Casio secara resmi memperkenalkan lini jam tangan analog terbarunya melalui seri G-Shock GAC-2500 dan GMC-2500 di pasar Jepang serta Inggris. Peluncuran ini mencakup sembilan model sekaligus yang menggabungkan bahasa desain ikonik DW-5000C original dengan konstruksi ketahanan benturan khas G-Shock. Langkah ini menegaskan komitmen Casio dalam memperluas varian analog tanpa mengorbankan durabilitas fisik yang menjadi keunggulannya.
Sembilan model yang diperkenalkan terdiri dari GAC-2500-1A, GAC-2500-3A, GAC-2500-7A, GAC-2500-9A, GMC-2500-1A, GMC-2500-1A8, GMC-2500D-1A, GMC-2500D-1A2, dan GMC-2500G-9A. Seluruh lini ini menawarkan estetika klasik namun mengusung pendekatan mekanis yang segar di bagian interior dial.
Sistem Jarum Magnetik dan Inspirasi DW-5000C
Perbedaan paling teknis dari jam tangan analog konvensional terletak pada mekanisme penggerak jarumnya. Jam tangan biasa menempelkan jarum jam dan menit secara fisik pada sebuah poros transmisi. Namun, seri GAC-2500 dan GMC-2500 memanfaatkan daya magnetik untuk menahan posisi jarum jam dan menit. Sistem ini tergolong unik.
Inovasi pergerakan magnetik tersebut dipadukan dengan tata letak dial yang kaya informasi. Elemen dial mencakup penanda jam yang tegas, jarum dengan lapisan Neobrite untuk keterbacaan di tempat gelap, serta subdial detik kecil. Di seberangnya, terdapat jendela tanggal putar tiga digit (rolling date window) yang menampilkan informasi hari dan tanggal secara presisi.
Perbedaan Sasis: Resin Tangguh vs Logam Premium
Meskipun membagikan platform dial dan fitur internal yang identik, Casio membagi sembilan model ini ke dalam dua pendekatan material eksterior yang berbeda. Seri GAC-2500 sepenuhnya mengusung bahan resin tahan benturan. Pilihan warnanya tergolong kontras dan berani, meliputi hitam (GAC-2500-1A), hijau (GAC-2500-3A), putih (GAC-2500-7A), dan kuning (GAC-2500-9A).
Sementara itu, lini GMC-2500 menyasar segmen yang menginginkan tampilan lebih elegan. Seri ini mengombinasikan bezel berbahan logam dengan tali rantai stainless steel. Varian GMC-2500-1A, GMC-2500-1A8, GMC-2500D-1A, dan GMC-2500D-1A2 hadir dengan nuansa warna perak murni. Adapun model puncak GMC-2500G-9A tampil beda dengan balutan estetika bernuansa emas.
Fitur Operasional dan Rincian Harga Resmi
Dari sisi fungsionalitas, kedua seri dibekali spesifikasi standar luar ruang yang tangguh. Jam tangan ini mengantongi sertifikasi ketahanan air hingga kedalaman 200 meter (20 bar). Fitur pendukung harian seperti kalender otomatis, stopwatch, serta lampu latar LED turut disematkan untuk memastikan keterbacaan saat kondisi minim cahaya. Operasionalnya disokong baterai standar dengan estimasi masa pakai hingga dua tahun.
Casio menjadwalkan penjualan perdana secara global pada November 2026. Untuk urusan harga, seri resin GAC-2500-1A, GAC-2500-3A, GAC-2500-7A, dan GAC-2500-9A dibanderol seharga Rp2,7 jutaan (£110) atau sekitar Rp2,4 jutaan (¥20,900) per unit.
Untuk varian stainless steel GMC-2500-1A dan GMC-2500-1A8, harganya dipatok Rp5,5 jutaan (£230) atau Rp4,3 jutaan (¥37,400). Sedangkan model GMC-2500D-1A dan GMC-2500D-1A2 dijual pada angka Rp7,2 jutaan (£300) atau Rp5,7 jutaan (¥49,500). Terakhir, model bernuansa emas GMC-2500G-9A ditawarkan seharga Rp6 jutaan (£250) atau setara Rp4,6 jutaan (¥39,600).
Lini Tangguh dengan Pilihan Material Variatif
Penambahan sembilan jajaran model ini memberi opsi fleksibel bagi penggemar G-Shock. Pengguna dapat memilih kepraktisan material resin yang ringan untuk aktivitas outdoor atau material stainless steel bernuansa premium untuk penggunaan sehari-hari. Penerapan mekanisme jarum magnetik menjadi nilai tambah teknologis yang membedakannya dari lini analog Casio terdahulu.



