GMKtec resmi memperkenalkan EVO-X5 Pro, sebuah mini PC flagship yang dirancang khusus untuk kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI) lokal. Mengusung chip AMD Ryzen AI Max+ 495 Pro dan RAM hingga 192 GB, perangkat ini menawarkan daya komputasi tinggi dalam bodi yang sangat ringkas, siap menjadi solusi bagi pengembang AI yang menginginkan efisiensi ruang tanpa mengorbankan performa.
Perangkat ini mencuri perhatian di panggung IFA 2026 karena kemampuannya menjalankan model bahasa besar (LLM) seperti Qwen3.8-Flash-Next secara instan. Dengan alokasi memori yang sangat besar, GMKtec menargetkan segmen profesional dan pengembang yang membutuhkan akselerasi AI tanpa harus bergantung sepenuhnya pada infrastruktur cloud.
Inovasi Performa Berbasis AMD Ryzen AI
Jantung dari EVO-X5 Pro adalah prosesor AMD Ryzen AI Max+ 495 Pro. Keistimewaan utama dari arsitektur ini adalah integrasi GPU Radeon 8065S yang mampu mengakses memori sistem secara terpadu. Pengguna dapat mengalokasikan hingga 160 GB RAM sebagai VRAM (Video RAM), sebuah angka yang sangat krusial bagi model AI yang membutuhkan bandwidth tinggi dan kapasitas memori besar untuk pemrosesan data secara real-time.
Berbeda dengan PC gaming konvensional yang lebih mengutamakan kecepatan clock GPU, EVO-X5 Pro lebih menitikberatkan pada kapasitas memori untuk memuat parameter model AI yang berat ke dalam memori utama. Hasilnya, inferensi model AI dapat berjalan dengan latensi rendah, menciptakan pengalaman interaksi yang hampir instan dan mulus.
Konektivitas Masa Depan dan Fleksibilitas Sistem
GMKtec tidak hanya fokus pada performa internal, tetapi juga memastikan fleksibilitas konektivitas yang mumpuni. Perangkat ini dibekali dengan empat port USB4 yang mendukung ekspansi GPU eksternal (eGPU). Meskipun tidak menggunakan OCuLink, dukungan USB4 tetap memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk meningkatkan kemampuan grafis sesuai kebutuhan.
Selain itu, terdapat dua port Ethernet, di mana salah satunya mendukung kecepatan hingga 10 Gbps. Fitur ini sangat berguna bagi lingkungan kerja profesional yang membutuhkan transfer data cepat. Lebih menarik lagi, desain sistem ini memungkinkan hingga empat unit EVO-X5 Pro untuk dihubungkan dalam satu klaster, menciptakan infrastruktur server mini yang sangat tangguh untuk kebutuhan komputasi terdistribusi.
Kesimpulan dan Potensi Pasar
Hingga saat ini, GMKtec belum merilis informasi harga secara resmi. Namun, dengan spesifikasi RAM sebesar 192 GB, dapat dipastikan bahwa perangkat ini akan dibanderol dengan harga premium. Kehadiran EVO-X5 Pro menjadi bukti nyata bahwa era komputasi AI lokal kini semakin mudah diakses dalam bentuk perangkat yang ringkas dan efisien.
Bagi para profesional di bidang data science, pengembang AI, atau mereka yang membutuhkan stasiun kerja ringkas untuk eksperimen model AI, GMKtec EVO-X5 Pro menawarkan nilai proposisi yang sulit ditemukan pada PC standar. Perangkat ini bukan sekadar alat komputasi biasa, melainkan sebuah workstation yang dipersiapkan untuk masa depan AI yang lebih terdesentralisasi.

