Pengalaman memanfaatkan fitur pelacak tidur jam tangan pintar berujung tidak menyenangkan bagi seorang pemilik gawai. Pengguna Reddit dengan nama akun ksima_03 mengklaim bahwa Samsung Galaxy Watch 5 Pro miliknya mengalami panas berlebih hingga meninggalkan bekas luka bakar yang cukup jelas di pergelangan tangannya saat tertidur.
Kejadian ini mendadak ramai diperbincangkan di forum r/samsunggalaxy setelah korban membagikan foto kondisi tangannya. Perangkat yang semula terisi penuh dilaporkan mati total dan tidak bisa dinyalakan kembali. Kasus ini memicu diskusi hangat mengenai potensi bahaya gawai yang menempel di kulit sepanjang malam.
Baterai Penuh Langsung Mati Total
Dalam unggahannya, ksima_03 menjelaskan kronologi singkat kejadian yang menimpanya. Ia mengenakan Samsung Galaxy Watch 5 Pro seperti biasa sebelum tidur untuk memantau siklus istirahat malam. Baterai perangkat berada dalam kondisi terisi 100 persen.
Namun, kondisi berbalik drastis saat ia terbangun di pagi hari. Tangan terasa sakit dan muncul bekas kemerahan persis di area sensor belakang jam. Baterainya habis total.
Perangkat tersebut juga tidak lagi merespons saat coba diisi daya. Dugaan sementara mengarah pada malfungsi komponen daya yang membuat jam bekerja tanpa kendali. Output daya meningkat drastis hingga memicu lonjakan suhu ekstrem dalam waktu singkat.
Perdebatan Komunitas: Overheat atau Dermatitis Kontak?
Unggahan tersebut memicu beragam spekulasi di kalangan warganet Reddit. Sebagian pengguna menyarankan korban untuk segera berkonsultasi dengan pengacara guna meminta pertanggungjawaban produsen. Mereka menilai malfungsi perangkat elektronik yang mengakibatkan cedera fisik merupakan pelanggaran serius.
Namun, sebagian pengguna lain mengemukakan sudut pandang berbeda. Ada yang menduga ruam tersebut bisa jadi merupakan gejala dermatitis kontak. Reaksi timbul akibat keringat yang terperangkap di bawah tali jam sepanjang malam. Reaksi warganet terbelah dua.
Argumen ini didasari alasan logis terkait respons tubuh manusia. Jika jam tangan mengalami luka bakar tingkat dua, pemiliknya seharusnya terbangun karena rasa sakit yang hebat. Di sisi lain, pemilik perangkat mengaku telah menggunakan smartwatch tersebut saat tidur selama tiga tahun tanpa ada kendala sama sekali.
Pentingnya Kesadaran Penggunaan Smartwatch Saat Tidur
Hingga laporan ini diturunkan, baik pengguna yang bersangkutan maupun pihak produsen belum memberikan pernyataan atau pembaruan informasi resmi. Kasus malfungsi termal pada perangkat sandang memang tergolong jarang, namun tetap membutuhkan perhatian khusus dari konsumen.
Sebagai langkah antisipasi, pengguna disarankan untuk selalu memeriksa kondisi fisik smartwatch secara berkala. Pastikan tidak ada keretakan pada bodi bawah atau indikasi baterai membengkak. Jika perangkat terasa hangat berlebih saat diisi daya, tunda penggunaannya untuk tidur.
Keamanan pengguna harus diutamakan. Bagi konsumen yang berencana membeli produk serupa, insiden terisolasi ini sebaiknya tidak langsung memadamkan niat. Model terbaru seperti Galaxy Watch 9 yang dirilis beberapa waktu lalu terbukti memiliki manajemen suhu dan sensor akurat yang aman untuk penggunaan harian.



