban berat ringannya perintah yang diproses.

Eksplorasi Seri & Berita Google Lainnya

Kumpulan ulasan mendalam, bocoran, dan kabar terbaru seputar Google.

Lihat Semua Google
TERKAIT

TERKAIT