Garmin kembali menggulirkan pembaruan perangkat lunak untuk jajaran wearable unggulannya. Pembaruan berupa firmware beta versi 19.15 resmi dirilis untuk smartwatch berlayar persegi Garmin Venu X1. Langkah ini menjadi penanda dimulainya siklus pengujian 19.xx, setelah siklus 18.xx ditutup oleh versi stabil 18.32 pada awal Oktober 2026.
Siklus pengujian baru ini berfokus pada penyempurnaan responsivitas sistem dan kenyamanan navigasi lapangan. Pembaharuan ini krusial. Jam tangan olahraga 2026 seharga Rp12,4 jutaan ($699.99) ini mendapatkan serangkaian perbaikan bug serta optimalisasi antarmuka pengguna saat beraktivitas berat.
Optimalisasi Antarmuka dan Sensor Pulse Ox
Dalam pembaruan sistem Garmin Beta OS ini, sejumlah fitur pemantauan fisik dan olahraga mengalami penyesuaian signifikan. Salah satu perubahan utama berada pada pemantauan oksigen darah melalui aplikasi sensor Pulse Ox. Saat pengguna mengambil pembacaan saturasi, getaran haptic secara otomatis dimatikan. Kebijakan ini diterapkan agar proses pembacaan sensor menjadi lebih stabil tanpa gangguan transmisi getaran fisik.
Selain itu, Garmin menyempurnakan informasi saat sesi latihan berlangsung. Notifikasi Auto Lap kini menyajikan hitungan putaran yang lebih rinci di tengah latihan. Navigasi menu olahraga juga makin cepat. Pada halaman Change Sport, daftar aktivitas favorit kini langsung ditampilkan di urutan teratas. Pengguna cukup memilih opsi 'More' jika ingin menjelajahi mode olahraga lainnya. Langkah kecil ini memangkas waktu navigasi layar secara efektif.
Pencarian Lokasi Lebih Cepat dan Peningkatan Fitur Navigasi
Peningkatan berharga lainnya berfokus pada fungsi pemetaan digital dan fitur navigasi lapangan. Proses pencarian titik penting atau points of interest (POI) kini berlangsung jauh lebih responsif dibanding versi sebelumnya. Kecepatan ini sangat membantu pelari atau pesepeda yang membutuhkan informasi lokasi dengan cepat di tengah rute perjalanan.
Tampilan petunjuk arah juga ditata ulang demi kenyamanan visual. Panduan belokan atau course turn guidance berukuran satu halaman penuh tidak akan lagi menutupi layar saat pengguna sedang membuka peta. Tampilan peta tetap bersih. Pengguna dapat fokus memantau jalur tanpa interupsi pop-up berlebihan.
Perbaikan Koneksi Bluetooth dan Stabilitas Sistem
Tidak hanya menghadirkan pembaruan visual, rilis beta 19.15 ini memberantas berbagai bug teknis yang sempat mengganggu kenyamanan pengguna. Masalah sinkronisasi data pada Garmin Explore berhasil ditangani. Begitu pula gangguan stabilitas pada koneksi headphone Bluetooth dan tampilan layar virtual partner.
Bagi pemilik perangkat yang ingin mencoba fitur anyar ini, pembaruan dapat diunduh secara manual langsung dari jam tangan. Cukup buka Main Menu, masuk ke Settings, pilih System, lalu masuk ke Software Update dan tekan Check For Updates. Pembaruan bertahap ini membuktikan komitmen Garmin dalam menjaga performa perangkat kelas atasnya agar tetap andal di segala situasi.



